18. AFRAID

0 0 0
                                        

Malam hari sebelum esok Ahn kembali masuk sekolah ia merasa gelisah, bagaimana tidak? Pasalnya hari ini pula pengumuman pembagian kelas yang akan Ahn tempati.

Melihat pengumuman yang terpampang dalam web sekolah Ahn merasa jadi tidak semangat sekolah karena dalam daftar pembagian kelas terpampang dengan jelas nama Jungkook masuk kedalam daftar teman sekelas Ahn.

Bagusnya adalah ia juga sekelas dengan Taehyung, Jimin dan seorang Namja yang sangat tidak Ahn sangka yaitu Seokjin, memang perasaan yang Ahn miliki terhadap Seokjin hanya sekedar suka sesaat saja belum terlalu dalam, maka dari itu Ahn tidak begitu menghiraukannya

Namun sialnya teman-teman Ahn dalam grup chat selalu saja mengobroli hal tersebut seperti bagaimana nanti sikap Jungkook kepada Ahn, atau bagaimana nanti jika Ahn harus sebangku dengan Jungkook, sangat mengada-ngada sekali mereka membuat mood Ahn turun seketika untuk sekolah.

Setelah menyiapkan keperluan untuk esok, Yoongi tadi berpesan bahwa ingin Ahn menemuinya di studio dirumah keluarga Jung, ya sekarang rumah keluarga Jung jadi tempat Favorit Ahn berkencan.

Jung Ahjuma pun berpesan bahwa sebaiknya Ahn dan Yoongi bertemu dirumah saja jangan diluar untuk menghindari hal yang bukan-bukan, lagipula Ahn juga bisa sambil bertemu dan bermain dengan temannya Shin dan Ash.

Ceklek!!
Pintu rumah keluarga Jung terbuka

"Anyeoong Oppa, tidak bosan kan melihat aku lagi?" Ujar Ahn meledek Hobi, karena Ahn jadi sering sekali bahkan hampir setiap hari Yoongi meminta Ahn datang untuk menemaninya atau sekedar bercengkrama dihalaman belakang dengan Shin dan Ash serta Yoongi

"Anyeong Ahn-ahh, aku malah takutnya kamu yang bosan dengan Yoongi karena harus bertemu hampir setiap hari" ujar Hobi bergelendot di pintu dan memberi Ahn jalan masuk

"Apa Yoongi Oppa masih di studionya?"

Hobi mengangguk pasti
"Ya Ahn dia masih disana, sepertinya Yoongi melewatkan makan malam tadi"

"Ahh mengapa dia kebiasaan sekali sih Oppa, jika sedang fokus pada musikya selalu seperti itu" Ahn mengusap kasar rambutnya dan dengan menghembuskan nafas panjang

"Kalau begitu mau tidak kamu antarkan makanan untuk Yoongi kestudionya? Mungkin dia akan ingat makan jika sudah kamu yang bawa" ujar Hobi melangkah kearah meja makan dan mengangkat piring dari meja

"Ahh biar aku saja Oppa yang ambilkan" Ahn buru-buru menyusul Hobi yang sedang menuangkan beberapa lauk dalam piring untuk Yoongi

"Baiklah Ahn, segeralah bawa keatas, takutnya dia sudah lemas mengerjakan musiknya" Tertawa Hobi membuat Ahn ikut tertawa juga, pasalnya perkataan Hobi dibarengi oleh gerakan lemas yang Hobi praktekan

"Yasudah Oppa aku keatas dulu ya" Ahn melangkahkan kaki menaiki tangga membawa nampan berisi makanan serta susu untuk Yoongi

TokTokTok!!

"Oppa ini akuu, bisa bukakan?" Ujar Ahn memanggil Yoongi untuk membuka pintu karena kedua tangan Ahn yang memegang nampan

"Eohh sayang. Kamu bawa makanan sebanyak ini untuk siapaa?" Terkadang pertanyaan datar yang Yoongi berikan terlihat bodoh juga

"Ya aku membawakannya untukmu" ujar Ahn "minggir Oppa! Apa aku tidak boleh masuk? Harus didepan pintu sekali kita ngobrol?" Sedari Ahn datang dan menerima pertanyaan Yoongi hanya menatap Ahn dan tidak persilahkan masuk karena kaget Ahn membawa beberapa piring berisi lauk

"Kata Hobi Oppa, kamu melawatkan makan malam tadi? Makanya aku bawakan sekarang untuk Oppa makan sambil mengerjakan musikmu, waee? Sibuk sekali sampai lupa makan?" Rentetan pertanyaan dari Ahn sukses membuat Yoongi tersenyum simpul saat duduk kembali kedepan monitor

Jamais VuTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang