Mungkin cerita transmigrasi udah terdengar klasik tapi cerita disini mungkin beda dari yang lain!
Bercerita tentang seorang gadis cantik bergelimang harta bernama Zeanna Aurencia Hilton yang bertransmigrasi ke tubuh gadis panti asuhan. Terdengar kon...
Pagi ini digemparkan dengan berita kebakaran markas geng Archenar. Salah satu geng yang selalu membuat masyarakat resah.
Entah siapa yang membakar markas mereka, sepertinya polisi masih menyelidiki kasus pembakaran markas ini.
Kebakaran terjadi begitu saja sampai menghanguskan segala isi di markas itu.
ANJIR GUE DENGER-DENGER MARKAS GENG ARCHENAR KEBAKAR YA?
IYA ANJIR BENERAN
MAMPUS DAH TUH GENG
BEBEL BANGET GUE SAMA GENG SATU ITU
MUNGKIN INI KARMA MEREKA
IYA BIAR KAPOK GAK BUAT RUSUH
KAYAK GITU EMANG PERLU DIBERI PELAJARAN SIH
IYA GUE SETUJU JUGA
Pekikan itu berhenti ketika mobil mewah milik Zeus dan teman-temannya memasuki area parkiran.
Mereka menahan pekikan karena melihat 5 pria dengan ketampanan tiada tara. Walaupun wajah mereka datar tapi tidak mengurangi ketampanan mereka.
Aura yang mereka lima keluarkan benar-benar membuat siswa siswi bergidik sendiri.
Ada seseorang yang melihat kejadian tersebut menyeringai dengan tipis lalu pergi menuju kelasnya.
Zeus sadar ada orang yang selalu menatap mereka berlima dalam diam, dia tidak bodoh gaes. Dia hanya diam selagi orang itu tidak akan pernah menganggu ketenangan nya.
Penasaran Heh? Batin Zeus menyeringai dalam diam
Tanpa mempedulikan siswa siswi yang menatap puja dan takut kearah mereka, Zeus lalu berlalu dan mengajak teman-temannya ke ruangan pribadi.
"Cabut" ucap dingin Zeus diangguki oleh teman-temannya yang memasang wajah datar juga
Selama perjalan dilorong sekolah banyak sekali siswa siswi yang lebih memilih menunduk karena tidak ingin melihat wajah datar dan aura menyeramkan dari mereka berlima.
Menghindari segala masalah
Sekarang ini Zeus dan teman-temannya sedang berada di ruangan pribadi yang ada di sekolah mereka. Tentu saja ruangan milik Zeus. Zeus memang sengaja minta kepada ortunya untuk membuatkan ruangan pribadi nya.
"Gue denger-denger markas geng Archenar kebakar ya?" celetuk Regan
"Iya anjir! Gue juga denger berita tadi! Oh ya gue juga punya poto pas markas dia kebakar!" sahut Marcel
"Mana coba gue liat" balas Regan
"Nih" ucap Marcel menyerahkan ponselnya, lalu keempat temannya melihat gambar yang ada diponsel Marcel
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"ANJING!!" pekik Regan dan Stevan
Regan geleng-geleng kepala "Gila-gila gue yakin hangus semua itu"
Stevan mengangguk "gabakal ada sisa sih"
"Tapi pertanyaan gue cuma satu, siapa yang bakar nih markas?"tanya Regan penasaran
"Gue denger masih diselidiki sih sama polisi" jawab Stevan
Marcel menatap Zeus dan Zeus hanya menaikan alisnya sebelah "emmmm...bos bukan lo kan yang bakar tuh markas?" tanya Marcel dengan suara yang pelan namun masih terdengar oleh mereka
Mata mereka semua langsung tertuju dengan Zeus yang begitu santai dengan berita ini.
Kenapa Marcel mencurigai Zeus yang membakar markas tersebut alasannya karena ketua mereka sering melakukan tindakan diluar dugaan tanpa bicara kepada mereka. Jadi sisanya mereka hanya akan menerima berita nya dengan dadakan tanpa membantu Zeus melakukan hal gila nya.
Karena Zeus juga tidak terlalu suka jika dibantu, selagi dia masih bisa sendiri kenapa tidak. Well, dia juga memiliki banyak bodyguard yang dengan mudah ia suruh.
Dia juga tidak ingin merepotkan temannya hanya untuk membantu mengurus hama kecil.
Zeus hanya menyeringai dengan menatap dingin kearah depan.
"SUDAH GUE DUGA!!" pekik Marcel spontan
"Gila anjir lo ze! Parah amat gak ajak-ajak kalo mau main bakar-bakaran! Barang kali gue bisa sekalian bawa petasan kan biar keren!" sahut Regan
"Stres!" umpat Arven kepada Regan
"Bodoamat kulkas!" balas Regan sengit
"Berarti itu bener lo yang ngebakar ze?" tanya Stevan sekali lagi
Zeus lalu menatap tajam Stevan "Lo tau tabiat gue gimana" balas dingin Zeus yang membuat mereka merinding kecuali si kulkas karena sudah terbiasa dengan nada bicara Zeus
"WOW IMPRESIVE!!" pekik Regan dan Marcel
"Lo emang gak ada lawan!" sahut Stevan sambil tersenyum kecil
"Penuh kejutan and misteri" jawab Arven ikut-ikutan dengan suara dingin dan menyeringai tipis dan diangguki teman-temannya kecuali Zeus
"Ya kita lawan lah! Hahahaha" Sahut Marcel dan Regan bersamaan lalu tertawa
Zeus hanya diam saja saat teman-teman nya memuji dirinya. Karena menurut dia itu tidak terlalu penting. Dia duduk dikursi sambil bersedekap dada angkuh.
Satu Hama Kelar Batin Zeus sambil menyeringai dalam hati.