FAnJA 04✨

4 3 3
                                        

Absen dulu kalian dari mana aja nih?

Jangan lupa pencet tombol bintang ya🤗

💗💗

Selamat membaca!!!

🐌🐌


Pagi ini di kediaman keluarga Manggala dihebohkan dengan suara seorang anak laki-laki yang usiannya 3thn ia bernama Aksa dwi Manggala,bocah itu sibuk memarahi abangnya yang kalau tidur itu susah banget di bangunin.

"Abang tuh ya kayo uda mayam itu tidul bukan maen hp campe layut mayam gitu, jadinya ginikan abang keciangan pelgi cekoyahnya" omel bocah itu pada abangnya karena dari tadi dia menyaksikan bundanya memarahi sang abang

"Berisik lo cil udah kayak bunda aja tuh mulut" ucap Alfa melirik bundanya

Siska yang mendengar ucapan anak sulung nya itu langsung mempelototi matanya sambil mengambil kan sarapan untuk suami tercinta

"Bang jangan bicara gitu nanti diamuk bunda lagi loh" ucap arya selaku kepala keluarga
"Tuh abang dengal kan apa yang ayah biyang"serobot bocah itu yang membuat Alfa semakin gemas melihatnya

"Bun,yah Afa pamit sekolah dulu ya! Assalamu'alaikum" pamit Alfa sambil menyalami kedua orang tuanya,tak lupa Alfa mencubit pipi gembul aksa

"Awwwww pipi aca cakit tauk! abang cubit-cubit teyuss nanti kayo pipi aca yepas gimana? Huwaaaaa bunda bang afa jahatin aca yagii..tangis bocah cadel bitu mengadu pada sang ibu

"Abang sana berangkat jangan di jahilin terus adiknya" ucap siska memarahi Alfa

"Iya iya bun Alfa pamit ya" ia pun keluar menuju garasi dan menaiki motor hitam kesayangannya lalu berangkat menuju ke sekolah dengan kecepatan sedang

🐌🐌

Sekolah yang masih terlihat sepi karena jam masih menunjukkan pukul 06.00 pagi Senja sudah berada di sekolah, ia berjalan menuju kelas sambil bersenandung kecil,karena keadaan sekolah yang masih sepi Senja merasa begitu tenang.
Sampainya di kelas Senja langsung merebahkan kepalanya kemeja lalu menuju ke alam mimpi

-------------

Di parkiran Alfa menggerutu karena ia merasa telah di bohongi oleh bunda dan adiknya yang mengatakan kalau ia sudah kesiangan yang nyatanya sekolah masih terlihat sepi

"Gue pikir kenapaa jalanan Jakarta sepi eh taunya gue yang kepagian, awas aja lo cil gue bakal bales dendam"ucap Alfa kesal karena telah merasa di bohongi oleh Aska dan bundanya

Ketika telah sampai di kelas yang masih sepi Alfa di kejutkan dengan sosok perempuan yang sedang tertidur di atas meja

"Eh ngapain tuh bocah pagi-pagi dah tiduran aja atau mungkin dia ga pulang ya semalam"monolog Alfa seraya memperhatikan Senja yang tertidur pulas

Tanpa pikir panjang Alfa pun duduk disamping senja dan meneliti setiap inci wajah senja tanpa ia sadari ternyata Senja telah bangun dari tidurnya

Plak~
Senja menggeplak kepala Alfa dengan tangannya sangking kagetnya melihat kehadiran Alfa yang berada di sampingnya

"Duhhh apa-apaan lu main pukul-pukul aja sakit tau"ucap Alfa yg sambil mengusap bagian yang di pukul oleh Senja ."ngapain lu lihatin gue segitunya" bales Senja tak mau di salahkan

"Gua tuh tadi ngeliat ada nyamuk di jidat lo tapi udah terlanjur terbang"bela Alfa
"Lah bohong lo! Pasti lu mau ngambil kesempatan dalam kesempitan kan" tuduh Senja
Alfa merasa tidak terima dengan perkataan senja pun menjawab"ga ada untungnya gue ngambil kesempatan dari lo, dasar kepedean" Alfa melangkah menuju ketempat duduknya ga bakal kelar-kelar kalau Alfa berdebat dengan Senja

