Hari yang di tunggu-tunggu krist dan singto telah tiba, hari ini mereka resmi menjadi pasangan kembali, krist kembali menikahi singto di sebuah gereja, hanya melakukan pemberkatan tak ada acara lain.
Setelah melakukan pemberkatan pernikahan krist membawa singto ke kerumah baru mereka.
"Terima kasih untuk semuanya, phi" ucap singto.
"Terima kasih juga sudah memberi ku kesempatan kedua" ucap krist.
"Fiat kapan kesini?" Tanya singto.
"Nanti dia akan ke sini bersama bi ayu, apa kamu masih ingin bekerja bersama tuan godt?" Ucap krist.
"Jika phi mengijinkan aku bekerja, aku masih ingin bekerja disana" ucap singto.
"Jika kamu masih ingin bekerja, kamu boleh bekerja" ucap krist.
"Terima kasih" singto sembari memeluk erat tubuh krist, hari ini benar-benar hari yang membahagikan untuk singto.
"Daddy" teriak fiat sambil berlari menghampiri krist dan singto.
Krist dan singto melepas pelukan mereka, sedangkan fiat langsung memeluk erat tubuh singto.
"Apa kita akan tinggal disini?" Tanya fiat.
"Ya, apa kamu suka rumah baru kita" ucap krist.
"Aku suka dad, asal itu bersama papa dan daddy, aku suka" ucap fiat.
****
Pagi hari menyapa, sudah seperti kebiasaan singto yang selalu bangun pagi dan menyiapkan sarapan.
Singto sendiri yang ingin memasak untuk keluarganya sedangkan tugas bi ayu hanya menyiapkan keperluan fiat saja.
Singto melihat krist yang masih tertidur pulas disampingnya, ia tersenyum, bisakah ia terus merasakan kebahagiaan ini tanpa ada masalah lagi?
Setelah puas menatap wajah krist, singto beranjak dari tidurnya, namun belum sempat ia berdiri tangannya ditahan oleh krist hingga singto terjatuh keatas tubuh krist. Mereka saling menatap satu sama lain.
"Phi sudah bangun?" Ucap singto.
"Ya, sejak kamu menatap ku" ucap krist.
"Cih!" Ucap singto kesal, entah kenapa dia benar-benar malu sekarang.
"Bisakah kamu meminta libur selama 1 minggu? Aku ingin mengajak kamu honeymoon" ucap krist.
"Apa itu perlu?" Ucap singto.
"Kenapa?" Tanya krist.
"Hanya saja kita sudah terlalu tua untuk honeymoon?" Ucap singto.
"Sayang, sejak kapan honeymoon ada batas usia, aku bahkan masih kuat menggagahimu semalaman" ucap krist sambil mengedipkan sebelah matanya.
Wajah singto memerah mendengarnya, ia terbayang kejadian semalam, krist bahkan tak membiarkannya beristirahat.
"A-aku ingin membuat sarapan" ucap singto sembari berusaha melepas pelukan krist di tubuhnya.
"Untuk pagi ini sepertinya tak perlu memasak, aku ingin sarapan pagi dengan ini" ucap krist sambil meremas bongkahan pantat bulat milik singto.
"Bagaimana dengan fiat? Dia harus sarapan sebelum berangkat sekolah" Ucap singto.
"Ada bi ayu 'kan? Bi ayu pasti mengerti" ucap krist.
Krist mulai melumat bibir singto, menyesapnya pelan penuh cinta sedangkan singto memperbaiki posisinya, ia mengukung tubuh krist dibawahnya, singto juga mulai membalas lumatan krist.
KAMU SEDANG MEMBACA
Maaf Untuk Itu
FanficMenceritakan masalah rumit rumah tangga krist dan singto, karna memang pada awalnya di dasari dengan sebuah perjanjian dan cinta sepihak. Top krist, bot sing, mpreg!
