" Hmpttt.... " racau seorang gadis yang mulutnya terbekap oleh kain. Siapa lagi kalau bukan Ane.
Sekarang ini dia sedang berada di sebuah ruangan yang minim penerangan dengan tubuh yang terikat di kursi.
Dia melihat-lihat suasana disini.
Keningnya mengerut, saat ia melihat seorang pria yang sama diikat dikursi juga seperti dia.
Dia tidak bisa melihat jelas pria itu. Pria itu sedari tadi menunduk terus.
Namun tiba-tiba pintu terbuka, menampakkan beberapa orang berbaju hitam dengan satu orang yang diduga ketua mereka.
Ketua mereka mendekat kearah Ane, lalu membuka bekapan kainnya.
" Huftt... " ucap Ane bernafas lega
"Jangan seneng dulu, karena sebentar lagi lo bakalan abis! " ucap ketua itu tajam
Ane menatap ketua itu dengan marah " KAMU! KAMU GILA YA?! KENAPA CULIK-CULIK AKU SIH ASTAGA NAGA! " Teriak Ane kesal
" Berisik! " Ketus pria itu
" Seterah aku dong " sewot Ane
Ketua itu mengacuhkan Ane. Dia mendekat kearah pria yang diikat itu. Ah, ternyata pria itu pingsan. Pantas saja menunduk terus.
BUGH
Pukul ketua itu ke perut pria yang diikat itu.
Mau tak mau pria yang diikat itu juga bangun dan merintih kesakitan.
Pria itu menatap musuh kearah orang yang menculik mereka " SIALAN LO ANJING! " teriak pria itu menggelegar
Namun ketua itu hanya diam dan berjalan ketempat dibarisan para bodyguard nya.
Ane menggelengkan kepalanya melihat adegan itu " Antimenstrim banget ya cara bangunin nya..." lirih Ane miris
Ane terkejut saat pria yang diculik itu ternyata adalah Abang kandungnya dulu, ZERO.
Ketua itu menatap remeh kearah dua tahanannya.
" Saatnya kalian bakal pergi ke neraka " ucap ketua itu tajam
" LO GILA ANJING! " Umpat Zero
" Emang gila kali dia mah " sahut Ane polos
" Kau?! " sentak pria itu kepada Ane
Ane melotot " Apa?! Lo pikir gue takut! Aduh sorry dorry makan permen, sorry gua enggak cemen ya! " sahut Ane melantur
Ketua itu hanya menatap Ane dingin.
" Apa lo lihat-lihat?! " Sentak Ane galak kepada ketua itu
Ketua itu hanya menyeringai.
Sedangkan Zero hanya menjadi penonton.
Batinnya menerka-nerka, siapa gadis berani ini yang ngomong blak-blakan gini?
Ketua itu mendekat kearah Ane. Dia memandang wajah cantik dihadapannya ini yang memasang wajah galak, namun terlihat gemas dimatanya.
" Gausa ngeliat gitu juga kali! Gue tau gue cantik! " celetuk Ane pede
Ketua itu mengangguk " Ya, kau cantik dan sepertinya pantas untuk menjadi penghangat ranjang ku " balas ketua itu santai
Ane melotot " GILA!! " umpat Ane kesal
Ketua itu berjongkok, lalu perlahan mendekatkan wajahnya kearah Ane.
Sedangkan Ane sudah bergetar ketakutan.
Zero yang melihat gadis itu ketakutan, seperti ada perasaan hati yang sedikit mengganjal. Ingin menolong, tapi dia juga terikat.
KAMU SEDANG MEMBACA
Changed Soul
FanficMungkin cerita transmigrasi udah terdengar klasik tapi cerita disini mungkin beda dari yang lain! Bercerita tentang seorang gadis cantik bergelimang harta bernama Zeanna Aurencia Hilton yang bertransmigrasi ke tubuh gadis panti asuhan. Terdengar kon...