Kelas yang tadinya hanya ada mereka berdua kini sudah terlihat ramai, Vivi yang datang bersama Zidan langsung mendarat kan bokongnya di sebelah Senja tanpa permisi ia langsung curhat kepada Senja tentang apa yang terjadi pada dia dan Zidan

"Senja tau gak tadi pas aku di bonceng Zidan hampir aja tuh nyungsep ke selokan, mana Zidan kalau bawa motor udah kayak orang kesetanan" adu Vivi yang di bales kekehan dari Senja

"Lo senang kan bisa peluk gue"ucap Zidan sambil menaik turunkan alisnya

Vivi yang kesal tak mau membalas perkataan Zidan karena ia merasa kalau Zidan itu senang atas ketakutannya tadi

"Kasian pacar lo, masa lo tega gituin dia sih"goda Alfa yang di hadiahi tatapan maut oleh Vivi

Guru yang mengajar pun masuk ke dalam, kelas yang tadinya kayak pasar mendadak hening.siswa siswi yang tadinya berisik akhirnya mendesah kecewa karena dari tadi mereka mengharapkan jamkos

"Sekarang bapak akan memberikan tugas kelompok masing kelompok beranggotakan 4 orang "ucap pak yunus selaku guru biologi
"Kelompoknya pilih sendiri atau bapak uang nentuin"tanya dimas selaku ketua kelas IPA 1
"Kelompoknya bebas kalian yang nentuin,ya g bapak tahi setiap kelompok berisikan 4 orang ngga lebih! mengerti?"
"Mengeti pak" jawab semua murid dengan serentak

"Pokoknya kita berempat harus satu kelompok ga ada penolakan" ucap zidan tanpa ingin di bantan
"Hmm" deheman tersebut di keluarkan dari mulut Senja Alfa dan Vivi

🐌🐌

Di kamarnya Senja sedang sibuk mengerjakan tugas-tugas sekolah yang bakal dikumpulkan esok hari,ketika semua tugasnya sudah selesai Senja berjalan menuju kasur dan langsung merebahkan diri ke atasnya

Ting...
denting ponsel Senja berbunyi menandakan ada pesan masuk di dalamnya.langsung saja Senja melihatnya ternyata ada pesan dari teman-teman satu kelompoknya bisa di bilang dengan teman-teman dekat nya karena mereka berempat selalu ngumpul dimana pun berada seperti kantin lapangan itu semua karena Vivi dan Zidan, Alfa dan Senja hanya mengikuti mereka yah Alfa hanya dekat sama Zidan begitu pula dengan Senja yang hanya berteman dengan Vivi.kalau kata anak-anak lain mah Senja itu nyeremin padahal nyatanya mah ngga mereka nya aja yang belum dekat bisa dibilang mereka semu menghindari Senja

Kelompok biologi🐒
Alfa,Vivi,Zidan,Anda

Vivi
Wih zidan gercep juga ya

Zidan
Emang lu yang lamban ke siput

Vivi
Kok zidan nyebelin sihh

Zidan
Emang! Kata siapa kalau gue ini ngangenin

Alfa
Biasanya ya yang sering ribut gini besoknya langsung nikah

Vivi
Alfa tau dari mana?

Anda
Kata nenek gue juga gitu sih vi

Zidan
Emang lu mau nikah ama gua vi?

Alfa
Gas aja vi kalau ama zidan mah tar lu di beliin eskrim langsung dgn pabrik²nya

Anda
Jangan lupa bagi gue ya vi , kalau ngga gue gamau duduk lagi bareng lo

Vivi
Kalian berisik! Vivi mau bobo dulu bayy

Zidan
Cepat bngt lo tidurnya vi

Ketika membaca pesan terakhir dari Zidan senja langsung mematikan hpnya dan memejamkan matanya karena tadi ia bangun sangat pagi.

🐌🐌

Alfa sedang memandangi langit-langit kamarnya sambil berbalas pesan dengan teman-temannya selalu teringat dengan Senja yang dalam beberapa hari selalu menghantui pikirannya

"Kenapa sih gue ke inget dia mulu? Ga! Ga mungkin kan kalau gue suka ama dia" ucap Alfa

"Tau ah bodo mending turu dari pada kepikiran dia terus"ucapnya dan langsung menuju ke alam mimpi.

🌱🌱

Jangan lupa ninggalin jejak!


p~♡!!

FAnJACerita yang bikin terobses. Temukan sekarang