bab14

908 88 4
                                    

5.09.2021

2021

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.




Keramaian tengah melanda kediaman ustadz Ali,karna di adakannya pernikahan anak semata wayangnya

Izab qabul dibacakan dengan lancar oleh pria beranak satu itu tanpa kendala sedikitpun

Gus m.khair bahran menikahi saida Zahira dengan mahar sebesar 4,8triliun dan surah ar-rahman permintaan dari mempelai wanita

Saida berjalan dengan di gandeng oleh ayahnya,wanita bercadar itu nampak sedikit menunduk karna gugup

"Tolong jaga anakku Gus"ucap Ali memberikan tangan Aida kepada Khair yg langsung di terima olehnya dengan senang hati

"Nggeh"

Mereka duduk di kursi pengantin dengan tangan saling bertautan tak mau melepaskannya apalagi Khair

"Mi...mi"ucap sabriya yg berada di pangkuan jahida

"Riya mau ke umi"sabriya mengangguk antusias,

"Baiklah ayo"ucap Tahfiz ia berjalan bersama jahida dan sabriya yang digendong oleh istrinya

"Selamat mas"
"Makasih iz"

"Cepet kasih adik buat sabriya yah ning"ucap jahida dengan senyumannya

Aida hanya membalasnya dengan senyuman,
"Ah mukanya ngga keliatan pasti sekarang pipi-nya lagi merah"goda jahida

Khair dan tahfiz hanya geleng geleng kepala melihat istrinya/adik iparnya tengah menggoda kakak iparnya

Aida malu.lantas ia melepaskan genggaman Khair dan memangku sabriya yg tengah mengoceh

"Ka Tahfiz"
"Hemm"ia melirik istrinya

"Kita ke sana yuk"
"Ayo"

"Mas khair kita kesana dulu permisi assalamu'alaikum"
"Waalaikumusalam"

..........



Jahida dan Tahfiz duduk bersama Mina dan Syabil
"Kalian udah ke Aida belum?"tanya jahida
"Belum ini baru mau"

"Kita nyamperin pengantinnya dulu gus,Ning"ucap syabil
"Nggeh"

Kini tinggal jahida dan Tahfiz yg berada di meja itu
"Ka Tahfiz"
"Kanapa hmm"

PESANTREN {N.I.H} (END)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang