Masih di Kampus Tokyo.
Pukul 23.00
Suasana di aula kampus masih tetap saja ramai, para tamu undangan sibuk akan kegiatan mereka dalam menikmati acara spesial itu...
Begitu pula dengan Mikey dan Draken. Sekarang mereka sedang berada di sudut ruangan paling ujung sebelah kana pintu aula.
"Kau menikmatinya?." Draken melirik mikey yang sedang menikmati sebatang rokok. Mikey menghisap rokok itu dan mengeluarkan asapnya dengan perlahan. Dia menoleh dan melirik draken,lalu memalingkan wajahnya melihat depan..tepatnya melihat keramaian tamu undangan. Serta pentas yang dihiasi penampilan-penampilan dari para siswa/i.
"Eumh..entahlah...kau tidak merokok?." ucap mikey tanpa melihat Draken yang sedari tadi memandangnya dengan pandangan sayu.
"Tidak." sahut draken singkat. Dia menyandarkan punggungnya ke dinding dan memasukkan tangannya ke dalam saku celana. Draken masih saja betah melihati mikey yang sibuk dengan rokoknya itu.
"Sial...aku harus menahannya...dia itu...sangat sexy....aku juga tidak tau kalau dia merokok seperti itu.." draken membatin dan tetap memandangi mikey.
Dan mereka berdua pun berlarut dengan kegiatan mereka masing- masing..
Mikey yang sibuk merokok, dan Draken yang asik memandangi mikey dengan menahan segala hasrat.
Berbeda dengan pasangan Drakey..
Disini,di lorong kampus atau tepatnya tak jauh di luar aula dengan sinar yang redup....
"Chifuyhmmmm....ahhhh tugg...hahhh tungguhhhh.enghhh" desahan pelan terdengar dari dua orang yang sedang beradu ciuman di sana.
"Emhhhh....ahhhh...hah hah...." nafas mereka terasa sesak setelah selesai melakukan ciuman panjang yang baru saja terjadi.
"Kazutorahhh..." Chifuyu membelai lembut bibir kazutora yang basah dan sedikit membengkak. Di tatapnya wajah kazutora dengan penuh kerinduan.. Elusannya turun ke leher dan meraba lalu menyentuh sebuah kalung yang dikenakan kazutora. Kalung itu berbentuk sebuah kunci.
"Ha..chifuyu." kazutora tersentak saat Chifuyu menarik pinggang nya agar tubuh mereka saling menempel. Dengan tatapan sayu dan bibir yang membengkak serta ujung matanya yang sedikit berair, kazutora menatap wajah Chifuyu dengan lekat...
"Kenapa kau tidak menolak ciuman ku,seperti saat itu...kazutora." Chifuyu kembali membelai bibir kazutora.
"I...i..ituuuuu...ak...akuuhhh.." Kazutora menunduk dan itu membuat kepalanya tepat berada di ceruk leher Chifuyu... Kazutora menggigit pelan bibirnya. Dihirupnya dalam-dalam wangi tubuh chifuyu....Dia tidak tau harus menjawab apa...
Beberapa Saat yang lalu kazutora sedang menikmati acara di aula bersama dengan Chifuyu yang selalu saja mengikutinya seperti anak ayam yang mengikuti induknya.
Saat kazutora sedang meminum segelas wine,tiba-tiba saja Chifuyu merebut gelas itu dan meletakkannya kembali di atas meja minuman.
Setelah itu,Chifuyu menarik kazutora entah kemana,dan pada akhirnya mereka berakhir di tempat mereka kini berada.
"Aku...tidak..tau.." suara kazutora sangat pelan....hampir saja Chifuyu tidak dapat mendengarnya.
"Dengar.." Chifuyu menangkup wajah kazutora dengan lembut,dengan penuh perasaan yang campur aduk, Chifuyu menatap kazutora.
Cuppppp....
Chifuyu mengecup bibir kazutora dengan lembut.
Sementara kazutora hanya mampu menerima semua perlakuan Chifuyu yang sudah membuat dirinya kelimpungan tak karuan.
Dia masih belum bisa mengerti dengan perasaannya terhadap Chifuyu. Di satu sisi jika Chifuyu sperti ini dia menyukainya. Disisi lain Chifuyu juga mengingatkan nya pada seseorang yang sangat dia cintai,jika Chifuyu bertingkah idiot. Kazutora benci dengan Chifuyu yang seperti itu.
Kalau dipikir-pikir....
KAMU SEDANG MEMBACA
Fake Nerd
Roman d'amour"Menjadi diriku sendiri adalah hal terburuk,itulah alasan kenapa aku menjadi orang lain." -Mikey "dirimu yang seperti ini ataupun dirimu yang lain,aku...aku ingin menjagamu."-Draken " setiap melihatmu,aku membenci diriku.kau mengingatkan ku denganny...
