Kecelakaan

8 1 0
                                    

*Kringgggg.....*

Suara bel berbunyi pulang sekolah. Derian dan Angga berjalan menuju gerbang sekolah, tiba tiba...

*Treetttzzz.... Brukk*

Suara mobil yang rem mendadak dan tertumbur pohon 5 meter jaraknya dari sekolah begitu terlihat langsung oleh Derian.

"Angga! Ada yang kecelakaan! Ayo kita lihat!!!" Kata Derian sambil lari melihat kejadian.

Ternyata kecelakaan itu ada dua orang yang jatuh, pas di balik badannya, wajah Ilana penuh darah dari atas dahi nya dan kacamata pecah.

"Ilanaaa!!" Sontak Derian teriak kaget dan langsung gendong Ilana masuk ke mobil Derian bersama Angga.

Di Ruang UGD. Derian tampak kebingungan harus hubungi siapa untuk beritahu bahwa Ilana kecelakaan. Dokter keluar dari ruang ugd.

"Yang mana ini keluarga Ilana?" Tanya Dokter.

"Maaf dok, kami teman satu sekolah. Kejadiannya dekat sekolah juga. Jadi kami yang bawa." Jawab Derian.

"Oh baik. Tolong telepon orang tua nya Ilana untuk segera beritahu." Kata dokter.

Gak lama Yaya datang berlarian ke arah ruang UGD.

"Aahhh Lanaaa!!! Lana lanaa!!" Teriak Yaya.

"Heyy! Tenang! Udah di ruang ugd!" Kata Angga.

"Yaya coba lo ada nomor hp orang tuanya Ilana gak?" Tanya Derian.

"Gue ada kok! Bentar bentarrr.." ujar Yaya keluar hp dari saku nya.

***

Orang tua nya Ilana datang menghampiri Yaya. Ibunya nangis kebingungan apa yang terjadi dengan Ilana. Ayahnya hanya bisa tenangin Ibunya supaya jangan nangis dan harus tenang.

"Yaya! Kenapa Ilana bisa kecelakaan?" Tanya Ibunya.

"Yaya gak tau tante. Aku tadi belum keluar sekolah, aku tadi ke toilet sebelum keluar gerbang. Terus aku di kasih tau teman lainnya, kalo Ilana kecelakaan dan di bawa mereka berdua ke RS" jawab Yaya sambil nunjuk mereka, Angga dan Derian.

"Tolong jelaskan pada kita semua? Apa yang terjadi?" Tanya Ayahnya Ilana.

"Maaf om, saya Derian. Tadi saya sama Angga, pas keluar gerbang mau ke warung depan sekolah seperti biasa. Terus ada mobil rem mendadak, ketumbur pohon, nabrak Ilana juga. Kami juga kaget om tante." Jawab Derian.

"Yaudah sekarang kita fokus saja ke Ilana." Kata Ibu.

Ceklek... pintu ugd terbuka.

Terlihat ranjang rumah sakit yang membawa Ilana. Terbaring lemah, kepala nya di penuhi perban, dan selang oksigen.

"Lana... ini Ibu nak!" Kata ibu sambil mengusap tangan nya.

"Mohon maaf yaa... kami bawa ke ruang inap dulu pasien nya. Nanti bapak sama ibu boleh masuk hanya keluarga saja." Kata si suster.

Derian melihat Ilana dengan perasaan sedih campur aduk.

"Angga gue pengen liat Lana. Kasian dia." Kata Derian.

"Besok aja. Kan besok libur sekolah. Yuk pulang dah malem!" Kata Angga.

Akhirnya Derian memutuskan untuk pulang dan jenguk Ilana di hari esok.

***

PRETTY NERDYTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang