Semua karakter Harry Potter milik JK. Rowling
.
.
.
Happy Reading Guys...
Beberapa hari setelahnya, setelah aku keluar dari Hospital Wing. Aku mendapat kabar bahwa akan diadakan Ujian Tahunan. Oh, Ayolah. Aku belum banyak belajar gara-gara seharian berada di Hospital Wing. Tidak bisakah mereka memberikanku keringanan.
Aku pun langsung pergi menuju Perpustakaan, membaca-baca materi, langkah-langkah, atau apapun itu yang kemungkinan akan diuji oleh para Professor. Dalam beberapa hari ini, aku sibuk sekali untuk belajar, bahkan aku jarang sekali mengunjungi asramaku, bahkan aku sampai memutuskan untuk tidur di perpustakaan daripada di asrama.
GreatHall~
Hari ujian semakin dekat, kulihat di sebelah sana, nampak wajah Hermione yang kacau. Rambut yang acak-acakan, wajah lesu, mata panda, bahkan aku tidak tahu apakah dia memakan makanannya dengan benar. Aku tahu dia pasti sedang belajar mati-matian sama sepertiku.
"Rigy, menurutku kau tidak perlu terlalu berusaha dengan ujian ini. Lagi pula mom dan father tidak akan marah jika kau memiliki nilai rendah. Kau harus mengurus dirimu ini, aku takut kau sakit hanya karena memikirkan ujian bodoh ini." Kata Draco kepadaku.
Akupun langsung menatapnya tajam, "Diam kau, Dray." Kataku dengan dingin.
Aku pun langsung memakan makananku, dan berjalan menuju perpustakaan lagi. Draco yang tak ingin aku kenapa-napa dijalan pun langsung mengikutiku dalam diam. Hanya memastikan agar aku tidak pingsan dalam mode belajar.
***
Disinilah aku, diruang tempat ujian tertulis, kami diberikan pena bulu yang telah diberi mantra anti-menyontek. Saat aku melihat soal-soalnya aku merasa sedikit bingung. 'apakah ini benar-benar soalnya? kenapa mudah sekali, atau mereka salah cetak?' Batinku dalam hati.
Aku pun tanpa basa-basi langsung mengisi data dan mulai mengerjakan soal, aku juga menyalahkan beberapa soal agar nanti aku tidak terlalu mencolok lebih tepatnya agar tidak dikira mencontek. Aku yakin mereka semua dapat mengerjakannya dengan mudah, jadi aku tidak terlalu khawatir jika banyak yang memiliki nilai diatasku.
Saat ujian tertulis selesai, akupun pergi keluar kelas. Namun, aku berhenti sejenak saat mendengar beberapa bisikan-bisikan dari dua gadis yang ada didepanku ini.
"Kau dengar tidak, katanya ujian kali ini lebih sulit dari pada ujian sebelum-sebelumnya." Kata gadis yang pertama.
"Oh tidak, sepertinya aku akan mendapat nilai yang buruk kali ini." Komentar gadis ke dua.
DEG!
Jantungku berdetak lebih cepat, 'Bagaimana ini, masak iya ujiannya lebih sulit dari pada yang dulu-dulu sih, kalau tau begini harusnya tadi aku salahin 10 aja daripada 3!' Batinku berteriak.
Kita juga melakukan ujian praktek, pertama adalah ujian praktek bersama Professor Flitwick. Professor memanggil kita satu persatu. Saat aku masuk Professor Flitwick menyuruhku untuk membuat nanas menari diatas meja. Aku melaluinya dengan mudah.
Lalu kita melakukan ujian praktek bersama Professor Minerva. Ia menyuruh kami untuk mengubah tikus menjadi kotak tembakau, penilaiannya didasari dengan seberapa indah kau mengubahnya.
Setelah itu kami ujian praktek bersama Professor Severus yang terus mengawasi dengan matanya, dan membuat gugup para murid. Kami disuruh membuat Ramuan Lupa. Seperti namanya Ramuan Lupa dapat membuat yang meminum lupa.
KAMU SEDANG MEMBACA
Princess Lestrange
Fantasi"Aku adalah Lestrange, dan aku bangga!" "Apakah salah jika aku menjadi seorang Lestrange?" "Setiap anak tidak dapat memilih siapa orang tua dan asalnya." "Jangan bicara seolah-olah kau sangat mengenalku. Sedangkan aku bahkan tidak dapat mengenali di...
