"woylah Park lu kalah juga sini muka lu"
"Mih, cookies nya mau taro dimana nih?"
"Bby.....cookies nya jangan dimakan semuanya dong, MOMMY COOKIES NYA NAT DIMAKAN BBY SEMUA NIH"
Begitulah keadaan rumah MaxTul saat ini. Pasalnya, komplek Wabisabi dan GMMTV berkumpul semua di rumah MaxTul untuk berlibur. Mungkin juga karena rumah MaxTul dekat dengan pantai dan pastinya biaya ke pantai lebih murah.
"Permisi....paket"
"Paket siapa itu pih?" Tanya Mew kepada Max.
"Papih gatau coba pintunya bukain" jawab Max ke Mew.
"Gausah uncle, biar Bby aja yang buka"
"Makasih ya bby" Perth langsung berjalan menuju pintu rumah untuk membukanya.
Ting nong......
Ting nong.....
"IYA SEBENTAR" teriak Perth.
"DADDYYYY....." Perth langsung memeluk Zee erat dan Zee pun membalas pelukan dari anak gadis kesayangannya. Zee juga mencium pipi Perth dan puncuk kepala Perth untuk melepas rindunya kepada anak gadis kesayangannya itu.
"Kok gak kasih tau kalo udah mau nyampe dad" ucap Perth yang masih memeluk Zee.
"Kalo Daddy kasih tau nanti gak surprise dong" jawab Zee.
"Kangen Daddy banget" ucap Perth sambil memeluk erat Zee. Perth yang terharu pun meneteskan air matanya.
"Gausah nangis dong cantiknya Daddy, Daddy kan udah disini kumpul bareng bby,phi Nat, mommy, sama yang lain" kata Zee seraya menghapus air mata Perth.
"Bby cuma takut kalo Daddy gabakal balik"
"Daddy pasti bakal Balik kok" ucap Zee dengan tangan yang masih mengusap rambut pirang Perth.
"P'Zee ini kopernya mau taro dimana?" Tanya seseorang kepada Zee. Orang itu melihat Perth langsung berlari ke arah Perth dan memegang pipi tembem Perth.
"Ini Perth?? Keponakan aku?? Udah gede sekarang yaa, tambah cantik, tambah gemesin kamu" ucapnya.
"Uncle .... disini??? Kok gak kasih tau bby?"
"Sengaja biar surprise juga buat orang lain" jawabnya.
"Dad kok gak kasih tau kalo uncle .... Bakal kesini?"
"Dia nya juga bilang ke Daddy jangan kasih tau siapa-siapa" jawab Zee.
"Terus itu siapa uncle yang di samping uncle?" Tanya Perth.
"Ohh ini, pacar barunya uncle"
"HAH?? PACAR BARUNYA UNCLE??"
Perth, Zee dan 2 orang baru itu masuk ke dalam rumah. Zee menyuruh orang baru itu untuk tunggu di ruang tamu itu.
"SURPRISE EVERYBODY" teriak Zee. Semua orang yang ada di dalam rumah pun terkejut dengan kehadiran Zee yang secara tiba-tiba.
"HUWOOO....ZEE UDAH NYAMPE" teriak Poppy.
"Welcome home P'Zee"
"Uncle Zee kok makin tampan" Love yang mengucapkan itu pun langsung kena cubitan dari Fiat sang kakak.
"Sadar woy uncle Zee dah ada bini sama anak masih aja mau diembat"
"Yakan cuma muji lho"
"Hai bunny apa kabar?" Zee menghampiri Saint yang sedang duduk di meja makan. Saint menatap Zee tulus menandakan bahwa ia sangatlah rindu kepada Zee.
"Phi, its that you?"
"Iya sayang ini aku" Saint langsung memeluk Zee untuk melepas rindunya kepada sang suami. Gulf yang melihat itu pun tersenyum haru, akhirnya sang ipar tersenyum bahagia kembali.
"Saint kayanya kangen banget ya yang sama Zee sampe gamau dilepas tuh" ucap Tul kepada Max.
"Iya babe sampe gak sadar kalo ada orang tuanya"
"Eh mamih papih, hehehe maaf-maaf Zee gak liat kalian. Zee kan lagi kangen-kangenan sama Saint" jawab Zee. Zee juga memeluk kedua orangtuanya sambil mencium pipi orang tuanya.
"Phi Mew" Mew pun sebagai kakak juga rindu kepada adiknya, Mew juga langsung memeluk Zee dengan erat.
"Ahh...Zee bawa orang kesini bentar ya"
"WOY COK MASUK SINI" teriaknya.
"Wong yang sopan dong di rumah masa iya teriak begitu" Zee sukses terkena tabokan dari sang mamih.
2 orang baru itu pun berjalan masuk ke dalam rumah, semua orang terkejut dengan kehadiran mereka terkhususnya Park.
"S...S..Sse...Seng Wichai?!!!!" Park membulatkan matanya tak percaya apa yang ia lihat.
Seng Wichai, pria yang pernah menghiasi hidup Park selama 2 tahun lalu. Dan pada akhirnya harus berpisah dari Park karena kedua manager mereka tidak setuju. Seng Wichai pun memutuskan untuk menjauh dari Park dan memutuskan semua komunikasi dengannya.
"Hai p'park" sapa Seng kepada Park.
Mark,Max,dan Tommy melirik ke arah Park, mereka menyadari bahwa Park sedari tadi tidak melepaskan tatapannya kepada Seng. Tommy pun menepuk pundak Park dan Park pun tersadar dari tatapannya.
"Hai juga Seng" balasnya.
"Seng??? Sepupu gua yaampun dah lama gak ketemu" ucap Saint. Seng pun menghampiri Saint sambil memeluk Saint.
Seseorang juga tengah berjalan ke arah dalam rumah, dan tersenyum saat melihat semua orang tertuju padanya.
"Billy?? Ini Billy kan?" Tanya Gun tak percaya.
"Iya phi ini Billy" jawab Billy.
"Lho kok disini Bil?"
"Nemenin Seng phi"
"Hah? Maksudnya gimana?" Tanya Krist.
"Iya phi, ini Billy pacar barunya Seng" ucap Seng yang sudah berdiri di samping Billy.
Semua mata tertuju pada Park, Park pun dengan keadaan terkejut melihat ke arah Billy dan Seng. Park hanya bisa tersenyum kepada mereka berdua. Mark yang peka dengan keadaan Park pun menenangkan Park dengan cara mengusap punggung Park.
"P'Park, ayo duduk dulu" kata NuNew seraya menuntun Park untuk duduk di kursi dekat TV. Billy dan Seng berjalan ke arah meja makan yang diisi oleh MaxTul, MewGulf dan juga ZeeSaint.
NuNew yang daritadi mengusap punggung Park untuk menenangkan phi nya itu.
"Phi, gausah dipikirin ya inget lho phi kita disini untuk liburan bukan ngegalau" ucap Nunew.
"Bener tuh p'park, jangan sedih-sedih ya phi" sambung James.
Park hanya bisa menghembuskan nafasnya kasar.
KAMU SEDANG MEMBACA
RAIKANTOPENI GANG = DOMUNDI VERS (FINISHED)
RandomKumpulan kisah absurd tentang kebobrokan para manusia langka. RANK🏅 #1 - SAMMY (15-05-2022) #1 - WABISABI (15-05-2022) #1 - ZEESAINT (10-02-2022) #1 - DOMUNDI (15-02-2021) #1 - ZAINTSEE (1-04-2022) #1 - MARKPERTH (23-09-2022) #2 - MII2 (7-02-2021) ...
