(❍ᴥ❍)
"An" panggil Jeffrey
Jeanna berdecak sebal manusia yang satu ini punya banyak nama panggilan untuknya. Seperti Jean, Jeje, Anna, nama panjangnya hanya akan disebut ketika Jeffrey serius saja.
Yang menjengkelkan adalah terkadang nama panggilan itu melenceng dari nama asli Jeanna membuat gadis itu ingin menggeprek wajah Jeffrey saja. Seperti 'Jerry', 'Jubran' bahkan 'boncel'.
Gadis itu menoleh kemudian mata kucing nya mendelik tajam melihat Jeffrey menunjukkan salah satu buku berjudul 'fifty shades of grey'.
"astagaaa haram braderrr" ucap Jeanna
Jeffrey memang jadi menemani Jeanna ke toko buku, tidak mungkin ia membiarkan gadis itu pulang tanpanya. Bisa-bisa sapu rumah akan mama nya layangkan saat dirinya pulang tanpa gadis yang sudah mama nya anggap sebagai anaknya sendiri.
"ga mau?? Bagus kayaknya" tawar Jeffrey membuat Jeanna tidak habis pikir
"gue sih enggak. Kalo lo mau yaudah" gadis berambut hitam dengan panjang sepinggang itu mengambil sebuah novel dengan genre fantasi
Jeffrey kembali meletakkan buku yang ia pegang "lah? Gue kirain beli buku buat belajar"
"ya emang buat belajar! Ga liat gue ambil kamus nih?" jawab Jeanna kesal memperlihatkan kamus tebal bahasa Prancis
Akhir-akhir ini Jeanna memiliki ketertarikan untuk mempelajari bahasa dari negara menara Eiffel itu.
"naik cepet!!"
"iyaaa bentar!" balas Jeanna tak kalah ngegas
"cepetan woy! Udah mendung nih, keburu turun hujan nya, Jean" titah Jeffrey pada Jeanna yang sedang berjalan pelan sambil memasukkan buku ke dalam tas nya
Jeffrey dan Jeanna masih berada di depan toko buku-- lebih tepatnya di tempat motor Jeffrey parkir.
Entah atas doa siapa yang kali ini meminta "langit... Bisakah kau turunkan hujan dengan petir??" nah, sekarang doanya akan segera terkabul karena langit sudah berwarna abu-abu gelap.
Jeffrey menyerahkan helm kepada Jeanna, gadis itu menerimanya lalu setelah memakai helm itu, ia memegang bahu Jeffrey dan langsung naik ke atas motor Jeffrey.
Belum jauh perjalanan mereka dari toko buku, benar saja hujan turun dengan derasanya hingga membuat duo J itu menepi sebuah di halte bus terdekat.
"nahkan, jadi juga turunnya" Jeffrey menyisir rambutnya ke belakang menggunakan jari-jari tangannya setelah membuka helm di kepalanya
Jeanna menatap lesu langit yang jauh dari kata cerah itu, oh ayolah jarak rumah masih lumayan dari sini.
"nih pake, Je"
"lo aja kali yang pake, Jeff" tolak Jeanna dengan tangan yang malah ia julurkan merasakan tetesan air hujan mengenai telapak tangannya dari atap halte itu.
Jeffrey yang melihat itu langsung menarik tangan Jeanna.
"ga usah ngeyel. Kan lo yang gampang flu" Jeffrey melepas hoodie abu-abu nya lalu melemparnya ke arah Jeanna yang untung saja gadis itu cepat tangkap.
Jeanna menggerutu sambil memakai hoodie itu "ck. Gue kalo pake hoodie lo berasa jadi bocil" katanya
Pemuda dengan dimple itu terkekeh melihat tubuh gadis di depannya yang tenggelam karena memakai hoodie miliknya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Together [on going]
RomanceCuma kisah keseharian Jeffrey dan Jeanna yang udah bareng-bareng dari bayi. They said : "no matter what, we are best friend forever" +fakestagram ⚠️cerita ini hanya fiksi [HARAP FOLLOW SEBELUM MEMBACA!] Achievements🎀 #76 bff #108 kpopers #723 best...
![Together [on going]](https://img.wattpad.com/cover/297739716-64-k988303.jpg)