ketigabelas

3.1K 241 13
                                    

Daouble up ...

Happy reading...

Sudah tiga bulan renatan tak bertemu lagi dengan nandes terakhir kali dia ketemu nandes di apartemen kevan ,sampai sekarang dia blum bertemu lagi,

Hari ini ia berniat pergi ke busan sendiri untuk menemui nandes dia meminta alamatnya kepada kevan awalnya kevan tak memberi alamat itu tapi renatan memaksanya jadi mau tak mau kevan memberinya ,kevan juga berniat mau mengantar renatan ke busan tapi renatan menolaknya dia ingin sendiri ,ini masalahnya jadi kevan tak berhak ikut campir lagi,

Kevan menurut ajh tapi bukan kevan kalau dia tak membuntuti renatan cera diam diam ,dia takut nantinya renatan kenapa kenapa ,

Singkat crita kini renatan sudah berada di rumah brandon awalnya santi mengusir renatan dari rumahnya ,tapi karna nandes menangis histeris ingin popinya masuk mau gk mau brandon mengijikan renatan masuk ke rumahnya walaupun santi sangat keberatan toh ini rumah brandon santi tak berhak mengusir renatan

Kini brandon,santi,ruby dan di hadapannya ada renatan dan nandes yg sedang bercakap cakap mereka sedang melepas rindu

Jujur saja brandon pun ingin sekali ikut berpelukan dengan mereka tapi dia sadar disini masih ada istri dan anaknya ruby dan renatan juga pasti akan menolaknya dia cukup sadar diri

Santi dari tadi sudah menatap benci ke arah renatan karna dia tau suaminya kecil besarnya masih mencintai mantannya itu jadi dia sekarang harus waspada takutnya suaminya balikan lagi sama sang mantan ,

"Anda gk usah menatap saya seperti itu"ujar renatan dia merasa terganggu dengan tatapan sengit santi itu

Santi mendengus kemudian dia berbicara sangat tajam sekali "mending anda cepet pulang ,keluarga saya tidak menerima manusia menjijikan sepertimu"renatan mendcih

"Cih disini siapa sii yg menjijikan bukannya suamimu juga menjijikan bahkan dia lebih menjijikan dari saya "tak kalah tajam renatan mentap santi dengan sengit dia tak mau kalah dengan wanita rendahan seperti santi ini

"Jaga bicara anda ini rumah saya kawasan saya tak seharusnya anda berbicara seperti itu kepada suami saya"kata santi

"saya tau ini rumah anda saya tak mengaku ngaku kalau ini rumah saya "renatan masih tak mau kalah

"Brandon cepat usir pria gila ini"pinta santi pada brandon tapi brandon dia malah memandang santi datar

"Kenapa harus saya mengusir dia?"jawab brandon santi dia tiba tiba mukanya memerah marah kepada brandon kan seharusnya suaminya ini membela diriya bukan seperti ini

"Brandon!"

"Cukup santi saya lelah berdebat biarkan dia melepas ridnu dengan nandes"ujar brandon santi dia mendengus marah setelah itu beranjak ke kamarnya dan disusul sama ruby ,karna gadis itu tau kalau ibunya sedih,

Kini di ruang tengah cuman tersisa tiga orang yaitu brandon,renatan dan nandes,suasana agak sedikit canggung bagi brandon

"Kemabilah kepadaku"brandon tiba tiba membuka pembicaraan,dan renatan dia menatap aneh kepada brandon

"Tidak makasih saya tidak mau masa lalu bakal terulang lagi"tolaknya

"percayalah aku takan pernah menyakitimu lagi renatan"

"Maaf brandon saya tidak bisa ,jujur saya sudah menyukai seseorang,dan saya yakin dia jauh lebih baik dari anda "kata renatan brandon tiba tiba ajh hatinya panas dia tak percaya dengan jawaban yg barusan di lontarkan dari mulut renatan

"Apa orang itu si pengecut kevan?"tanyanya

"Jika saya bilang iya kenapa?"renatan balik bertanya "dan satu lagi kevan bukan orang pengecut sepertimu brandon"lanjutnya masih dengan nada dingin dan menantang

My Son [End]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang