Ano pun segera merebahkan tubuhnya di ranjang miliknya, sambil memainkan ponselnya.
Ia segera membuka room chatnya dengn sahabatnya dan mengirimkan pesan disana,
Cok
Sibuk gak lu?
Gw pengen refreshing nih tar malem
Lima menit menunggu balasan dari sahabatnya, akhirnya dibalas.
Yaudah tar malem gw kesitu
Kita ke pasar malem gmn?
Okelah.
Kalo gtu gw tunggu
Oke bro
Setelah itu ano hanya meng read pesan dari Ade, dan meletakkan ponselnya di atas nakas.
Ia pun segera beristirahat sejenak dan menunggu sahabatnya untuk pergi ke pasar malam.
''sekali kali ke pasar malem, sapa tau ktemu bu guru baru" gumam Ano
Ano pov
Gw bangun keinget tar mau keluar bareng si monyet ke pasar malem.
ponsel menunjukkan jam 5 sore, gw pun langsung bangun dan mandi,
10 menit kemudian
Gw pakai kemeja putih dan sweater abu abu plus celana, setelah merasa udah cocok. Gw langsung turun menuju ruang keluarga untuk nonton tv, itung-itung ngilangin kegabutan sambil nungguin sahabat gw.
Ano pov off
Jam menunjukkan pukul 7 malam,
Akhirnya Ade datang ke rumah Ano,
"Tantee"
"Tann, misii" panggil Ade
"Iya, tarr gue bukain pintunya" sahut Ano menuju pintu depan
"Ehh jadi kan?" Tanya Ade
"Jadilah, kalo gtu gue ijin ke nyokap gue dulu"
"Oke"
Di ruang keluarga
"Mah, pah, Ano ijin keluar ke pasar malem, boleh kn?"
"Iya boleh, asal jangan malem-malem kalo pulang"
"Iya makasih mah, pah, kalo gitu Ano berangkat"
"Iyaa hati-hati sayang"
Ano dan Ade segera otw ke tempat pasar malam yang mereka tuju.
setelah sampai disana, Ade segera memarkirkan motornya.
Mereka pun masuk dengan melihat kanan dan kiri mereka, disana banyak macam-macam wahana, mulai dari biang lala, mandi bola, penembak jitu, roller coaster, rumah hantu dan masih banyak lagi. Juga camilan anak-anak muda juga berbagai aksesoris seperti gelang couple, kalung dan cincin.
Setelah lama berkeliling, Ano tertarik dngn penjual topi, dia pun menghampiri penjual tersebut.
"Bang, topi yg warna abu-abu satu"
"30k kak"
"Okey ini uangnya bang, Thanks" seraya menyerahkan uang lembaran biru dan berlalu begitu saja.
"Makasih banyak kak!" Teriak si abang penjual
"Yoii!"
Ano langsung menuju ke sahabatnya yang sedang duduk di kursi,
Ia mendudukkan pantatnya juga di kursi sebelah Ade, sambil mengenakan topi yang ia beli barusan.
"Eh udah nih, beli cemilan yok, biar kaga garing nih mulut gua diem mlu kek orang gila" ajak Ade
"Oke2 ayo"
Setelah mereka membeli cemilan, segera mereka kembali ke kursi umum barusan.
Dilain sisi, seorang cewe sedang menikmati pasar malam, ia diikuti sekumpulan preman dari arah belakang tanpa sepengetahuannya. Salah satu dari mereka sudah siap dengan sapu tangan untuk membekap mulut si mangsa.
Akhirnya preman itu langsung membekap cewe itu, sambil menyeret dan membawa ke markas mereka.
"Em! To-longggg! akhh!"teriaknya memberontak
"Diem gak!!" Bentak preman itu
"WOIII STOP!, LEPASIN CEWE ITU!, KALO KAGA, GUE LAPORIN LU PADA KE KANTOR POLISI!" ucap orang itu menghadang preman itu.
Okey gays sorry baru up, soalnya sibuk PKL
Di like ya guys
Thanks all
KAMU SEDANG MEMBACA
Si Pede [END]
Romance" Guru disini kok kek mau makan orang ajg! mana banyak yang udah tua" guman Ano. "Yaelah ... belum tau aja kalo ada yang bening lu" sahut Ade. Silahkan membaca:) #gxg
![Si Pede [END]](https://img.wattpad.com/cover/318531948-64-k915364.jpg)