CHAPTER 3 : Bertemu Dan Bertarung

147 9 2
                                        

3 Jam Kemudian

Ray's Pov

Dalam perjalanan menuju ke suatu tempat, ya bukan tempat sih tidak tahu apa ada suatu tempat di padang gurun yang luasnya seperti lautan, dan tidak ada habis habisnya ini

Di perjalanan sesekali ku gunakan kekuatanku seperti terbang untuk melihat sekitar meski berakhir jatuh, mempertajam pengendalian {DOMAIN}, menaik turunkan suhu udara sekitar dan berakhir kehabisan bekal untuk 1 hari dan 2 botol air mineral
.
.
"Kuhahaha... Ayolah terbang sekali lagi, aku ini butuh hiburan kau tahu. Kuhahaha... " Tawa Veldora menggema didalam dan sepertinya tidak akan berhenti

"Berisik sekali kau ini dan lagi kau hanya ingin menertawaiku kan!!" Balasku kesal

'Harusnya aku tidak mencoba untuk terbang' sesalku 'dasar kadal ini selalu saja menggangguku saat sedang berkonsentrasi'

"Kuhahaha... Maaf maaf baiklah mari kembali fokus" dalam posisi siap

"Padahal kau sendiri yang tidak fokus sejak tadi"

"Kuhahaha... Apa sudah menemukan atau merasakan sesuatu tadi saat di udara?" Tanya Veldora

"Ya tadi aku sempat merasakan ada hawa kehidupan seseorang ke arah sini, dan seharusnya tadi kita bisa saja menemuinya kalau kau tidak tiba tiba mengambil alih tubuhku dan berakhir terjun bebas ke bawah" jawabku dengan nada marah diakhir kata kata

"Kuhahaha... Maaf dan itu terjadi karena kau meminta untuk menggunakan energi ku dan itulah akibatnya aku bisa mengambil alih tubuhmu. Oh ya untuk permintaanmu tadi sudah selesai ku buat, harap manfaatkan dengan baik, membuatnya saja sudah banyak menguras energi ku kau tahu"

"Ya terimakasih banyak Veldora"
.
.
Setelah aku terjun bebas ke bawah aku meminta Veldora untuk membuat sebuah bola energi untuk menyimpan energi agar saat bertarung semisal aku kehabisan tenaga aku bisa menggunakan ini sebagai tenaga cadangan
.
.

~###~ ~###~ ~###~

.

.

1 jam Kemudian

Langit sudah berubah warna menjadi jingga dan matahari sudah berada di sebelah barat yang menandakan hari mulai malam
.
.
"Wah sudah mulai gelap, hei Ray haruskah kita berhenti dan kembali melanjutkan perjalanan besok?" Usul Veldora

"Sebentar lagi, aku merasakan 2 hawa kehidupan yang sedang bentrok disebelah sana, tapi ada yang aneh dengan hawa keberadaan mereka berdua" jawabku sambil menunjuk kedepan

"Kuhahaha... Memang. Keduanya sepertinya sedang bertarung apa yang akan kau lakukan?" Tanya Veldora

"Kita lihat dulu keadaannya"jawabku

"Baiklah"
.
.
Saat aku berlari menuju mereka, tiba tiba salah satu dari mereka mengangkat salah satu tangannya dan pasir disekitar mereka menangkap satunya dan membelitnya dengan erat seperti akan membunuhnya. Saat ini jarakku kurang lebih 100 meter dari mereka, tanpa pikir panjang ku gunakan {DOMAIN} + {TELEPORT} untuk memangkas jarak dan menyerang saat sampai sekitar 20 meter darinya
.
.

"{WIND CANNON}"
.
.

Aku memukul angin kedepan dan menghasilkan sebuah hembusan angin yang berdiameter kecil tapi memiliki damage besar dan berkecepatan tinggi, seperti tembakan meriam. Dan tepat mengenai kepalanya sehingga ia jatuh terkapar ke belakang dan kontrol pada pasirnya hilang
.
.
'Eh? Apa yang barusan kulakukan' batinku

New World For MeTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang