"Lo gila, Hah!"
Johnny tidak habis pikir dengan kelakuan dan tindakan yang diambil secara mendadak menurutnya oleh Jaehyun itu. Setelah menyampaikan berita yang tidak terduga itu Jaehyun dimaki habis-habisan oleh Johnny dan Yuta. Ruangan Jaehyun mendadak diselimuti atmosfer panas akibat emosi Yuta dan Johnny yang meluap-luap.
"Lo gak mikirin Jinhee? Setidaknya kalo lo mau nikah, cari cewek lain yang benar-benar sepadan sama lo!" ucap Yuta kepalang emosi.
Jaehyun memijit pelipisnya pening, ia sudah memikirkan kemungkinan seperti ini sebelumnya. Bahkan reaksi Yuta dan Johnny nampak berlebihan, tidak seperti reaksi Jinhee yang seharusnya bereaksi seperti apa yang Yuta dan Johnny tunjukkan.
"Sebuah pernikahan kontrak, apa salahnya? Lagian ini cuman sebatas pekerjaan dan alat pancing." ucap Jaehyun menjelaskan maksud dan tujuannya menikahi Rose yang sebenernya."Gue yakin kalau media tau gue punya istri dan anak dia pasti bakalan keluar. Cepat atau lambat dia pasti menampakkan dirinya di hadapan gue,"
Tapi bukan rencana seperti ini yang Yuta dan Johnny pikirkan. Rencana yang Jaehyun susun sama saja dengan memberinya bom bunuh diri dengan melempar putrinya sebagai umpan. Terlalu banyak kemungkinan dan resiko yang akan terjadi jika sampai orang-orang mengetahui keberadaan Jinhee sebagai putri dari keluarga Jung.
"Terus nasib Jinhee? Kondisi mentalnya, lo gak mikirin itu?"
Yuta tidak peduli jika Rose akan mengalami cedera serius atau traumatik mendalam, tapi ia benar-benar tidak bisa jika itu sampai terjadi pada Jinhee. Gadis itu sudah cukup banyak menderita selama ini dan Yuta tidak mau menambah lagi penderitaannya.
"Dia setuju and she look so fine. Jinhee baik-baik aja dengan keputusan yang gue ambil."
Pria itu rasanya ingin memukuli Jaehyun sekarang juga. Tangannya sudah geram dengan kelakuan Jaehyun yang seenaknya dan tidak mau dibantah itu. Keputusan sebesar ini hanya akan menimbulkan lebih banyak masalah lagi bukan menyelesaikan masalah.
"Lo tau 'kan kalau Jinhee selalu gak baik-baik aja. Lo lupa atau otak lo udah rusak, hah!"
Yuta nampak sudah berada di atas ambang amarahnya. Tatapan matanya sudah dapat menggambarkan dengan jelas bagaimana suasana hati pria itu saat ini. Bahkan Johnny pun dapat dengan jelas merasakan kemarahan yang sudah meluap-luap itu.
"Lo gak tau apa-apa soal Jinhee, gak usah bawa-bawa dia. Kalo lo mau ngebahas soal Rose silahkan, tapi jangan pernah sangkut pautkan sama keadaan mental Jinhee sekarang."
Ekspresi tenang Jaehyun yang sebenarnya membuat Yuta dan Johnny marah. Seolah tidak mau menjelaskan niat tersembunyi-nya untuk menikahi Roseana yang baru saja pria itu kenal beberapa minggu. Bahkan dengan identitas dan asal usulnya yang tidak jelas, bukan diri Jaehyun sekali.
"So, rencana lo apa? Siapa target yang akan dipancing sama umpan lo itu?" ucap Johnny penasaran.
Sebenarnya selain itu masih banyak pertanyaan lain yang harus Johnny tanyakan langsung pada Jaehyun, tapi melihat situasi dan kondisi saat ini ia jadi tidak leluasa untuk menanyakannya.
"Jake Trafiscon."
Satu nama yang tiga tahun lalu pernah memporak-porandakan kehidupan Jaehyun dan Jung's Company selama beberapa bulan. Bahkan hampir membunuh setengah anggota Neoshole karena sebuah kesalahpahaman yang dulu pernah di lakukan oleh mantan pegawai kepercayaan Jaehyun. Hampir semua data-data rahasia Jung's Company berhasil mereka retas, Jaehyun bahkan kehilangan semua pekerjaan yang sudah ada digenggaman-nya.
Pria itu terlihat biasa saja namun mematikan, ia bermain secara halus dan tidak suka terlalu menampakkan dirinya dihadapan lawannya. Bahkan jika itu memungkinkan Jake Trafiscon hanya akan mengawasi dan melemparkan anak panahnya tanpa diketahui oleh siapa pun.
KAMU SEDANG MEMBACA
Big Bos | Jung Jaehyun
Fanfiction[slow update | jaerose ft jaejin] ❝Anda sudah saya peringatkan untuk tidak menyentuh putri saya. Jadi jangan salahkan saya, jika besok anda terkapar di rumah sakit.❞ © sceje 2021
