Ch. 19 | Weldam Putsch

241 37 10
                                        

13 November 1430, Weldam.

Udara dingin di malam hari yang menusuk tulang, sinar rembulan berusaha untuk menyinari setiap sudut Kota Weldam.

Empat orang prajurit Leibgarde terlihat sedang berjaga di depan pintu balai kota Weldam.

Prajurit 1 : "Hahhh... Setiap malam selalu begini, kapan mereka akan datang?"

Prajurit 2 : "Hey bersabarlah, tak akan lama lagi mereka akan tiba dan mengacak-acak kota ini, hehe itu pasti akan menyenangkan."

*Zwuush....... Zleb
Dua busur anak panah melesat dan menancal tepat di batang leher bagian depan kedua Prajurit itu, mereka terjatuh dan sontak membuat dua lainnya terkejut.

Prajurit 3 : "HAAH, apa yang terjadi?"

Prajurit 4 : "Woi, kenapa kalian?"

*Jleb
Hingga tombak menembus perus mereka berdua dari belakang, mereka bertatapan satu sama lain dengan mata yang terbuka lebar, melihat kearah bawah dimana sebuah batang tombak telah muncul dari perut mereka.

*Slash
Kedua tombak itu ditarik kebelakang dan kedua Prajurit itu terjatuh tak berdaya.

Kedua orang yang menusuk para Prajurit menyeret jasad mereka kedalam semak semak, dan pergi begitu saja menuju ke pintu gerbang.

Dengan kunci yang mereka ambil dari Prajurit Leibgarde yang mereka bunuh, mereka membuka gerbang dan masuk kedalam hingga berada tepat di depan pintu balai desa.

Mereka menunggu hingga datang sekelompok orang lagi yang datang menghampiri mereka.

Orang itu adalah Gerrin dan Prajurit militer lainnya.

Gerrin : "Kalian dapatkan kuncinya?"

Manfred : "Siap pak, kunci telah diamankan."

Gerrin : "Bagaimana dengan Prajurit lainnya yang berada di sekitar taman?"

Norman : "Siap pak, semua telah dilumpuhkan."

Gerrin : "Bagus, sekarang buka pintu nya dan hajar mereka dengan cepat."

Prajurit : ""Siap pak!""

*Cklek
Pintu terbuka, para prajurit langsung berlari masuk dan menikam Leibgarde yang berada di dalam balai desa.

Gerrin dan kelompoknya berlari menuju ruangan Walikota, sesampai mereka didepan pintu ruangan, mereka langsung mendobrak pintu nya.

*Brakk
Pintu terbuka, tak disangka Walikota dan beberapa penjaganya sudah bersiaga dan memberikan serangan kejutan.

Leibgarde : "Hyaahhhh"

*Ting! ting!
Pedang pedang saling berbenturan, terjadi pertarungan kecil di ruangan itu.

Walikota Egmont : "Itu dia, habisi mereka!"

Gerrin langsung mengambil celah dan berlari menuju Walikota Egmont.

*Slash
Gerrin melancarkan serangannya, sebuah tebasan pedang mentah mengenai tubuh Walikota yang tanpa pelindung.

Walikota Egmont : "ARRRGGGHHH"

Walikota Egmont terjatuh tak berdaya, sedangkan para penjaganya akhirnya juga ikut dilumpuhkan.

Gerrin berjongkok dan memeriksa Walikota Egmont.

Gerrin : "Hmm, dia mati."

Gerrin : "Ambil kepalanya, mari kita menyusul yang lainnya."

Prajurit : ""Siap pak!""

Sementara itu, Mansion Count Alden.

Hal yang sama terjadi di kediaman Penguasa Kota Weldam, Count Alden. Mansion itu berhasil diamankan dan pasukan yang dipimpin oleh Oswyn dan Adolf berhasil menangkap Count Alden hidup-hidup.

Führer : In Another WorldCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang