Pokoknya vote dulu, biar makin semangat up nya hihi😗
11. Jejak Alam
Jam menunjukkan pukul 7 tepat, semua anggota kemah sudah bersiap-siap untuk jejak alam.
"Ayo-ayo! Semuanya kumpul di lapangan!" Ujar Pak Rahmat dengan toa di tangannya.
Akhirnya semuanya pun sudah kumpul di lapangan. "Nggak perlu baris berbaris, yang penting rapih. Paham?!" Ucap Alex tegas.
"Siap paham!" Jawab semuanya serempak.
Selama di perjalanan, mereka ada yang berselfi ria, mengobrol, ghibah dan lain sebagainya.
Tidak ada yang menyenangkan bagi Alex, ia harus berpisah dengan sahabatnya dan juga pacarnya.
Alex berbaris di belakang untuk mengawasi anggotanya yang takutnya akan berpencar.
Stella, Paras dan Aril dkk kecuali Alex, mereka berjalan bersama. Mereka berhenti di dekat pohon yang terdapat batu yang cukup besar.
Stella duduk disana, dan memberi ponselnya ke arah Paras. "Nih Ras!" ucapnya dengan cengingisan.
"Dikira gue minuman keras hah?" tanya Paras ngegas.
"Fotoin maksudnya," Jawab Stella dengan watadosnya.
"Ck, iya," Ucap Paras sambil berdecak sebal.
"Lo nggak ikhlas motoin gue?" Tanya Stella.
"Siapa yang nggak ikhlas sih astaghfirullah," Ucapnya frustasi.
"Cepet lo pose," Suruh Paras.
"Satu, dua, ti...ga," Ucapnya ketika mulai memencet tombol kamera.
"Coba sini liat!" Ujarnya antusias.
"Lahh kok?" Tanyanya cengo.
Stella menoleh kebelakang, disana ada Alex yang sedang berpose juga.Stella melihat hasil fotonya, dan melihat ada Alex di belakangnya.
"Ngapain berhenti?" Tanya Alex.
"Pacar lo kak yang minta berhenti, pake foto-foto segala lagi," Cibir Paras.
"Apaan sih, baru juga berhenti!" Jawab Stella.
"Stell, lo mau berduaan sama kak Alex nggak?" Bisik Paras kepada Stella.
"Nanti lo nya?" Tanya Stella.
"Gue sama temen-temennya kak Alex," Jawab Paras. Stella mengangguk pertanda setuju.
"Eumm kak, gue titip Stella ya." Ucap Paras.
"Emang lo nya mau kemana?" Tanya Alex.
"Kak Alex nggak mau berduaan sama Stella?" Bukannya jawab, Paras malah nanya balik.
"Eumm yaudah, gue kesana duluan ya? Bye!" Tanpa pikir panjang, Paras langsung lari ngacir dan pergi dari pandangan mereka.
Sekarang keduanya di ambang kecanggungan. "Ekhem," Stella berdehem keras.
Kenapa sih, kalo gue lagi berduaan sama dia pasti jantung gue jedag jedug nggak jelas di dalem. Batin Stella.
"Mau aku fotoin lagi?" Tanya Alex lembut.
"Ehh ehh enggak usah, mending kita lanjutin jalan aja," Jawabnya gugup.
Kok gue jadi gugup ya, perasaan dulu waktu masih kecil mah biasa aja, Batin Stella lagi.
Alex mengulurkan tangannya ke arah Stella. Pasalnya, Stella masih duduk di batu yang besar. Sedangkan, Alex sudah di bawah.
Tanpa basa-basi, Stella menerima uluran tangan Alex. Stella pun dengan sangat hati-hati turun dari situ.
KAMU SEDANG MEMBACA
ALEXA ARMAGHAN [HIATUS]
De Todo"Alex gak boleh ninggalin Ella ya." ucap gadis yang masih berumur 7 tahun itu. "Iya enggak sayang," "Kalau udah gede Ella mau jadi pacar nya Alex." "Alex juga mau kok Stel." "Iya Lex,tapi pacarannya nanti kalo udah gede,kata mamah sama papah kalo m...
![ALEXA ARMAGHAN [HIATUS]](https://img.wattpad.com/cover/280702591-64-k645111.jpg)