CB Istri Pilihan Nenek untuk sementara tidak up dulu ya 😊. nanti tak tamat in
PU
Putri Sekar Ayu (Putri)
Hari Al Fatih Bagaskara (Hari)
Rahma (Ibu Putri)
Maya Bagaskara (Mami Hari)
Wahyu Bagaskara (Papi Hari)
Amelia Bagaskara (Kakak Hari)
Untuk pe...
Sampai di rumah Hari, Putri dan Ibu langsung turun dari mobil Supir : Non, Bu saya langsung pamit Rahma : nggak mampir dulu pak Supir : nggak Bu terimakasih, mari non Bu. Assalamualaikum Putri & Ibu : wa'alaikumsalam Setelah supir Mami Hari pulang Putri dan ibu masuk Putri & Ibu : assalamualaikum Bik Ijah : wa'alaikumsalam mbak Putri Bu Rahma Putri : Bang Hari belum pulang Bu Ijah? Bik Ijah : belum Mbak Putri : Abang tadi nggak pesan apa-apa sama Bu Ijah Bik Ijah : nggak Mbak, kalau begitu saya permisi dulu mbak Putri Bu Rahma Putri & ibu : iya Bu Ijah Bik Ijah pergi ke belakang Rahma : sayang Ibu istirahat dulu ya Putri : iya Bu 😊 Putri nitip tas Putri ya Bu bawa ke kamar (memberikan tas nya ke Ibu) Rahma : iya sayang 😊 Ibu pergi ke kamar istirahat, Putri pergi ke ruang makan, Putri memindahkan makanan yang iya bawa dari rumah Mami Hari ke piring Putri : selesai juga Tiba-tiba ada yang menutup mata Putri. Putri meraba tangan yang menutup matanya Putri : Bang Hari Hari membuka tangannya yang menutup mata Putri Hari : kamu kok tau kalau Abang yang menutup mata kamu Putri : ya tau lah bang 😊 masa sama calon suami sendiri nggak mengenalinya Hari : wih enak banget makanannya (mata Hari berbinar-binar melihat makanan yang sudah tertata rapi di meja makan, masakan calon istrinya) Hari duduk Hari : Abang laper Put (senyum manis) Putri : manis sekali sih senyum nya Hari : mau lagi nih (Hari tersenyum manis) Putri membalas senyum manis juga Putri : mau bersih-bersih dulu apa mau makan dulu bang? Hari : mau makan Abang laper sayang Dengan sigap Putri mengambil makanan untuk Hari Hari : terimakasih sayang Putri : sama-sama Bang Hari : kok Abang Putri : maaf, iya sayang ku 😊 Hari : nah gitu dong, oh ya Abang kok nggak lihat Ibu, Ibu dimana? Putri : ibu istirahat di kamar bang Hari : oh, kamu makan ya temenin Abang makan Putri : iya bang Harput makan siang berdua, selesai makan Hari membantu Putri nyuci piring dan gelas kotor, selesai nyuci piring dan gelas Harput pergi ke kamar nya masing-masing
PERCEPAT 3 bulan kemudian, dimana esok adalah hari bahagia Harput, besok akad nikah sekaligus resepsi pernikahan, akad nikah dan resepsi pernikahan yang diadakan di kampung halaman Putri. Hari, Putri, Bu Rahma, Papi dan Mami Hari seminggu sebelumnya pergi rumah Putri dan ibunya untuk menyiapkan semuanya, sedangkan Kak Amel dan suaminya tidak bisa datang karena pekerjaan di luar negeri, Hari sangat sedih karena di hari bahagia nya kakak tercinta tidak datang Tenda pernikahan sudah dipasang di rumah Putri.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Tenda Pernikahan di Rumah Putri
Hari dan Papi Mami tinggal di rumah sewa. Maya : Mami tau perasaan Adek, di hari bahagia Adek kakak nggak datang, tapi do'a kakak selalu menyertai Adek Hari : iya mi, tapi Hari pengen semuanya kumpul mi Wahyu : tadi kakak ngabarin Papi dek, setelah selesai pekerjaan nya kakak langsung pulang Hari : tapi kapan Pi? (Matanya berkaca-kaca) Wahyu : kemungkinan 2 atau 3 Minggu lagi dek, kakak sama suaminya sudah terikat kontrak dek, kalau kakak dan suaminya melanggar nya mereka akan didenda Maya : Adek jangan sedih ya, ada Mami dan Papi disini Hari : iya mi
Di rumah Bu Rahma semua orang sibuk masing-masing, ada yang buat kue, masak buat diantar ke tetangga, ada yang ngupas bawang merah bawang putih, ada yang goreng-gorengan dll, hajatan di kampung semua tetangga saling membantu sama lain KAMAR PUTRI Perasaan Putri campur aduk, senang, bahagia, deg deg an karena sebentar lagi dia akan menjadi istri dari Pak Hari CEO MUDA yang banyak membantu Putri dan Ibunya, Putri menyebutnya malaikat penolong Putri dan Ibu Putri : ya Allah lancarkanlah akad nikah dan resepsi Putri dan Bang Hari besok ya Allah aamiin 🤲 Ibu masuk ke kamar Putri Rahma : sayang (duduk di kasur) Putri : iya Bu 😊. Bu terimakasih karena ibu sudah melahirkan putri ke dunia ini, ibu merawat Putri menjaga Putri dari lahir sampai sekarang, maafin Putri ya Bu kalau Putri banyak salah sama Ibu Putri memeluk ibunya, Bu Rahma membalas pelukan anaknya Rahma : sayang itu sudah menjadi tugas Ibu dan almarhum Ayah menjaga dan merawat Putri, Ibu bangga punya anak seperti Putri, Putri gadis yang kuat, Putri anak yang mandiri, Putri nggak punya salah sama Ibu sayang, Ibu sayang banget sama Putri Putri : Putri juga sayang banget sama Ibu (Putri menangis dipelukan ibunya) Rahma : menangis lah sayang jika itu membuat mu lega Beberapa menit kemudian Putri dan ibunya melepaskan pelukannya Rahma : besok hari bahagia kamu sayang 😊 Putri : iya Bu 😊 do'a kan semua lancar besok ya Bu Rahma : iya sayang Hari : bang Hari, Mami dan Papi sudah dianter in makanan kan Bu? Rahma : sudah Sayang, Ibu tinggal ya, kamu istirahat saja Putri : iya Bu 😊 Ibu Keluar dari kamar Putri