'Mencintai kalian adalah tugas utamaku untuk terus bertahan didunia ini. Namun takdir menuntutku untuk menjauh dari kalian karena sebuah alasan yang menyakitkan.' Choi Jisoo
'Apa kau tidak menyayangi kami sedikitpun sebagai adikmu? Kau bahkan tidak...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
'Kebenaran!'
Happy Reading...
...
Setelah sang kakak tertidur. Lisa turun dari blankar sang kakak. Membenarkan posisi tidur Jisoo yang tadinya miring menghadap kearahnya, menjadi tidur telentang. Kernyitan itu masih muncul sesekali dikening sang kakak. Lisa yakin, didalam mimpinya Jisoo masih disiksa oleh rasa sakit itu.
Cups...
Lisa kembali melayangkan kecupan hangatnya dikening sang kakak. Membenarkan selimut Jisoo sebatas dada agar dia tidak kedinginan. Setelah dirasa Jisoo sudah nyaman dengan tidurnya, Lisa segera mendekat kearah dua kakaknya yang tengah sibuk mengurus pekerjaan masing-masing lewat ponsel mereka.
Bruk...
Lisa duduk disebelah kiri Rose, menjadikan gadis tupai itu duduk ditengah-tengah dirinya dan Jennie yang masih sibuk dengan ponselnya. Lisa menyandarkan kepalanya dipundak sang kakak, ikut melihat apa yang tengah dilakukan oleh kakak ketiganya itu dengan ponselnya. Dapat Lisa lihat, Rose tengah mengirim beberapa gambar hasil design nya pada beberapa client nya.
“Eonnie..”
“Hemm?” Rose hanya menjawab panggilan sang adik hanya dengan deheman saja.