kelimabelas

2.8K 193 9
                                    

"Kevan ko kamu ada di busan"tanya renatan sambil ngelus rambut nandes yg sedang tiduran di paha renatan

"Maaf yaa aku takut kamu kenapa kenapa jadi aku ngikutin kamu "jawab kevan

"Kenapa?"

"apanya yg kenapa?"tanya balik kevan

"Kenapa kamu sampai segitunya bela belain ngikutin aku dari jeju sampai ke busan ,kan aku udah bilang aku mau sendiri ini masalah aku jadi kamu gk usah ikut ikut lagi dalam masalah ini"kata renatan dia gk mau nanti kevan jadi kebawa bawa dalam masalahnya 

"Kamu mau tau kenapa?kalau mau tau ikut aku kedapur benatar aku mau ngomong sesuatu sama kamu"kata kevan

"Disini ajh kev mau ngomong apa si emangnya"renatan

"Pokonya ayo ikut"kevan menggenggam tangan renatan "nandes ayah pinjem popimu dulu yaa"kevan izin dulu pada nandes

"Oke yah"anak itupun bangkit dari tidurannya

Kevan membawa renatan kedapur "mau ngomong apa sii kev?"tanyanya

"re langsung ajh ya, renatan izinkan aku untuk mengungkapkan isi  hati aku yg udah lama aku pendem "kata kevan dia mulai berjongkok di hadapan renatan sambil menggenggam tangan renatan "renatan anggara bersediakah kau menjadi pendampingku ,jika iya cium aku dan jika tidak peluklah aku "renatan tercengang dengan apa yg kevan lakukan

"Kevan apa maksudnya ini ku mohon berdirilah"tapi kevan menggeleng dia masih dengan pendiriannya

"Tidak sebelum kau memberi jawaban"

"Kev kumohon berdirilah "

"renatan apakah kamu mencintaiku walaupun hanya sedikit ?"kevan mendongak ke atas renatan dia menatap kevan dengan mata berkaca kaca dia bingung harus menjawab apa sebenarnya dia juga ada rasa sedikit buat kevan tapi dia juga bingung hatinya masih utuh mencintai si berengsek itu ia bingung haruskah ia menerima kevan agar dia bisa menghilangkan rasa cintanya buat brandon

"Kev jujur aku juga punya rasa sama kamu walaupun rasa itu baru tumbuh ,tapi aku masih men-"

"Kamu masih mencintai brandon kan?"kevan memotong ucapan renatan ,renatan pun  mengangguk  ,

"Iya kev rasa ini masih utuh mencintai si berengsek itu"

"Re izinkan aku buat menghapus rasa itu dan izinkan juga aku buat masuk ke dalamvhatimu untuk menggantikan si berengsek itu "kevan memohon dengan mencium tangan renatan

"Aku,aku… akan mencobanya"kata renatan kemudian kevan kembali ceria setelah mendengar itu karana artinya dia masih punya peluang untuk memiliki renatan

"Maka dari itu cium aku "pintanya renatan dia melotot

"Apa?! haruskah itu "kevan mengangguk

"Haruslah"

Cup

Renatan menciumnnya sekilas kevan dia langsung berdiri dan memeluk renatan "aku berjanji bakal membuat kamu lupa sama dia "renatan tersenyum dan mengagguk di dalam pelukan kevan

"Kalian lagi ngapain?"tiba tiba nandes datang dan renatan buru buru melepaskan pelukannya dengan kevan

"Kita pelukan dong"jawab kevan

"No! ayah gk boleh peluk popi ,karna popi hanya boleh meluk aku doang "nandes protes dia buru buru memeluk popinya

"hmm pelit"kevan pura pura merajuk

"Liat tuu ayah kamu merajuk"kata renatan

"Biarin wlee"nandes menjulurkan lidahnya kearah kevan dan kevan dia memajukan bibirnya

My Son [End]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang