Setelah melakukan gaya hidup sehat dan mengikuti proses nya dengan bahagia, akhirnya Ilana turun 10kg dalam waktu 2,5 bulan. Ilana mengaca di cermin besar, memutarkan badannya, dan merasakan perbedaan yang luaaar biasa. Selama sedang program, Derian gak sadar apa yang di lakukan oleh Ilana selama ini. Karena Derian cuek.
"Ya ampun udah gak ada gumpalan lagi nih di pinggang sama pinggul! Yesss berhasil!!" Kata Ilana berguman sendiri.
Derian hari ini off kuliah. Dia memutuskan untuk rebahan di rumah seharian. Sedangkan Ilana tidak, dia hari ini ada 2 mata kuliah dari kelas pagi.
Saat Ilana turun tangga, dan derian sedang nonton tv, tibatiba…
"Derian, istrimu mau berangkat kuliah !" Kata Ilana sambil mengambil tas nya.
"Iyaa… ehh bentar bentar…" kata Derian menoleh ke arah Ilana dan kaget melihat perubahan Ilana.
Ilana menggantikan kacamata dengan kontak lensa dan badan Ilana sudah mengecil bahkan kelihatan dari celana jeans nya. Mengenakan blouse yang sekarang tidak terlihat lagi lengan besar nya itu.
"Lo dah langsing sekarang." Kata Derian sambil lihat dari bawah sampai atas.
"Iyalah. Gue mau buktiin kalo gue bisa diet!" Ujar Ilana sambil kibasin rambut.
"Gila, istri gue cantik banget!" Kata Derian bersuara kecil.
"Apa? Apa lo bilang?" Tanya Ilana karena tidak dengar apa yang dikatakan Derian.
"Kagak! Yaudah sana hati hati!" Ujar Derian.
Ilana jalan ke arah pintu rumah.
"Eh ehhhh…" kata Derian.
"Apalagi sih?" Kata Ilana menoleh ke arah Derian.
"Gue anterin lo deh ke kampus!" Ujar Derian sambil ambil kunci mobil.
"Dih! Mimpi apa lo?" Ujar Ilana.
"Udah ayo buru!" Kata Derian sambil tarik tangan Ilana.
Sesampainya di kampus. Ilana turun dari mobil. Saat jalan di koridor kampus, semua orang di sekitaran kampus memandang Ilana dari atas sampai bawah. Semua orang pada melongo dan berbisik bisik. Yaya melihat dari jauh dan mendekat ke arah Ilana.
"Lana!! Ini lo?" Kata Yaya sambil memputarkan badan Ilana.
"Ihh Yaya jangan di apa apain dong gue!" Ujar Ilana.
"Ini elooo!? Aahhh ya ampun!!!" Ujar Yaya sambil peluk.
"Lana gue bangga banget sama lo!" Sambil pegang bahu Ilana."Iya ya, makasih ya udah motivasiin ke gue." Kata Ilana dengan senyum.
"Tapi ingat udah berubah jangan lupa diri ya!" Kata Yaya sambil nunjuk peringatan.
"Iya ya. Gue tau diri. Gue udah punya suami." Ujar Ilana.
***
Derian balik ke rumah setelah mengantarkan Ilana ke kampus. Tiba tiba bunyi suara telepon masuk, Angga menelpon Derian.
Telponan
"Halo Angga." Kata Derian."Halo woy! Istri lo cantik banget bro!" Ujar Angga.
"Iya gue tau. Dia dah turun berat badannya."
"Lo jadi suka kan sama dia?" Tanya Angga.
"Gue jadi khawatir ih! Takut ada yang godain Ilana!" Kata Derian yang kesal.
"Ciye lo sayang sama dia dong berarti! Ingat jagain dia selagi lo masih bisa jagain dia. Dah ya gue mau cabut dulu! Bye!" Kata Angga.
Derian mematikan telponnya.
Derian sebenarnya sebelum Ilana berubah, Derian sudah mulai suka saat masih sekolah, pas Angga ngasih tau ada siswi pindahan dan nunjukin yang mana orangnya. Derian benar-benar gengsi dan suka bohong ke diri sendiri. Karena gak mau Derian atau Ilana gak mau di jadikan bahan ledekan Angga dan teman teman lainnya.
Walaupun Derian dulu nya playboy suka gonta-ganti cewek saat sekolah, Derian pastikan untuk tidak jadi playboy lagi karena sudah lelah di tambah sudah menikah dan ada Ilana. Namun Derian belum menyatakan perasaan ke Ilana sampai detik ini.
***
Semakin hari, Ilana semakin tambah cantik. Banyak cowok cowok yang mulai merayu nya dan coba untuk minta no hp nya. Namun Ilana menolaknya dan bilang bahwa dia sudah ada yang punya. Yaya pun sampai turun tangan dan siap di depan kalo ada cowok yang ngegodain Ilana.
Tiba-tiba Derian sudah ada di parkiran mobil. Derian menunggu Ilana dari tadi siang.
"Hay cantik…" kata Derian sambil berdiri ala ala sok stay cool.
Ilana menoleh melihat Derian dari atas sampai bawah.
"Eh elo! Gue kira siapa…" ujar Ilana.
"Makan yok. Laper nih nungguin lo!" Kata Derian.
"Gue gak minta lo nungguin gue deh perasaan…" kata Ilana.
"Benar… karena gue yang mau nungguuin lo!" Kata Derian sambil senyum.
Ilana heran dengan sikap Derian. Ilana tau ini bukan sikap Derian. Biasanya cuek.
"Ada apasih sebenernya? Senyum segala, terus sikap nya aneh pula!" Batin Ilana.
"Gue lebay gak yah kayak gini? Gue mau coba memperbaiki keadaan. Mau mencoba sayang sama Ilana." Batin Derian.
Akhirnya mereka pulang bersama dan mampir ke restoran untuk makan malam.
Di restoran.
Ilana dan Derian memesan makanan dan sambil menunggu makanan datang, Derian mulai pembicaraan.
"Lana..." ujar Derian.
"Iya ada apa?" Tanya Ilana.
"Hmm gimana ya ngomong nya... bingung" kata Derian.
"Langsung to the point aja der..."
Derian mulai jujur walaupun ngomongnya sedikit terbata bata.
"Ilana, maafin aku ya, aku selama ini kasar sama kamu, gak menghargai kamu, keras sama kamu, maafin aku ya... sebisa mungkin aku berusaha untuk memperbaiki semua nya... dan aku dari dulu sudah terima kamu jadi istri aku. Tapi aku gengsi buat akuin kamu istri aku di depan semua orang yang kita tidak kenal, cuman beberapa orang yang tau saja tentang kita..." kata Derian.
"Tumben pake aku kamu... yaudah aku ikutan deh... tapi aku mau nanya sama kamu, kamu beneran ikhlas untuk minta maaf? Kamu bilang begini karena aku udah berubah total kan? Kata Ilana tanya balik.
"Enggak kok! Gak sama sekali. Kita bicara dari hati ke hati yaa... Jujur aku mau kenalan sama kamu dari awal ada berita di sekolah bahwa ada siswi pindahan... terus saat aku pulang sekolah, aku suka liat kamu sore sore lagi siram taneman di depan rumah kamu. Pas aku lagi sepedahan, kamu pagi pagi ada di teras baca buku." Kata Derian.
Tiba tiba Derian memegang kedua tangan Ilana.
"Kasih aku kesempatan... kamu mau kan? Aku usahakan untuk kita berdua untuk saling mencintai satu sama lain..." kata Derian.
"Iya aku mau, aku akan bimbing kamu, dan kamu juga bimbing aku kedepannya..." kata Ilana.
Akhirnya mereka tersenyum satu sama lain.
"Selagi kalian bisa bertemu dan membicarakan hal yang ingin kalian ucapkan, maka ucapkanlah. Keluarkan apa yang ada di hati kalian. Karena itulah yang membuat kalian jadi kuat membangun pondasi hubungan." Author Aina.

KAMU SEDANG MEMBACA
PRETTY NERDY
Teen FictionDerian suka gak suka harus terima perjodohan dari orang tua nya. Ilana cewek berkacamata, culun, cuek dengan penampilan bersedia untuk menikah. Apakah Derian bisa jatuh cinta sama Ilana? Pantauin terus cerita ini :). Author: Aina @mualaina Cover Pic...