Melarikan diri bukanlah solusi yang baik untuk menghindari sebuah masalah, terkadang jika dihadapi dengan baik masalah tersebut tidak seburuk yang dipikirkan.
MASSAGE JUNGKOOK :Ahn, mianheo bukannya aku ingin menyakitimu dengan berbicara seperti ini, tapi aku sadar aku belum bisa melupakan Yoon Dhil, aku masih cinta denganya dan masih berhubungan baik dengannya, tapi bukan berarti aku tidak sayang denganmu Ahn , maaf sekali lagi aku telah menyakitimu tetapi inilah perasaannku.
Jleppp
AHN :Jung? Ini masih pagi loh, jangan bercanda dengan mengirimkan pesan seperti itu, bukannya mengucapkan selamat pagi atau apa gitu
Entah pagi ini karena nyawaku belum terkumpul sepenuhnya aku masih tidak memikirkan apa yang Jungkook katakan, seperti hal biasa untukku karna keributan tiba-tiba seperti ini sering terjadi dan aku sudah terbiasa
Akupun berangkat sekolah seperti biasa, tanpa beban dan tanpa berfikir macam-macam hal tadi pagi di katakan Jungkook lewat Massage.
Turun dari bis dan berjalan menuju sekolah "Pagi ini cerah sekali... ahh indahnya musim gugur" ucapku bermonolog sambil menendang-nendang dedaunan yang berserakan di jalan
Dikelas aku melihat mata yang biasanya kulihat dengan tatapan cinta, kutaruh tasku terlebih dahulu dan berjalan kearahnya yang sedaritadi mengabaikan kedatanganku padahal ku tau dia sudah melihat saat aku menaruh tas
"Kook, kamu mengirim aku pesan apa sih" "Kook" "Jungkook jawab pertanyaanku jangan bercanda" dengan nada bicaraku yang sedikit meninggi
"Ahn aku berbicara seperti itu serius. Aku tidak sedang bercanda atau berniat ngeprak kamu kok. Kita masih bisa berteman baik kok Ahn"
"Mwo?? Jinjja? Apa aku tidak salah dengar? Aishh jadi kau memutuskan aku? Memutuskan hubungan kita?? Wae? Wae? Wae? Apa salahku Jung?Kau seperti orang yang tidak ku kemal Jung" sahutku dengan kaget
"Tidak Ahn ini bukan salahmu, hanya aku saja yang pengecut, tidak menyadari bahwa aku masih menyayanginya dan gegabah untuk memilikimu tanpa tau perasaanku yang sebenarnya, aku mencintainya dan mencintai dirimu, sungguh aku tidak tau harus bagaimana Ahn" ucap Jungkook dengan menunduk
Mencintainya dan mencintaiku? Cihhh bajingan ini..
"Baiklah Jung, pilihlah dia karena aku bukan pilihan. Kembalilah dengannya karena dari awal akupun salah, gegabah menerimamu tanpa pendekatan dan tanpa ku tau alasan kau putus dengannya" kubuang nafasku dengan kasar
"Ahn sungguh kita kasih bisa berteman baik" yakin Jungkook
"Aku tidak yakin Jung, jujur hatiku sakit tapi aku tidak ingin menjadi penghalang antara kau dan dia" ucapku dengan lirih
Jungkook membungkukan badannya sebelum pergi, aku masih tidak percaya dia melakukan itu, aku sedih sekali pagi ini dan masih tidak percaya Jungkook lah yang memutuskan hubungan kami, aku masih berfikir apa kekuranganku hingga Jungkook seperti itu. Memen ini mengingatkanku pada kata-kata seonsaengnim yang kurang lebih seperti ini:
-Jangan terlalu sayang dengan seseorang maka nanti akan terlalu benci, dan jangan terlalu benci dengan seseorang maka nanti akan terlalu sayang.
Dan pada hari ini aku menahan tangis sedihku seharian di sekolah hingga pecah ketika aku sampai dirumah
Aku masih tidak menyangka padahal rasanya baru kemarin aku masih menemaninya berjalan-jalan di taman, menikmati senja bersama hingga larut. Berlarian di tengah lapangan karena saling mengisengi satu sama lain, menikmati hari-hari bersama walaupun terkadang dihadapkan dengan masalah yang selalu sama ya lagi-lagi karena YoonDhil yang masih belum bisa melupakannya, dan baru kemarin dia bermanja denganku, aku masih menemaninya tanding dan menyemangatinya.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Tetapi entahlah yang ada dipikiran Jungkook saat ini semoga dia Bahagia bersama YoonDhil
☁️☁️☁️
Aku menikmati hari-hari patah hatiku dengan tidak memikirkannya, walaupun fikiranku terganggu karena hancurnya hatiku, tetapi mungkin dengan pura-pura tidak ada apa-apa didepan teman-teman mungkin akan lebih baik
Aku tertawa terbahak-bahak ketika temanku bercerita tentang cerita lucu yang dia alami, sakit sekali perutku dibuatnya hingga pipiku rasanya kram karena tertarik untuk tertawa terus menerus
Diujung lorong ku liat ada yang memperhatikanku sedari tadi padahal ada seseorang disampingnya yang sedang mengikuti arah matanya dan memandangku
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Jungkook terlihat memperhatikanku yang sedang tertawa lepas dengan teman-temanku. Entah apa yang dipikirkannya tetapi pandangannya aneh, kuabaikan dia yang sedari tadi kulihat dengan ekor mataku dan kualihkan atensiku kepada teman-teman yang sedang bertukar cerita
Tingg!! MASSAGE JUNGKOOK :Kau senang? Kau terlihat bahagia sekali
Hei apa ini?? Kau pikir aku kenapa Jung? Kau bertanya aku senang? Aku terlihat bahagia sekali? Menurutmu Jung? Apa yang ada di otakmu itu Jeon Jungkook??
Kuabaikan pesan darinya dan lanjut mengobrol dengan teman-temanku sampai aku tertawa terbahak-bahak hingga menepuk-nepuk kedua pahaku untuk memberikan reaksi kelucuan ini
Tingg!! MASSAGE JUNGKOOK :Baiklah jika kau sudah merasa bahagia tidak bersamaku, setidaknya aku tidak terlalu merasa bersalah 🙂
Oh sialan sekali Jungkook ini! Manusia dari mana diaa?? Kenapa orang seperti dia pernah menjadi pacarku?? Oh Tuhan sungguh ingin kubunuh manusia tanpa rasa bersalah satu ini!! Tolong jika ada pistol akan aku tembak kearahnya dari tempatku berdiri, tida perduli siapa yang ada disebelahnya saat ini
AHN :Ada apa Jung? Maaf aku terlalu seru tadi untuk membalas pesanmu, aku bahagia Jung, sangat bahagia, sampai aku tidak tau kapan terakhir kali aku tetawa lepas seperti ini. Semoga kau juga bahagia ya 😊
☁️☁️☁️☁️☁️☁️☁️☁️☁️☁️☁️☁️☁️☁️☁️☁️☁️
Jangan emosi ya sama Jungkook hehe Dia baik sebenarnya tetapi masih labil aja Anyeoonggg semoga suka dengan ceritanya 💜💜💜