Bab 6 |titipan berujung temu|

513 97 21
                                        

♡|Soraya!|♡

🌼🌼

__________

Soraya menyenderkan diri pada kursi diruang kerjanya. Sudah malam saja ternyata, hingga akhirnya tugas untuk mengevaluasi pemasukan bulanan toko pun telah selesai,ia jadi bisa bebas melakukan aktivitasnya yang lain termasuk membeli beberapa keperluan rumah seperti bahan makanan yang saat ini hampir habis.

"akhirnya.." ujarnya sambil meregangkan otot karena kelamaan duduk.

Lantas ia membereskan segala berkas tak lupa juga menutup laptop yang sempat ia gunakan tadi. Setelah semua selesai,soraya langsung pergi meninggalkan toko yang sudah sepi pegawai karena toko juga sudah tutup satu jam yang lalu.

🌼

Tibalah soraya didalam supermarket untuk membeli beberapa barang yang ia butuhkan malam ini. Saat sedang memilih-milih jeruk yang bagus,ponselnya tiba-tiba berdering.

"juno?" gumamnya melihat nama sang adik dilayar ponsel.

"kenapa?"

"assalamualaikum dulu dong mba" ujarnya dari sebrang sana.

"kita non muslim kalau lo lupa"

juno tertawa "ah iya lupa! maklum kebawa temen" ujarnya masih terbahak.

"kenapa nelpon?! buruan jun,gue lagi milih jeruk nih 🍊" kata soraya sambil terus memilih jeruk dan memasukannya kedalam plastik untuk ditimbang dikasir.

....

"jadi sekarang lo belom dirumah mba?!"

"gue mau nganterin jeevan balik nih! dari sore tadi rewel mulu dia mau ketemu induknya" lanjutnya menenangkan jeevan yang teriak sambil menangis disebrang sana hingga terdengar sampai ketelinga soraya.

soraya terkejut "loh bukannya jeevan pulang bareng jelita? kok bisa sama lo?!" yang ia tahu,setiap jeevan pulang sekolah pasti selalu bersama jelita atau tidur dirumah sendiri sampai ia pulang serta kadang menemuinya ditoko dan berlanjut pulang bersama.

"tadi mba lita bawa jeevan kerumah,karena dia ada urusan sama mas zidan"

"yaudah sekarang jemput gue di Carefive deket toko. gue gak bawa mobil dan bentar lagi selesai. bilang juga ke jeevan jangan nangis lagi nanti bunda buang semua legonya. gituin aja" jelasnya langsung diangguki oleh juno.

"oke mba"

"jeruknya beli dua kilo ya mba,soalnya mas yoga dateng kesini!" ujar juno meminta agar soraya membelikan jeruk lebih untuk sepupunya yang bernama Yoga Pangestu kakak dari Jelita yang datang bertamu kerumahnya sore tadi untuk menangkap ikan nila punya pamannya.

"iya,nanti gue beliin lebih. udah ya" soraya langsung saja mematikan telponnya,melanjutkan kegiatannya yang sempat tertunda dan akhirnya selesai juga. Ia langsung beranjak kekasir guna melakukan pembayaran.

Saat sedang mengantri,wanita paruh baya didepannya seperti ada barang yang ketinggalan hingga lantas berbalik kebelakang. Wanita tersebut terkejut melihat presensi orang yang dikenalnya hingga akhirnya berbicara.

"raya.."

Soraya yang merasa terpanggil lantas menoleh kedepan dan terkejut mendapati mantan mertuanya yang melihat dirinya dengan mata berkaca-kaca.

"ibu?" ujarnya pelan.

Bu Lidya lantas menyingkirkan troli dan memeluknya erat "kamu kemana aja nak,ibu kangen berat sama kamu. sama cucu ibu juga" ujarnya sambil menangis.

Soraya! Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang