©Coppyright by Bhitaa_ -2024-
Tau ngga sih cara menghargai Author itu?
dengan cara vote dan coment.
Karya yang kalian baca dan nikmati ini, nulisnya penuh perjuangan dan usaha :(
______________________________________________
Setelah kejadian di rumah sakit tadi semua sudah kembali, Tamara juga sudah di perbolehkan pulang saat ini mereka ada di parkiran rumah sakit untuk pulang kerumah masing masing.
"Jangan takut, Tamara" ucap Zeus "gue nggak akan ngelukain lo"
Di mobil lain dua orang tidak ada yang membuka suara, pasalnya mereka kembali ke sekolah hanya untuk mengambil tas lalu pulang lagi, gadis itu gugup entah kenapa sedangkan laki-laki di sebelahnya Nampak tenang dan fokus pada jalanan.
Tidak ada yang mau memulai membuka percakapan, karena merasa canggung. Setelah 20 menit akhirnya sampai juga di depan gerbang rumah bercat gold dengan rumah yang megah, gadis itu membuka seatbeltnya sebelum turun ia menolehkan kepalanya.
"Mau mampir dulu?" Shakira menawarkannya
Hades menggeleng lalu mengeluarkan ponsel dan memberikannya pada Shakira, ia tidak paham apa maksudnya "minta nomer kamu" ucap Hades dengan tenang.
Gadis itu tak paham "buat apa?"
"Pendekatan," jawab Hades
Shakira menoleh cepat menatap Hades dengan pandangan bingung "lo to the point banget sih?"
"Jadi? Boleh aku minta?" jawab Hades tak menggubris perkataan barusan
Ia mengambil ponsel milik manusia es itu, gadis itu tak menanggapi serius ucapan Hades siapa tahu kan suatu saat nanti memang ia butuh bantuan laki-laki ini jadi ia bisa menghubunginya
Terlalu positif kamu nak..
Setelah menuliskan nomornya ia mengembalikan ponsel tersebut "nih-" ia membuka seatbelt "makasih udah dianter, masuk dulu"
Laki-laki itu membuka kaca dan mengklakson meninggalkan rumah gadis itu dengan kecepatan sedang.
"Yaampun jantung gue nggak aman," tidak tahu saja Shakira bahwa di dalam mobil Hades tersenyum karena mendapatkan nomor ponsel gadis tersebut.
***
"Zeus" panggil Tamara "ini...perasaan bukan jalan kerumah aku. Kamu mau bawa aku kemana? Kenapa masuk hutan gini?" cemas Tamara
"Mansion gue" balas Tamara.
Ia membawanya ke mansion karena mendapat kabar dari daddy nya bahwa beliau harus pergi ke Eropa tiga hari karena pekerjaan, ia juga mengatakan bahwa tidak bisa membawa sang istri jadilah jadilah dirinya ditugaskan berada di mansion selama sang daddy tidak ada
"Ngapain?" tanya Tamara
"Mommy gue nggak ada yang nemenin daddy ke Eropa dan gue ditugaskan jagain mommy jadi lo," tatap Zeus "--nginep disini selama tiga hari"
Tamara menggeleng dan sudah membuka mulutnya berbicara, "gue nggak suka ditolak, dibantah dan dibohongi" jawabnya cepat.
Saat sampai di depan gerbang yang menjulang tinggi itu Tamara berdecak kagum. Saat sampai di gerbang semua jendela mobil dibuka, lalu beberapa petugas mengelilingi mobil Zeus untuk memeriksanya.
Semua itu tak luput dari pandangan Tamara "mereka ngapain?" tanyanya
"Cek mobil" jawab Zeus
"Buat apa?"
KAMU SEDANG MEMBACA
TENEBRIS (ON GOING)
Teen Fiction[SEBELUM BACA FOLLOW DULU DONGG, HATI HATI DISINI TEMPAT HALU] Bagi Tamara kehilangan kedua orang tuanya setahun yang lalu adalah mimpi buruk baginya. setahun kehilangan kehangatan keluarga membuat jiwanya mati secara perlahan. Namun, kedatangan Ze...
