COMPLETED✔️
Hidup Jisoo yang awalnya berjalan memuakkan semakin rumit saat tiba-tiba ada sembilan orang berkata bahwa dia adalah reinkarnasi dari Guardian Fairy.
{Walaupun sudah end,tolong tetap tinggalkan vote juga komen kalian..terimakasih}
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Kau yakin dia sekolah disini?"tanya Haechan meneliti bangunan tinggi didepannya.
"Menurut informasi dari dewi Yoona sih disini"balas Irene yang tadi malam mendapat sinyal telepati dari dewi Yoona.
"Bagaimana menurutmu Jaem?"Haechan beralih menatap Jaemin yang berada disamping.
"Tidak tau,aku belum bisa merasakan kehadirannya"jelas Jaemin.
"Yaudah yuk masuk saja"ajak Seulgi diangguki peri yang lainnya.
Baru saja kaki mereka menapaki lantai marmer sekolah tersebut,seluruh murid yang ada disekitar langsung memusatkan pandangan kearah mereka
"Apa ada yang salah dengan kita?"bisik Jisung kikuk saat menjadi pusat perhatian
"Tidak,mereka hanya kaget melihat orang kaya seperti kita"balas Chenle dengan memasukkan kedua tangannya kedalam saku celana.
Yang ia katakan tidak salah,karena memang mereka memakai barang-barang branded yang nominalnya bisa membuat orang kesusahan untuk berkedip.
"Mereka tampan sekali" "Wah dua gadis itu cantik sekali!aku jadi ingin mengencaninya" "Bukankah kau suka dengan Jisoo?" "Hah,gadis itu sangat susah untuk digapai.Aku akan berpaling saja dengan yang bermata sipit itu. "Yasudah,berarti rival ku untuk mendapatkan Jisoo berkurang satu,hahahah" "Bagaimana mereka bisa setampan dan secantik itu!!!"
"Ohhh karena wajah kita ternyata"ujar Chenle saat mendengar bisikan-bisikan dari murid.
"Ayo langsung ke ruang kepsek saja"ajak Mark kemudian disetujui yang lain.
"Hey Chan hyung"bisik Chenle membuat Haechan menoleh.
"Kenapa?"
"Buatkan mobil yayaya?"
"M-mobil itu apa?"
"Benda yang ditumpangi orang-orang agar tidak lelah kemana saja"
"Kakiku benar-benar sakit karna kita berjalan kaki tadi"keluh Chenle memukul pahanya 2 kali.
"Hoh!aku setuju.Tadi aku melihat benda-benda itu berjejer rapi disatu tempat yang sama,keren!aku juga ingin menaikinya.Tapi aku ingin yang bundar-bundarnya dua saja ya Chan"sahut Jeno dengan semangat.
Tidak heran kenapa mereka meminta itu pada Haechan.Ya karna Haechan adalah craftsman fairy.Apapun yang mereka inginkan pasti bisa dibuat oleh Haechan dan Jisung,sama seperti tumpukan uang tadi malam.
"Motor maksud mu?"tanya Renjun
"Aku tidak tau namanya"balas Jeno dengan polos.
"Ya itu namanya!tadi aku tidak sengaja mendengar orang menyebut itu!ck"ujar Renjun agak kesal melihat kepolosan sahabat perinya ini.Badan saja yang kekar tapi otak polos.Tidak etis!
Duar⚡
Semua murid terjengit saat tiba-tiba petir menggelegar agak keras.Langit cerah tapi ada petir.Itu sangat aneh.
"Yak!ingatlah kekuatan mu apa!kendalikan emosimu!"bisik Irene seraya menabok punggung pemuda tersebut.
"Y-ya maaf,kelepasan ehe"balas Renjun dengan tersenyum.
🎑
"Hah!kenapa tidak ketemu-ketemu?!"pekik Haechan frustasi dengan meneliti kembali rentetan nama dikertas absensi tersebut.
"Tidak ada nama Sooya disini!"dengan kasar Seulgi melempar buku absensi yang dia teliti.
