Ini tentang dia seorang gadis yang mempunyai banyak rahasia dalam hidupnya, gadis cantik yang mempunyai senyum manis dan mata indah yang memikat hati semua lelaki.
Seorang gadis yang selalu dijadikan ratu oleh orang tuanya, namun siapa sangka ia ad...
Cahya masuk ke kamarnya dan bersih bersih, setelah itu ia keluar dari kamar dan ingin pergi ke perpustakaan rumahnya untuk melihat lihat sekalian merapikan buku yang masih bisa dibaca, sebelum ke perpustakaan, ia memanggil bi asih terlebih dahulu untuk menolongNya nanti.
"Bi asih", Panggilnya
"Iya non ada apa?", Tanya bi asih
"Bi temenincahyakeperpustakaan yuk sekalianbuatrapihinbukubuku yang masihbisadipakai"
"Ayok non mari", balas bi asih
Mereka pun pergi ke perpustakaan, sesampainya disana hanya ada pencahayaan lampu yang sangat terang
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Bi selama aku tinggal di australi, perpustakaanininggak ada yang bersihin yah, kokdebubanget", Tanya cahya
Memang benar adanya, perpustakaan ini dibangun saat cahya masih sd, namun sejak masuk smp cahya dipindahkan bunda dan ayahnya untuk sekolah di australi sampai ia menginjak SMA kelas tiga tapi tidak sampai tamat karena bunda dan ayahnya ingin cahya kembali sekolah disini lagi, alhasil cahya pindah sekolah karena permintaan orang tuanya. Semenjak cahya tinggal di Australia, perpustakaan ini jarang ada yang memasukiNya paling tidak hanya petugas kebersihan yang datang satu bulan sekali jadi wajar saja kalo debu.
"Ada kok non yang bersihincumasatu bulan sekalidatangnya", jawab bi asih
Cahya hanya mengangguk anggukan kepalanya dan memilih milih buku yang sudah tidak bisa dibaca lagi untuk dibuang.
Saat sedang asik merapikan buku bukunya, handphone cahya pun berbunyi, dengan cepat cahya mengambilnya dan melihat siapa yang meneleponnya. Tertera jelas nama penelpon yang meneleponnya, siapa lagi jika bukan Bundanya.