20. Mumun si singa betina

16.6K 1.3K 31
                                        

" ABANG!! " teriak senang seorang gadis sambil berlarian menuruni tangga. Siapa lagi kalau bukan Ane

Awas jatuh princess

Hati-hati baby

Jangan berlari honey

Astaga sweetie

Begitulah teriakan peringatan dari para abangnya. Namun tak dihiraukan oleh Ane sama sekali.

Saat asik menuruni tangga, tiba-tiba kaki Ane tergelincir.

HAPP

Beruntung pinggang ramping Ane segera ditangkap oleh Gavin

Ane memandang Gavin dengan cengiran polosnya.

Gavin memandang Ane tajam " jangan berlarian ditangga! " ucap Gavin tegas

Ane mengangguk patuh.

Tanpa aba-aba Gavin lalu menggendong Ane ala koala dan berjalan ke ruang keluarga diikuti yang lainnya.

Sodaranya yang lain hanya mendengus malas melihat Gavin mengambil kesempatan dalam kesempitan.

Gavin lalu mendudukan Ane sebentar disofa, lalu tanpa aba-aba dia membawa Ane kepangkuannya.

Ane terpekik kaget.

Berbeda dengan yang lainnya, yang sudah sangat kesal. Namun tak urung mereka juga ikut mendudukan pantatnya ke sofa yang tersedia diruang keluarga.

"Cari kesempatan dalam kesempitan!" cibir Maven ketus

"PEPET TEROSS!!" sahut Vikran kesal

Gavin memandang kedua adiknya tajam " berisik! " Ketus Gavin

Vikran mencibir dengan mulut yang dimonyongongkan lima senti " Nyenyenye "

"Ih Abang kayak nama merek Minyak makan deh" celetuk Ane

" HAH?! " jawab Vikran bingung

"Maksudnya kamu apa dek? " tanya Jupiter ikut-ikutan

"Ih yang Bimoli ituloh kan merek minyak makan, nah singkatan Bimoli adalah bibir monyong limasenti, nah jadi kayak Abang kan!" jelas Ane panjang lebar

Maven membantah ucapan Ane " Bukan bimoli tapi lebih mirip ke babi! " ejek Maven kepada Vikran

Vikran menatap kakaknya sengit " Bacot anjing! " umpat Vikran tanpa sengaja

"Jaga bicaramu Vikran! Disini ada adikmu! " peringat Jupiter tajam

Vikran menyengir " Ya maaf bang, namanya khilaf "

" Abang kemana ajasih, aku kangen sama kalian loh! " sebal Ane

Memang benar, sudah beberapa hari ini Abang dan Daddynya sibuk bekerja katanya.

"Abang kan sibuk kerja dek" balas Gavin sambil mengelus surai lembut Ane

Ane mengerucutkan bibirnya " Ih tapi aku kesepian tau! " jawab Ane kesal yang malah menambah kesan gemas wajahnya

" Jangan gemes-gemes ngapa dek " celetuk Vikran

Ane menatap Vikran dengan pandangan bingung
" Emang kenapa? " tanya Ane lugu

"Nanti banyak yang suka!" sahut Maven ikut-ikutan

Ane mengangguk-anggukan kepalanya " Tapi udah banyak kok yang suka sama aku " balas Ane dengan polos

Seketika rahang para abangnya mengeras dan tangannya terkepal.

"Kalian kenapa?" tanya Ane bingung yang melihat perubahan wajah para abangnya

Changed Soul Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang