part 12

1.2K 117 11
                                        

Jam sudah menunjukan jam 5 sore. Krist sudah menunggu didepan kantor singto, ia menunggu singto keluar.

Tak lama ia melihat singto keluar sambil menyapa para karyawan yang di temuinya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Tak lama ia melihat singto keluar sambil menyapa para karyawan yang di temuinya.

Singto memang benar-benar ramah pada semua orang, wajar saja jika ia mempunyai banyak teman.

Singto melihat mobil krist, ia langsung menghampirinya dan masuk kedalam.

"Sepertinya kamu sangat akrab dengan semua karyawan disini" ucap krist.

"Tentu saja, aku sudah lama bekerja disini, phi" ucap singto.

"Mau makan dulu atau langsung pulang?" Ucap krist.

"Aku ingin makan dulu" ucap singto.

Krist melajukan mobilnya mencari tempat makan terdekat. Beberapa menit kemudian mobil krist tiba di depan sebuah restoran. Singto dan krist keluar dari mobil dengan singto yang menggandeng tangan krist.

"Sing?" Ucap krist, karna tak biasanya singto melakukan itu.

"Apa?" Ucap singto.

"Aku tidak akan hilang" ucap krist sembari berusaha menarik tangannya agar terlepas dari genggaman tangan singto.

"Buktinya dulu bisa hilang" ucap singto.

"Bukankah kamu sendiri yang tidak ingin membahas masa lalu, tapi kenapa sejak tadi kamu terus membahasnya" ucap krist.

"Aku hanya ingin mengingatkan saja phi, tak berniat mengungkitnya" ucap singto.

Krist dan singto mencari meja dan memanggil pelayan agar membawakan buku menu.

"Ini menunya, tuan" ucap seorang pelayan.

Pelayan tersebut masih berdiri didekat mereka sehingga membuat singto menatap tajam pada pelayan itu.

"Jangan tatap suami saya lebih dari 5 menit" ucap singto.

"Maaf tuan" ucap pelayan tersebut sembari mengalihkan pandangannya kesembarang arah, baru kali ini ia ditegur hanya karna menatap pelanggan, bukankah lebih tidak sopan jika ia tidak menatap mereka?

Singto mengambil buku menu dari tangan krist.

"Biar aku yang pesan" ucap singto.

Setelah singto memesan makanan, pelayan tersebut langsung pergi dari hadapan mereka.

"Sing, jangan membuat aku malu" ucap krist.

"Kenapa malu?" Tanya singto.

"Kamu terlalu berlebihan tadi" ucap krist.

"Aku hanya ingin menjaga milikku, apa itu salah?" Ucap singto.

"....."

Setelah makanan mereka habis, krist membayar itu lalu mereka langsung pulang.

Maaf Untuk ItuCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang