[JENOXMARK][REVISI]
Mark merasakan hal aneh yang mulai janggal pada kehamilan pertamanya. Rasa aneh itu semakin menjadi saat ia mengetahui satu hal.
JUST FANTASY
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
--- ♤ --- ------ ----- ---- --- -- -
Mark membawa buku itu pergi berjalan menuju ruang tamu berada dengan suasana malam yang gelap dan hanya terdapat cahaya yang datang dari pantulan rembulan melewati jendela besar itu, ia meraih saklar lampu sebelum memilih duduk pada sofa tersebut, ia pun mulai membuka buku tua itu secara perlahan, buku itu cukup tebal nan besar membuat nya sedikit kesulitan.
Mark membuka lembar pertama yang dapat langsung mark lihat sebuah tulisan tangan kuno dengan garis-garis aneh yang menyertainya, ia tentu tak dapat mengetahunya, ia terus saja membacanya dengan teliti walau ia tak begitu tau tentang apa yang tertulis dalam buku tersebut tetapi ada beberapa dari kata nya yang mengunakan bahasa normal yang dapat ia fahami.
Tangan nya terus saja membolak balikan setiap lembaran kertas tersebut sebelum mark berhenti tepat pada halaman dengan nomor 666 yang tertera di buku itu, mark pun membulatkan matanya binggung dengan apa yang sekali lagi ia lihat, tertulis dengan jelas bahwa pada halaman itu memjelaskan tentang bagaimana cara melakukan ritual yang memurutnya sangat persis dengan ritual apa yang di lakukan kedua orang tuanya tersebut pagi tadi.
Terlihat ada nya pun gambar-gambar aneh yang membuat mark tak nyaman melihat nya serta angka-angka aneh yang sama tertulis sangat banyak pada buku itu dan pada akhir nya mark dapat menemukan simbol bintang yang ia cari itu.
Mark berusaha memahami nya, cukup lama pula ia memandang nya membuat secara seketika saja ia merasakan sakit yang luar biasa itu datang kembali menyerang pada perut nya, mark menaru buku itu tepat di samping nya sebelum ia merasa ingin muntah, ia pun mulai bergegas berjalan menuju arah kamar mandi yang berada di lantai bawah ini.
Mark tidak yakin akan kamar mandi yang ia datangi tersebut tetapi jika ia pergi menuju kamar mandi yang berada di makar nya itu pula akan makan banyak waktu lagi teringat jika kini perutnya begitu terasa sakit tak memungkinkan nya akan dapat menaiki tangga tersebut, hal itu membuat mark mau tidak mau pun pada akhir nya memakai kamar mandi tersebut.
Ia merai knop pintu tersebut dan mulai melangkah masuk, mark secara langsung memuntahkan cairan putih dari dalam tubuh nya tersebut untuk beberapa kali sebelum merasa sudah agak membaik mark tak lupa untuk membasuh mulut nya seraya menatap pantulan dirinya dari cemin tua itu.
Bahkan terpangpang dengan jelas bagaimana kini jawah nya yang mulai memucat seakan seperti seseorang yang sudah tak makan tiga hari, entah mengapa selain melihat perubahan warna pada wajah nya mark juga dapat melihat perubahan yang terjadi pada kedua mata nya tersebut, mark dapat melihat kilau merah yang sesekali muncul pada sesaat ia berkedip, membuat mark pun cukup terherankan, dengan cepat ia bergegas pergi.
Mark meningalkan kamar mandi tersebut berjalan masih dengan perut yang sakit ia tidak tau harus apa saat ini tetapi sebelum itu ia mulai teringat dengan buku tersebut ia pun pada akhir nya kembali pergi menuru ruang tamu.