©Coppyright by Bhitaa_ -2022-
Jangan lupa share dan like kalau habis baca
Besok mo up lagi tapi kalau likenya,
Nggak sampai 50 ya enggak sihh
Hahaha💕
_____________________________________________
Entah kenapa, hari ini perasaan Tamara sedang dalam keadaan baik dan terlihat ceria. Kemarin ia menghabiskan waktunya berdua dengan Shakira melakukan apa saja
"Kenapa sih non? Seneng banget kayanya, dari tadi senyum terus" tanya Bi Inah dengan nada menggoda
Tamara terkekeh kecil "gapapa bi, hari ini lagi seneng aja"
Bi Inah tertawa kecil, pasalnya ini pertama kalinya Tamara kembali sebagai gadis ceria setelah setahun lamanya dia berubah menjadi gadis pendiam, tidak banyak bicara dan hanya menampilkan wajah sedih saja
"Yaudah habisin makanannya, cepet berangkat nanti telat"
Tamara mengangguk mengambil tasnya lalu berpamitan, saat sampai di garasi depan rumahnya ia terkejut dengan kehadiran laki-laki di hadapannya, pasalnya ia tidak mempunyai janji dengannya.
"Ze, ngapain?" tanya Tamara pelan
"Jemput" jawab Zeus
"Hah? Aku dianter sopir"
"Sama gue aja" tanpa menunggu jawaban Zeus sudah lebih dulu menarik pergelangan tangannya membuka pintu penumpang, menaruh telapak tangan untuk melindungi kepala gadis itu
Ia memutari mobil dan segera masuk, sebelum jalan Zeus memasangkan seatbelt terlebih dahulu pada Tamara, gadis itu bingung dengan perlakuan manis laki-laki seram ini
"Ke-kenapa? Kenapa jemput aku?" tanya Tamara menatap penuh pada keturuna Armstrong tersebut
Yang ditanya hanya mengedikkan bahu "pengen aja". Setelah itu ia segera melajukan mobilnya menuju sekolah. Zeus menoleh dan mendapati Tamara memperhatikannya.
"Kenapa?" tanyanya.
Entah kenapa Zeus berbicara selalu menggunakan nada datar dan dingin juga penuh intimidasi jangan lupakan tatapan tajam yang tak pernah hilang.
"Liat kamu nyetir" jawab Tamara pelan
Zeus melirik sekilas dan terkekeh dengan jawab polos itu "Sarapan?" tanya Zeus
"Hah?" Tamara mengernyit kan keningnya tanda tak paham
"Udah sarapan, Tamara?" jelas Zeus
"O-oh udah kok" balas Tamara.
Wait, ini sejak kapan seorang Zeus perhatian pada orang lain? Bukankah ia tidak peduli pada sekitar? Oke, ingatkan Zeus untuk memeriksakan otaknya setelah ini.
***
Kedatangan dua orang membuat heboh satu warga sekolah, bagaimana tidak? Mereka yang mengetahui bahwa selama ini pemuda itu tidak peduli dengan sekitar dan anti dengan perempuan,
Zeus berjalan dengan mengangkat kepala tidak peduli akan bisikan bisikan yang ada, dia juga punya kekuasaan di sekolah ini bahkan sekalipun ia ingin mengganti kepala sekolah pun juga bisa, banyak yang akan berebut posisi tersebut, bagaimana tidak? Kepala sekolah di Adiwiyata ini bahkan sebulan bisa mencapai 15 juta.
Saat akan menaiki tangga Tamara lebih dulu memegang lengan Zeus menariknya pelan dan berbicara
"Ze, jujur, aku nggak nyaman jadi sorotan kaya tadi. Kalau di sekolah kita jadi orang asing aja, oke?"
KAMU SEDANG MEMBACA
TENEBRIS (ON GOING)
Teen Fiction[SEBELUM BACA FOLLOW DULU DONGG, HATI HATI DISINI TEMPAT HALU] Bagi Tamara kehilangan kedua orang tuanya setahun yang lalu adalah mimpi buruk baginya. setahun kehilangan kehangatan keluarga membuat jiwanya mati secara perlahan. Namun, kedatangan Ze...