Sedangkan yang lain sama frustasinya.Seminggu ini mereka mencari nama Sooya setiap pulang sekolah melalui absensi per kelas.
Hari ini adalah 20 buku absensi terakhir yang mereka cek.Itu artinya,mereka sudah mencari satu nama diantara lebih dari 1000 nama murid disekolah ini.Dan hasilnya nihil.
Benar-benar membuat frustasi.
"Ayo fikirkan lagi apa kemungkinannya"ujar Mark membuat semuanya terdiam berfikir.
"Ck!bisa saja namanya tidak Sooya.Belum tentu orang tuanya memberikan nama Sooya kan?"ujar Jaemin setelah keheningan cukup lama menyergap.
"Iya juga!kenapa baru kepikiran sekarang sih?!"geram Chenle mengusak surainya brutal.
Duar⚡ Duar⚡
"Aaaa!aku lelah!"jerit Renjun meneteskan air mata membuat langit hujan seketika.
Dengan masih keadaan sesenggukan Renjun mengacungkan jempolnya kearah Chenle yang dibalas cengiran dan jempol oleh pemuda tersebut.
Irene dan Seulgi yang akan mengomel karna kemarahan Chenle yang menimbulkan petir pun tidak jadi.Benar-benar kerja sama yang bagus.Yang satu membuat petir yang satu menurunkan hujan.
"Jaemin apa kau belum bisa merasakannya?"tanya Jeno membuat Jaemin menggeleng pelan.
"Aku merasakannya sudah lebih dekat dengan kita,tapi tidak sedekat itu"
"Apa kau tidak bisa mengetahui wajahnya atau namanya begitu?atau kalau bisa lokasi dia sekarang?"tanya Haechan membuat Jaemin mendengus.
"Aku hanya bisa merasakan seberapa dekat kehadirannya.Itupun 1000 tahun terakhir ini aku merasakan dia sangat jauh"jelas Jaemin.
"1000 tahun berarti 1 tahun disinikan?"tanya Jisung yang dibalas anggukan oleh Irene.
"Ehm...kira-kira Sooya noona masih sama tidak ya?"imbuh Jisung berangan-angan menatap atap kelas.
"Belum tau juga.Reinkarnasi tidak bisa menjamin rupa mereka masih sama atau tidak"sahut Seulgi.
"Hm benar,dewi Tiffany saja bereinkarnasi dengan wajah yang berbeda dari sebelumnya"kata Haechan dengan kepala yang mengangguk pelan.
"Jadi bagaimana ini?!kita tidak tau orang nya yang mana,namanya pun juga tidak tau!"pekik Mark sudah terlanjur pusing karna mambaca banyak nama barusan.
"Aku jadi ingin pulang saja,tapi sudah terlanjur rindu Sooya noona"keluh Jisung menenggelamkan wajahnya diatas meja.
"Aku juga merindukan adikku"lirih Irene seraya menunduk.Sudah lebih dari 17000 tahun ia menunggu adik kesayangannya tersebut.
Lainnya yang melihat Irene meneteskan air mata pun mendekat lalu memeluk tubuh gadis tersebut.
"Kami juga merindukan nya noon,sangat"ujar Chenle disebelah Jisung yang sudah menangis keras.
Sedangkan Jaemin hanya diam menghapus air matanya.
Jika ditanya apakah dia merindukan Sooya,maka jelas Jaemin akan langsung menjawab lebih dari sangat.
Dia benar-benar merindukan gadis yang dulu sering bermain panah dan pedang bersamanya.Yang dengan cerianya menyapa setiap peri yang berpapasan dengan mereka.
Jaemin merindukan semuanya.Matanya,senyumnya,tawanya,perhatiannya,rengekannya,semuanya.Dia sangat merindukan rekan guardian fairy nya tersebut.
🎑
Semoga suka dengan part kali ini!dan ya jangan lupa tinggalkan jejak gemes kalian yorobun!aku menunggunya..paipai