Junkyu menatap jengkel orang yang baru masuk kelas, sedang yang di tatap mengernyitkan dahinya melihat haruto di kursinya.
"Menyingkir, ini tempatku!", itu jihoon berusaha menyingkirkan haruto dengan menarik paksa pergelangan tangannya.
Jihoon kemudian melirik junkyu yang tak menyuarakan apapun, "Hey kim junkyu, suruh anak ini menyingkir, ini tempat ku."
"Kau saja yang menyingkir, tempat duduk di belakang masih kosong, biarkan haruto duduk bersamaku, aku terlalu muak melihat wajahmu", ujarnya to the point membuat jihoon terkejut.
Jihoon mengepalkan kedua tangannya dengan rahang yang mengeras, lalu tersenyum sinis, "Kau sepertinya sudah tau ya, sayang sekali kekasihmu lebih memilihku"
Junkyu melirik sinis dan terkekeh, mata yang biasanya menatap sahabatnya dengan binar kini di gantikan dengan tatapan tajam mengintimidasi "Kau terlalu lapar ternyata sampai mengambil bekasku tck.. kasihan sekali"
Haruto yang sedari tadi diam dengan kedua tangan yang ia lipat tersenyum kecil, melihat jihoon yang tengah menahan amarah adalah hal yang di sukainya saat ini, namun sepertinya tak berselang lama sebab guru pengajar kini memasuki kelas mereka dan jihoon dengan perasaan yang jengkel langsung mendudukkan dirinya di belakang tempat haruto sebelumnya.
***
Junkyu berjalan sendiri menuju parkiran, ia meninggalkan haruto yang masih sibuk dengan urusan alamnya, berpikir ingin cepat pulang dan mengistirahatkan pikirannya namun yang ia dapati di depan sana adalah jihoon dan mashiho yang sedang bermesraan. Sial.
Junkyu menarik nafasnya panjang, ia harus membuktikan bahwa ia baik-baik saja tanpa pemuda yang pernah mengisi hatinya. Ia kemudian berjalan mendekati motornya yang memang terparkir tak jauh dari kedua orang tersebut.
Seakan sadar akan keberadaannya, mashiho berteriak membuat junkyu menghentikan aktivitasnya.
"Kita selesai Kim Junkyu!"
Junkyu berbalik menatap dua orang yang saling merangkul, matanya tak lepas dari tangan jihoon yang bertengger apik di pundak mashiho, dan mashiho yang memeluk pinggang sahabatnya tak kalah erat. Hatinya memanas, tentu saja, walau dulu junkyu terkenal dengan sifat yang suka berganti pasangan namun tidak saat bertemu mashiho, junkyu jatuh pada mashiho, dan dia tidak menolak fakta itu.
Tangannya terkepal melihat jihoon tersenyum mengejek dirinya yang terdiam.
"Aku tidak peduli, justru aku merasa bersyukur bisa lepas darimu, ngomong-ngomong terima kasih pernah menjadi bagianku", ujarnya berusaha tenang.
Namun sepertinya jihoon tak ingin melihat junkyu setenang ini, "Hey kim junkyu, bekasmu ternyata jauh lebih baik, mashiho yang berada di sisiku jauh lebih baik dibanding saat dia bersamamu, ckck.. aku akan menyayangi mashiho lebih dari caramu memperlakukannya, kau benar-benar tidak pantas untuk siapapun"
"Kata siapa?"
Junkyu terkejut saat tangan besar milik haruto kini memeluk pinggangnya erat dan menariknya mendekat hingga badan keduanya benar-benar menempel.
"Kata siapa junkyu tak pantas untuk siapapun? Buktinya dia terlihat cocok bersamaku, bahkan kekasihku ini jauh lebih manis dari orang yang berada di sampingmu park jihoon."
Haruto memang sengaja menekan kata kekasih di kalimatnya tadi, sebenarnya dia sudah melihat semuanya sedari tadi dan dia berusaha mati-matian untuk tidak ikut campur, tapi perkataan jihoon membuatnya naik pitam.
"WOW!" Jihoon menepuk tangannya berkali kali seolah terkejut, lalu menatap junkyu dan haruto tak percaya.
"Ternyata kalian tak ada bedanya" sarkasnya.
Haruto terkekeh, "Tentu saja berbeda, kaukan perebut"
Wajah jihoon memerah, ia kemudian berjalan maju ingin memukul haruto namun suara junkyu manjadi penengah keduanya.
"Jangan sekali-kali melayangkan tangan kotormu pada kekasihku Park Jihoon!"
Mashiho terdiam, ia menatap junkyu tak percaya, ia fikir haruto hanya bermain-main dengan ucapannya tapi melihat junkyu tak mengelak dan malah justru mengiyakan membuatnya merasa tak senang.
"Aku tidak percaya kau dan haruto adalah pasanga-"
Cup
"Dia kekasihku"
To be continued...
Hai haloo >< , akhirnya aku bisa update lagi, oh iya aku kan lagi ada ide cerita buat book harukyu nanti, kalian suka bahasa formal atau informal? Anw panggil aku kak odaa aja ya, jangan author hehe..
KAMU SEDANG MEMBACA
DOMINAN ; harukyu.
FanfictionJunkyu sempat begitu yakin bahwa dia adalah satu-satunya dominan yang cukup populer di sekolahnya, wajah tampan dengan tubuh bak model papan atas menjadi nilai penting bagi dirinya.. terbukti dengan ia yang berhasil memacari mashiho yang terkenal lu...
