Parkiran Kampus Tokyo...
Pukul 01.00
"Eumhhhhh.....Ranhhhh...Hentkkkkhmmmmmanhhh ahhh...nghhhh...." Di dalam mobil yang tak begitu luas ada dua orang pria yang sedang bercumbu intim...
Dan mereka berdua adalah Ran dan Mitsuya..
"Nghhhhhhh....hentikanhhhh...." Mitsuya yang mendorong kepala Ran yang berada tepat di selangkangannya. Kini Mitsuya hanya memakai singlet hitam yang di naikkan hingga menampakkan dua bua puting chery yang menggoda,sementara semua pakaiannya sudah berhamburan di dalam mobil.
"Ranhhhhh...heughhh hmmm..." dengan sekuat tenaganya dia mendorong ran yang sedang nikmat mengisap adik kecil nya yang sudah di lahap Ran dengan ganas.
"Ohhhh rannnnhhh akuhh....akuhhh ahhhhh......keluarhhhh ha..ha..ha.." Dengan deru nafas yang memburu,Mitsuya terkulai lemas, dia bersandar di pintu mobil.
"Aku belum selesai,ini semua akan di mulai." Suara Ran benar-benar terdengar sangat berat,deru nafasnya yang gelisah dapat terdengar jelas. Dengan penampilannya yang berantakan dia membuka lebar paha mitsuya dan mempertemukan sesuatu yang menggembung keras dalam bungkusan celana Ran yang ada di selangkangannya ke adik kecil mitsuya yang kembali mengeras dan mengeluarkan cairan kental berwarna putih...
"Emhhh..." mitsuya mendesah pelan ketika Ran menggesekkan benda gembung itu di lubang keriput mitsuya yang benar-benar sudah basah..
"Ahh....lihat ini mitsuya... Bagian bawahmu.. Benar benar minta di terobos...shhhh emhhh..." lagi-lagi Ran hanya menggesek miliknya dan masih belum di keluarkan dari sarangnya.
"Emhhh kumohonnnhh hentkanhhh." hampir setengah kesadaran mitsuya melayang terbang saat ibu jari besar Ran menggelitik pintu lubang keriput mitsuya dibawah sana.
"Haaa....hentikan hmm??." Ran sedikit menekan ujung ibu jarinya yang sudah masuk kedalam lubang itu. Ran menampilkan senyum miring ketika respon adik kecil mitsuya yang semakin berdiri tegak ketika dia melakukan itu berulang-ulang,padahal hanya ujung ibu jarinya yang masuk...
"Tidak..Ranhhh tidak..." Seharusnya ini tidak terjadi...
Ini karena dia berani mencium draken di depan Ran dan mengatakan..
'Dia lebih suka bermain sex dengan Draken dari pada siapapun.'
Ran membuka resleting celananya dan menurunkan celana serta boxer yang pada akhirnya menampakkan adik kecilnya yang luar biasa mengeras.
Di kocoknya sesekali adik kecilnya itu lalu,dia mengacungkannya di pintu lubang kenikmatan mitsuya yang siap di terobos kapan saja.
"Ohh mitsuya...aku pastikan...kau akan tergila-gila dengan adik kecilku ini...dannhhhh haa...ahhhh kau sangathh sempithhh mitsuyahhh emhh..." Ran sama sekali tidak pernah bermain sex dengan siapapun,kecuali dia yang mengocok adik kecilnya jika dia ingin.
Kali ini dia benar-benar memasukan adik kecilnya ke dalam lubang hangat mitsuya yang notabenya sudah sah menjadi suaminya...yah begitulah.
"Akhhhhhhhh hemmhhhh ahhhh...brengsekhhj heughhh huckkk ahhhh." ringisan tertahan di lantunkan mitsuya merasuk ke telinga ran dengan indah. Mendengar itu Ran dengan pelan mendorong adik kecilnya itu untuk memasuki tempat hangat di dalam tubuh mitsuya.
"Sial..rasanya...sangat terjepit dan enak..ahh. Mitsuya." milik ran sudah sepenuhnya tertanam di dalam tubuh mitsuya yang masih membiasakan diri agar dapat merasa nikmat.
"Apa kau mau aku bergerak ha?." dengan lembut ran menatap mitsuya yang sudah berantakan dibawahnya.
Dia menjurkan tangannya untuk menyeka keringat yang membasahi kening mitsuya lalu dia membelai lembut pucuk kepala mitsuya hingga mengelus telinga mitsuya lalu...
KAMU SEDANG MEMBACA
Fake Nerd
Romantik"Menjadi diriku sendiri adalah hal terburuk,itulah alasan kenapa aku menjadi orang lain." -Mikey "dirimu yang seperti ini ataupun dirimu yang lain,aku...aku ingin menjagamu."-Draken " setiap melihatmu,aku membenci diriku.kau mengingatkan ku denganny...
