Sudah tak menangis, jadwal kunjunganpun tiba, Berkali-kali WA ustadz Bintang, untuk menyampaikan bahwa saya menunggu dilantai dua mesjid, tiba-tiba terlihat jelas sosok kurus, bercelana training kegedean, kaos bolong dilengan kanannya, tiba-tiba" Bunda". Tidak bicara tidak bergerak, pelukan erat itu menandakan ingin melepas rindu yang tersimpan, aku cium kepalanya AA berkali-kali. Mereda seketika " Gimana Kk dan BB bun? "Ah ternyata sama, mereka saling rindu, Kita bertiga nangis terus, inget terus, AA gimana? betah? " " Betah, bun" . Alhamdulilah, Aku yakin AA betah dipondok karena pilihan hatinya, mantap dengan pilihanya, aku kaget dengan matanya yang merah, " Mata AA kenapa? " " Ada anak bangka sakit mata, bikin sakit semua bun, menular kan" . Hmmm difikir AA banyak menangis mata sembab tapi badanya terlihat kurus, .....ngga tega rasanya. Bibirnya sedikit terkelupas, pecah-pecah, Ahhhh...bingung harus bagaimana??? Kuberikan makanan, jus dan semua yang kupegang, namun " AA harus baris bun dan siap-siap shalat Ashar" Ahhh disiplinya tidak berubah. mentaati aturan, menghormati perintah yang ada. Alhamdulillah Ya Allah tak sulit mendidik AA, terbiasa mandiri dirumah. " Baju mau dilaundry? " " Tidak usah " Yang nyuci? " Mengacungkan jempol ke dada, Hmmm.....Masha Allah.
" Bun Kenapa gak kemarin, ada ekspo AA mau ikut ekskul uang AA sisa 5000, harus nunggu tahun depan bun" Kecewa sepertinya.
" Bun AA pergi lagi ya, tunggu dibawah mesjid ya".Suara telpon dari Mr Amir, tutor Bahasa Inggris diinstansiku yang harus aku serahkan ke Cilegon, menuntut supaya cepat-cepat sampai, diberikan penjelasan dua kalipun tak faham, Tidak mudah menjadi Ayah, Ibu sekaligus Pimpinan, namun obat lelah itu hanya bersyukur dan menjalaninya dengan suka cita.
Ku WA ustadz bintang berpamitan karena harus kecilegon, kusampaikan ke wali kekas, Ustadz Ibnu untuk mengarahkan AA ikut ekskul, dan cussss........antar Mr A kecilegon, 6 jam pulang pergi, jam 12 malam aku sudah dibogor kembali.
Sudah 75% worriedku perlahan menghilang, Pesantren tempat menimba ilmu, ikhlaskan dan titipkan pada Allah dengan do'a.

KAMU SEDANG MEMBACA
Tears for Heaven
General FictionAir mata pada umumnya memiliki makna Cinta, bukan kesedihan, lalu ketika berduka mengapa menangis? bukan menangis tapi merasa hilang cinta kita,..........yang tidak menangis apakah tak punya cinta??... justru cinta dan air matanya disimpan dibagian...