20

299 12 1
                                        

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

Dikamar...

Ano langsung merebahkan tubuhnya pada kasur kesayangan miliknya, lalu memainkan ponsel miliknya dan langsung membuka room chat seseorang yang ia sematkan, siapa lagi kalau bukan karin, miliknya sekarang.

*Room Chat*

kamu sibuk ga?

besok ikut aku, liburan ke Bali

2 menit menunggu akhirnya di balas oleh pujaannya

ga siih

yaudah aku ikut, kalo gitu aku siapin baju dulu

oke sayang

yaudah gih siapin

emang kamu udah nyiapin?

belom

nanti malam aja sekarang masih cape

kebiasaan sukanya nunda!

hehe maaf sayang

yaudah habis ini aku kesitu

loh ngapain?

ya bantu kamu packing barang lah, masih nanya segala

yaudah iya iya hati-hati babe

love you more

chat berakhir hanya diread oleh karin,

"mungkin langsung beres-beres kali ya? di read doang anjir" gumam ano


Sedangkan disebrang sana karin sedang menahan salting akibat ulah Ano yang memberi pesan love you more padanya.

.

.


.

.


.

.


Sore hari di kediaman Reno (Papa Ano)

tok!tok!tok! anggap aja ketukan pintu ya guys


"permisi tante!"

"sayang bukain pintu!, mama lagi masak" ucap Lina dari arah dapur

"iya mamaa" sahut Ano


.

.

Ano pun segera membukakan pintu untuk pujaan hatinya itu

"masuk sayang, eh-kok bawa koper?" tanya Ano sambil membawakan koper Karin masuk

"aku sekalian mau nginep disini biar besok kamu ga perlu jemput aku di rumah gimana?" ucap karin

"ah begitu, boleh kok, boleh banget malahan, yaudah duduk dulu gih, aku bawain kopermu ke atas" ucap Ano sambil mengelus pucuk kepala Karin

"a-iy-yaa"gugup karin yang diperlakukan seperti itu pipinya memanas dan bersemu merah.


"dasar anak muda kalau pacaran sukanya ga lihat tempat"ucap Lina yang tak sengaja melihat tingkah mereka berdua dari arah dapur


Selagi ano membawa koper karin ke atas, Lina (Mama Ano) menghampiri Karin yang sedang berada di ruang tamu.

 "nak karin ya?" tanya Lina

"i-iya tante" ucap karin sambil menyalimi Lina

"em, pacarnya Ano kan?" goda Lina

"i-ya tante" ucap karin sambil menunduk karena malu 

"eh, kok manggilnya tante, mama aja dong biar sama kaya Ano manggil mama juga, kan kamu pacarnya Ano" goda Lina kembali

"i-yaa mama" ucap karin malu-malu

"eh iya, Ano mana ya kok lama ga turun-turun"tanya Lina

"ga tau ya mah, tadi bilangnya naro koper Karin di atas, tapi kok lama ya"jawab karin

.

.

.


Maap ya guys up nya dikit soalnya sibuk

i love u all



Si Pede [END]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang