Bismillah..sa
Happy Reading.
"Kenapa lo cari gue?" Tanya Sandrinna, tepat berdiri di belakang Flavio dan Aqeela
"San, gue minta maaf! Atas semua kelakuan gue selama ini. Please! Lo maafin gue ya!" Pinta Flavio, sembari berlutut di hadapan Sandrinna
"Iya San, gue juga minta maaf sama lo. Selama ini gue udah jahat banget sama lo. Bahkan gue benci sama lo tanpa alasan. Lo maukan maafin gue San" sambung Aqeela, yang ikut berlutut dihadapan Sandrinna.
"Ck! Udah San, jangan dengerin dia. Paling juga dia minta maafnya karena terpaksa" ucap Grace, seraya menarik tangan Sandrinna
"Bener tuh kata Grace, San. Lo jangan mau terpengaruh sama omongan mereka, paling mereka minta maafnya, karena ada maksud lain" sambung Alifa
"Enggak San, gue sama Aqeela, beneran serius mau minta maaf, sama lo. Please! Maafin kita San" melas Flavio
"San, gue percaya lo bisa ngambil keputusan yang baik untuk semuanya" ucap Clarice, bijak sedangkan para lelaki hanya diam dan enggan untuk ikut campur, terkecuali keadaan yang memang darurat, untuk teman-teman yang lain
"San, please! Maafin kita" melas Aqeela
"Vio, Aqeela?," Panggil Sandrinna, seraya ikut berjongkok, lalu menarik tangan keduanya untuk berdiri bersama "gue udah maafin kalian sebelum kalian berdua minta maaf.." ucap Sandrinna, terhenti
"San, elo kok mau maafin mereka sih? Kalau mereka nyakitin elo lagi gimana?" Ucap Grace, khawatir
"Iya San, emang elo udah yakin, mau maafin mereka?" Timpal Alifa
"San, bilang sama gue? Kalau elo nggak lagi diancam kan sama mereka? Kalau iya, lo bilang aja sama gue, biar gue hajar mereka berdua ini di hadapan lo langsung" Tanya Ratu, seraya menatap horor ke arah Aqeela dan Flavio
"Guys! Udah stop!," lerai Sandrinna, sontak membuat semua teman-temannya menatapnya penuh tanda tanya "guys! Dengerin gue, nggak semua kejahatan itu harus dibalas dengan kejahatan. And ya, untuk masalah mereka tulus atau enggak? Itu terserah mereka. Kalau pun mereka memang benar-benar niatnya tulus, ya kita syukuri tapi jika tidak? Mereka sendiri yang akan menanggung karmanya" jelas Sandrinna, memberikan nasehat
"Tapi San?" Ucap Ratu, terhenti
"Gue tahu kalian ngekhawatirin gue, dan gue hargain itu. Tapi tolong hargain juga keputusan gue, buat mereka berdua" pinta Sandrinna
"Ya udah deh San, kalau itu sudah jadi keputusan lo. Kita semua ngikut aja" pasrah Alifa
"Makasih ya guys! Kalian sudah mau ngertiin keputusan gue" ucap Sandrinna, terharu
"Jadi San, lo mau maafin kita berduakan?" Tanya Aqeela
"Iya gue maafin kalian berdua dan gue harap permintaan maaf kalian itu tulus. Karena jika kalian hanya main-main, sorry! gue nggak akan bisa lagi maafin kalian" ucap Sandrinna, tegas
"Makasih San. Elo memang teman yang baik. Kita janji, nggak akan nyia-nyiain kesempatan yang sudah lo kasih buat kita. Guys! Gue juga mau minta maaf sama kalian semua, tolong maafin gue sama Aqeela, ya!" Ucap Flavio, tulus
KAMU SEDANG MEMBACA
Dia Milikku.
Teen FictionBismillah, Assalamu'alaikum. Hy guys! selamat datang, kembali di cerita absurd terbaruku yaitu "DIA MILIKKU" Disini menceritakan tentang dua sejoli yang hidup kembali dengan sosok baru atau lebih tepatnya reingkarnasi. kehidupan dan kisah Cinta Fahr...
