(❍ᴥ❍)
Sumpah deh, hari ini Jeanna lagi gabut pake banget.
Sedari tadi gadis itu bengong memikirkan apa yang harus ia lakukan untuk melawan rasa bosannya.
Dia melirik buku yang tergeletak di atas bantal nya. Buku itu sudah selesai ia baca, setelah menghela nafasnya pelan segera Jeanna mengambil ponselnya dan mulai membuka satu persatu sosmednya.
"Tebak gue siapa"
Gadis itu mendengus ketika seseorang menutup kedua matanya dengan telapak tangan "ganggu deh lo opet"
Si pelaku terkekeh hingga menampakkan dimple nya ketika gadis itu merengut tak suka.
"Kok lo tiba-tiba disini sih?"
Jeffrey menghempaskan tubuhnya begitu saja di kasur dengan ukuran besar itu "kan pintunya kebuka, jadi gue anggep lo ngijinin buat masuk langsung"
"lagian lo fokus banget liatin hp" imbuhnya
Jeffrey melirik aneh gadis itu "Mana senyum-senyum sendiri lagi"
Jeanna kembali pada ponselnya "gue lagi liat video meme"
"Lucu banget kan, liat deh" Jeffrian memundurkan wajahnya ketika si gadis menyodorkan ponsel yang memutar video tepat di depan mukanya
Pemuda itu memberikan ekspresi datarnya "ga lucu"
"Lebih lucu lo sih dimata gue"
"Duh gue emang makhluk ter-lucu, makasi lho Jeffrey " ucapnya dramatis dengan senyum-senyum centilnya
Jeffrian langsung menutup wajah kecil itu dengan bantal yang malah membuat dirinya digeplak oleh Jeanna.
"Jeff, gabut deh.." suara Jeanna yang mengeluh membuat Jeffrian yang tadi menatap langit-langit kamar gadis itu jadi menoleh
"Tumben sampe gabut, kenapa engga main sama trio kwek-kwek lo itu?" Tanyanya
Jeanna menggeplak pelan bibir pemuda itu "enak aja lo katain mereka begitu...ga ada yang online mereka tuh. Udah kaya seleb punya folls 1M aja"
Hening sejenak sebelum gadis dengan rambut terurai itu mengeluarkan suaranya.
"Nge-live yuk" ajaknya
Tanpa menunggu persetujuan manusia di sebelahnya, ia langsung membuka aplikasi Instagram miliknya dan melakukan siaran langsung.
Tak diherankan lagi, baru saja mulai siarannya tapi sudah banyak yang bergabung. Maklum lah Jeanna tuh selebgram walaupun post foto seminggu sekali hm.
Kini kolom komentar live miliknya sudah dipenuhi sapaan serta pertanyaan. Ia membaca satu-satu dan membalasnya.
"Jean tipe cowo lo kaya gimana?"
Dengan yakin Jeanna langsung menjawab nya "yang good looking, good attitude, good rekening"
"Berarti Jeffrey masuk ya?"
"Engga, Jepri mah minus akhlak" lalu ia tertawa
"Jeffrey itu bagi lo apa?"
Jeanna melirik Jeffrey sekilas "Jeffrey itu ibaratnya guardian angel buat gue. Dia bisa jadi seorang sahabat dimana selalu ada buat gue. Dia itu mirip ayah, suka ngomelin gue dan kasi nasihat. Dia itu kaya pacar, selalu ngasih gue perhatian dan peka. Dia itu udah kaya kakak laki-laki, bisa nurutin apapun mau gue semampu nya dia. Lebay banget ngga sih kata-kata gue?" Jeanna tertawa geli mendengar celotehannya sendiri
"Jean kok lo sempurna banget sih? Cantik, gemesin, sexy, pinter, multitalent juga"
"No one is perfect babe, kecuali Tuhan. Lo ngomong gitu karena lo cuma ngeliat sisi baik gue aja"
KAMU SEDANG MEMBACA
Together [on going]
DragosteCuma kisah keseharian Jeffrey dan Jeanna yang udah bareng-bareng dari bayi. They said : "no matter what, we are best friend forever" +fakestagram ⚠️cerita ini hanya fiksi [HARAP FOLLOW SEBELUM MEMBACA!] Achievements🎀 #76 bff #108 kpopers #723 best...
![Together [on going]](https://img.wattpad.com/cover/297739716-64-k988303.jpg)