"Halo Jungkook" sapa Jimin begitu ponselnya menyentuh telinga, sembari tatapannya melirik Yoongi yang sedang berdiri cemas di ujung ranjang. Yoongi sudah memberitahunya jika Jungkook berada di luar apartemen mereka saat ini.
"Halo Jimin, sepertinya kau salah kasih alamat apartemen. Aku mendatangi apartemenmu tapi yang buka orang lain. Cewek... Baru bangun tidur pula"
Jimin meringis mendengarkan ocehan Jungkook di seberang telpon, matanya turut memperhatikan penampilan Yoongi yang memang terlihat berantakan khas bangun tidur persis seperti penjelasan Jungkook. Lidahnya sudah kelu ingin menjawab jujur tapi sepertinya situasinya sedang tidak memungkinkan.
"Ah iya benar... Maaf Jungkook. Aku salah kasih alamat. Nanti ku kirimi lagi. Atau kau bisa datang langsung ke rumah mama. Nanti ku susul, sekarang aku lagi di kantor agensi, atau kau mau nyusul ke sini?" balas Jimin beralasan, entahlah dia juga tidak tahu apa yang sudah asal ia lontarkan itu. Alamat siapa yang akan di berikannya nanti? Lalu apa? Menyusul ke kantor agensi? Bodoh... Dia saja sendiri masih di atas ranjang.
Sepersekian detik hening terdengar setelahnya, mungkin Jungkook sedang berpikir disana.
"Hmm... Sepertinya nanti malam saja aku berkunjung ke rumahmu bersama Taehyung sekalian menyapa om dan tante"
Sontak saja Jimin menghembuskan nafas lega mendengar jawaban Jungkook "Ok... Nanti malam aku akan pulang ke rumah, kabari jika sudah sampai ya"
Jimin mematikan sambungan telpon setelah Jungkook mengiyakan pesannya di akhir panggilan, tngannya mengusap wajahnya lega, hampir saja batinnya.
Yoongi yang sedari tadi cemas memperhatikan langsung saja meluruhkan tubuhnya di atas ranjang begitu Jimin menaruh kembali ponselnya.
"Syukurlah...." lirihnya ikut merasa lega "Aku malas jika harus ada drama di pagi hari"
Masih ingat dia betapa canggungnya membuat kebohongan semalam bersama Namjoon. Yoongi belum siap jika harus mengarang-ngarang cerita kebohongan lagi.
Padahal dari tempatnya Jimin memandang sendu Yoongi yang tergeletak di ujung kakinya.
Yoongi istri sahnya kenapa dia tidak bisa memperkenalkan bahkan pada sahabat terdekatnya. Kenapa pula harus sembunyi-sembunyi seperti ini? Mungkin Yoongi merasa lega karena status mereka belum ketahuan tapi Jimin justru kasihan kepada istrinya, biat bagaimanapun Yoongi butuh pengakuan sebagai istrinya.
Sepertinya Jimin harus mempertimbangkan cara untuk mengumumkan kepada publik status pernikahannya bersama Yoongi, agar situasi seperti ini tidak terulang lagi.
*
"Bagaimana?" tanya Taehyung tepat setelah Jungkook menutup panggil telponnya dengan Jimin. Mereka berdua masih berdiri di depan pintu apartemen Jimin.
Jungkook hanya mengangkat bahu acuh "Jimin bilang dia memang salah kasih alamat"
Taehyung mengerutkan dahi berpikir, memangnya ada ya orang yang tidak sengaja salah memberikan alamatnya sendiri.
"Aneh kan?" tanya Jungkook menebak raut terganggu Taehyung dan Taehyung juga mengangguk setuju.
"Ya sudah lah... Dia meminta kita bertemu di rumahnya saja nanti malam sekalian mengunjungi om dan tante. Sudah lama kan gak ketemu mereka"
Taehyung kembali mengangguk setuju, lalu tanpa menunggu lebih lama dia menggandeng Jungkook untuk meninggalkan apartemen yang mereka sangka milik Jimin ternyata bukan, padahal sebenarnya memang benar iya.
KAMU SEDANG MEMBACA
My Superstar Husband
Fanfiction[MinYoon GS] Dijodohkan dengan bintang top terkenal yang lagi naik daun Min Yoongi tidak bisa mengelak. Park Jimin jelmaan pria tampan yang mempesona sedikit demi sedikit menjadi penghuni tetap hatinya. * Bahasa baku non baku
