~Mencintai Orang yang sama

32 17 37
                                        

Bel istirahat berbunyi. Rahel menghampiri Zea yang sedang membereskan buku-bukunya.

"Zee, tau gak? Angel ternyata bego loh. Masa dari tadi dia nyontek mulu ke gue?" Ucap Rahel yang merasa kesal. "Biasanya kan gue yang nyontek sama lu" lanjutnya.

Kini tinggal mereka berdua di kelasnya. Yang lain sudah pergi istirahat.

"Ngapain di kasih Hel.. hadehh" jawab  Zea.

"Gak papa lahh, lagian gue jawabnya ngasal. Lo tau kan, kalo gue gak suka pelajaran matematika. Hehe" ucap Rahel sambil nyengir.

Zea menggelengkan kepalanya sambil tertawa. "Gue juga kesel banget sama tu human. Anak baru langsung kek ratu" cetus Zea. "Laper gue, ngantin yu Hel."

Merekapun pergi ke kantin. Seperti biasa, Rahel dan Zea memilih tempat yang ada di pojok kantin. Dari dulu mereka sangat suka duduk disana, sampai-sampai mereka menulis nama mereka di meja itu menggunakan spidol.

Siswa/i Taraf Agung juga tau jika itu tempat mereka dan tidak berani mendudukinya, karena Zea galak.

Saat Zea dan Rahel ingin duduk di tempat kesukaan mereka itu, langkah mereka terhentikan karena melihat Angel dan Ken sudah duduk di sana.

Ken melihat kedatangan kedua gadis itu langsung menyapa mereka. "Hai Zee, hai Hel."

Zea dan Rahel menjawab sapaan Ken dan setelah itu menatap Angel dengan tajam.

Angel tidak mempedulikan kedatangan Zea dan Rahel. Ia hanya menikmati makanan yang ada di meja tersebut.

"Kok ada dia bang?" Tanya Zea.

"Ini bukan kantin bokap lo." Ucap Angel.

"Moncong dijaga kak" Cetus Rahel yang kaget yang karena sahabatnya di bentak.

"Udah-udah, kalian gak malu di liatin orang?" Tegur Ken. "Kita berempat disini gak papa kan?" Lanjutnya.

Zea menghela nafas panjang dan mau tidak mau Zea mengikuti saran Ken.
Zea menyukai Ken dari Zea kelas 10. Entah bagaimana nantinya nasip sepasang sahabat ini yang sama-sama menyukai 1 orang lelaki yang sama, yaitu Ken.

Mereka berempat pun duduk bersama. "Kalian saling kenal kak?" Tanya Rahel kepada Ken.

"Iya, jadi Angel itu adik kelas kakak yang paling cantik pas masih SMP, haha. Dia juga ponakan pemilih sekolah ini loh. Jadi dia sepupunya Aril." Jawab Ken.

"Bisa aja kakak." Ucap Angel tersenyum dengan pipinya yang memerah.

pasti kak/bang Ken suka sama Angel' lirih Rahel dan Zea bersamaan dalam hati mereka masing-masing dengan wajah yang cemberut.

'tapi sekarang yang lebih cantik Zea, dan jauh lebih sempurna.' Ucap Ken dalam hati.

"Pantes tadi pah Harto langsung nurutin dia, ternyata ponakan pemilik sekolah ini" bisik Rahel kepada Zea.

"Bener. Biasalahh." Jawab Zea dengan menaikkan nada bicaranya.

Rahel, Zea, Ken, dan Angel pun ngobrol di satu tempat. Tapi yang lebih banyak bicara-bicara adalah Ken dan Angel. Rahel dan Angel hanya menatap Ken dan Angel yang bernostalgia.

Tiba-tiba Aril datang dengan senyum hangatnya dan duduk di samping Rahel. Kenapa gak di samping Zea? Karena Aril selalu gugup jika berada di dekat Zea.

"Apaan sih lo, dateng-dateng langsung nyambar kursi orang." Cetus Rahel.

"Iyaiyaa maap" ucap Aril kearah Rahel dan sesekali melirik Zea. "Lo udah masuk ngel? Cepat amat. Padahal mendaftarnya baru tadi" kata Aril yang mengalihkan pandangannya terhadap Angel karena Zea menatap Aril balik.

"Ya iya lah, Sultan mah bebas" cimir Rahel dengan merendahkan nada suaranya.

Zea yang masih dapat mendengar nyinyiran Rahel hanya menggeleng-gelengkan kepalanya sambil terkekeh kecil.

"Iya nih, gue minta ke om Farhan biar gue langsung masuk. Bosan dirumah mulu" jawab Angel.

"Trus kenapa lo pindah kesini? Padahalkan sekolah lo yang di Itali udah keren." Tanya Aril lagi.

"Gue cuma penasaran aja sama cewe yang selalu di pamerin orang yang gue suka. Ternyata bentuknya kaya gitu" Ucap Angel yang menyindir Ken.

Ken membulatkan matanya ke arah Angel.

Ken memang sudah lama tau jika Angel menyukai Ken. Angel juga sudah pernah mengungkapkan perasaannya kepada Ken. Tapi Ken menolaknya karena alasan tidak mau pacaran.

Aril, Rahel, dan Zea bingung siapa yang sedang Angel sindir. Tapi mereka tidak terlalu mempedulikannya. Mereka pikir, jika mereka bertanya kepada Angel pasti tidak ada jawaban, jadi sia-sia.

Ken juga sering curhat ke Angel tentang masalah keluarganya, percintaannya, dan semua rahasia Ken ada di Angel. Angel juga suka memberikan solusi, kecuali jika itu tentang Zea. Ken pikir jika ia menceritakan masalahnya kepada Angel tidak apa-apa karena ia berpikir Angel tidak akan tahu siapa yang ia ceritakan. Tapi Ken salah.

TBC

Panjang kaya cintaku ke kleeaann:v
ILY❤️😳

DYK? ILYTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang