[PENDING]
mereka memang sahabat, tapi mereka tidak tau kalau mereka memiliki hubungan percintaan yang cukup unik dan menyiksa.
Memang seperti itu siklusnya. Bersahabat sih iya, tapi rahasia tetap lah rahasia.
Sampai semuanya selesai, dan tidak ad...
"Eonni! Woozi punya kabar" ucap Woozi membuat sang kakak membalik kursinya. Menatap sang adik bingung.
"Apa?"
"Woozi, sama Soonyoung jadian" ucap nya pelan lalu tersenyum senang. Tidak dengan sang kakak yang terkejut bukan main.
"S-serius?" Tanya Jihoon membuat sang adik mengangguk. Woozi yang sangat senang duduk di sofa yang berada di studio kakaknya itu.
"Hah.. liat studio ini bikin woozi makin semangat buat nyanyi. Nanti bikin in lagu buat woozi ya eon!" Ucap Woozi yang memang cenderung suka bernyanyi.
Sang kakak yang masih bengong menatap sang adik lalu mengangguk.
"Yang penting sehat dulu"
"Eonni juga! Jangan sampe asma nya kambuh lagi ya!" Ucap Woozi sambil tersenyum membuat Jihoon ikut tersenyum.
*~*
Ingatan ingatan dulu dengan adiknya kembali berputar dikepala Jihoon. Banyak kenangan yang semakin lama memudar seiring berjalan nya waktu.
Hanya studio ini satu satu nya tempat ia berpulang selain apartement.
Tak lama ponselnya berbunyi, menampakan notifikasi dari seseorang yang saat itu mengatakan kekecewaan nya pada dirinya.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Dengan cepat ia membuka ponselnya serta room chat yang sudah lama ia hapus percakapan lamanya.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Tanpa berfikir apapun, jihoon memilih untuk tidak bertemu dengan soonyoung terlebih dahulu.
"Ji?"
Suara laki laki itu cukup membuat Jihoon terkejut. Lalu membalikan badan, melihat sang kakak yang sudah membantunya sampai sejauh ini.
"Oh, bumzu oppa"
"Ga kuliah?" Tanya bumzu sambil mendekati Jihoon. Jihoon hanya sekedar menggeleng lalu melanjutkan lagu yang ia buat.
"Asma lo masih suka kambuh?"
"Ngga kok" ucap Jihoon, bohong. Bumzu mengangguk lalu mengusak kepala sang adik.