Aku berjanji akan menemuimu suatu saat nanti sampai waktunya tiba..
Dan kita akan selalu bersama-sama menghadapi semua..
Aku Aluna
RIO POV
Mobilku berhenti digarasi rumah, dan aku langsung masuk ke kamar. Tidak berniat untuk menemui mamah dan clara di ruang TV, kepalaku semakin pusing memikirkan kata emely tadi. Mana mungkin dia bisa tau tentang masa laluku, bahkan aku sama sekali tidak mengenalnya.
Apakah mungkin emely tau dia berada dimana sekarang.
#flashback
"ada apa kamu ke sini?" ucapku rio
Emely tersenyum melihatku,.
sungguh aku tidak mengerti dengan wanita ini,
"apakah kau masih mencintai Aluna?"ucap emely.
aku sangat kaget mendengar pertanyaannya barusan, dia mengenal Aluna?
"siapa kau?"
sungguh aku penasaran siapa sebenarnya wanita ini, dan mengapa dia sangat lancang menyebut nama itu.
"tidak, aku hanya bertanya saja, apakah aku salah bertanya seperti itu? Ucap emely tersenyum.
Aku mengerang kesal, sungguh emosiku mulai tidak teratur disaat dia menyebutkan nama Aluna.
Aku tatap tajam mata perempuan itu emely dan berkata
"sebaiknya anda pergi nona emely, saya sedang sibuk sekarang".
dia tersenyum dan beranjak dari tempat duduk didepanku,
"oke aku akan pergi, aku hanya ingin menyampaikan sesuatu hal padamu Rio" ucapnya
"Dia kembali Rio, Aluna kembali.."ucap perempuan itu dan pergi.
setelah pintu ditutup sungguh aku sangat kaget atas pernyataan emely barusan,
langsung saja aku berlari keluar ruanganku mencari emely, apa maksud perempuan itu.
Dan dia sudah menghilang.
Sebenarnya dimana Aluna berada? Dimana!
#Flashbackoff
Suara pintu membuatku mengerang, tidak bisakah orang-orang tidak menggangguku? Dengan berat hati aku pun membuka pintu .
"kak bolehkah aku masuk?"
oh aku lupa clara ada disini sekarang, dia akan selalu menggangguku, pasti.
"ada apa?"ucapku.
"apakah perempuan yang bersama kakak dibandara tadi itu kekasih kakak?" ucapnya.
Untuk apa clara bertanya seperti itu padaku, bukankah dia tau aku sangat sakit atas perlakuan dia dulu.
"Bisa jadi!"
jawabku dan menutup pintu. Sepertinya aku harus tidur sekarang, begitulah caraku menenangkan pikiran.
AUTHOR POV
Aku tersenyum melihat air laut didepanku, suasananya yang paling aku suka dan dia tau itu. Aku berjanji akan menemuimu suatu saat nanti sampai waktunya tiba. Dan kita akan selalu bersama-sama, aku percaya itu.
Aku tersadar suara yang sangat ku kenal memanggiku, aku menengok dan tersenyum ke arahnya.
"hei apa yang sedang kamu lakukan disini ?"ucap lelaki itu dan mengacak sedikit rambutku.
KAMU SEDANG MEMBACA
Perjalanan KITA
RomanceMenceritakan sebuah cerita cinta. Seorang Rio Alvaro Dewantara yang mempunyai wajah tampan, postur badan yang bagus dan kulit yang putih. membuatnya dia disukai oleh adiknya sendiri. Sikap dingin, tegas dan tak terbantahkan adalah karakter dari pri...
