Saat dinda pulang dia terkejut melihat ayahnya sudah pulang,dinda langsung berlari dan memeluk ayahnya,dinda sangat rindu pada ayahnya tersebut,orang tua tunggal dinda sekarang,hendra tindak memeberi kabar saat akan pulang dia tiba-tiba ada dirumah saja.
“ayahh,dinda kangen sama ayah” dinda memeluk erat ayahnya,hendra pun membelai rambut dinda dan mencium keningnya
“ayah juga kangen sama anak ayah yang paling manis” hendra pun tersenyum, “oh iya,ayu mana? Dia belum pulang?”Dinda sedikit bingung umtuk menjawab pertanyaan ayahnya soal ayu,dinda tidak mau ayu dimarahin sama ayahnya,ya walaupun sekarang ayu banyak berubah.
“gak tahu yah,mungkin dirumah temannya yah” dinda menuntun ayahnya ke meja makan “yah dinda bikinin roti bakar yah” dinda menurunkan ranselnya dan meletakannya di sofa
“iya sayang ” hendra tersenyum melihat tingkah manis dinda terhadapnya
“non mau bibi bantu” ucap bi ati tiba-tiba dateng dari halaman belakang,
“udah bi biarin aja,supaya anak saya bisa masak” ucap hendra lagi,
“bi ati bikinin saya kopi aja” mendengar perintah hendra tadi,bi ati buru-buru membuatkannya
***
Sudah hampir jam 6 sore ayu belum pulang,hendra sangat khawatir dengan putri bungsunya,hendra sudah puluhan kali menelpon ayu,tapi ayu tidak menjawabnya satu kalipun,tak lama kemudian ayu mengirim sms“Ayah maaf,ayu lagi sibuk,nanti ayu telepon ayah kalo sudah selesai nemenin kak dinda ngerjarin tugas”
Itu isi sms dari ayu,hendra pun geram karena hendra tahu ini bukan yang pertama kali ayu berbohong padanya,dinda kan ada disamping hendra sedang menonton tv,sudah jelas-jelas ayu berbohong padanya“dinda,sejak kapan adikmu pintar berbohong?”
“dinda gak tahu yah” dinda pun memeluk ayahnya dari samping
“dinda gak tahu kalo ayu sekarang pinter bohong” hendra pun mengangguk paham dengan pengakuan dinda.
Hendra menemani putri sulungnya menonton tv karena hal ini jarang sekali terjadi jadi dinda tidak mau menyia-nyiakan kesempatan langka ini,dinda terus berada didekat ayahnya,dinda belum siap kalo lusa ditinggal lagi,karena hendra memang sengaja meminta cuti 2 hari untuk menemani anak-anaknya.
Ayu sangat terkejut ketika melihat ayahnya ada dirumah,ayu tidak berani mendekat ke arahnya, tamatlah riwayat ayu sekarang. Ayu mengendap-ngendap untuk masuk kekamarnya tapi
“sini kamu!”ucap hendra tanpa melihat kearah ayu,ayupun ketakutan karena ayahnya pasti akan marah besar karena dia pulang malem,bukan hanya itu ayu juga sudah berbohong padanya tadi.
“maaf yah..” ucap ayu lirih,dinda sama sekali tidak melihat kearah ayu dia memilih untuk tetap fokus ke televisinya
“sekarang kamu jelasin,kamu habis dari mana,dan kenapa kamu berbohong!” hendra mulai membentak-bentak ayu
“tadi ayu kerumah temen a-..”“siapa?”
“kerumah resti yah” ayu tak berani menatap kearah ayahnya,dinda tak ingin melihat ayu dimarahi ayahnya dinda memilih pergi kedapur untuk membuat salad buah kesukaannya
Dinda tidak tahu mereka ngomongin apa lagi,dia males dengerinya,dinda langsung pergi tidur setelah dia selesai makan,keesokan harinya,hendra membangunkan dinda pas jam 4 pagi,hendra mau berangkat ke bali pagi itu juga.“kak,kak dinda!!” ayu berteriak sambil menarik selimut kakaknya,dinda pun terkejut bukan main,jantungnya juga berdebar “kakak pasti sengaja kan bikin aku dimarahin ayah!”
“kamu apaaan sih yu! Kalo kamu dimarahin ayah,itu salah kamu sendiri” ucap dinda santai sambil mengikat rambutnya
“kenapa kakak gak bilang kalo ayah ada dirumah huh?” ayu makin mengamuk pada kakaknya
“gara-gara kakak,uang jajan ayu dipotong handphone ayu juga disita”
“ko kamu nyalahin aku? Salah kamu sendiri keluyuran mulu!” dinda pun bangun dan berjalan menuju kamar mandi dia harus bersiap untuk pergi kesekolah
“pokoknya ayu benci ka dinda!” ucap ayu sambil berteriak,ayu keluar dan membanting pintu kamar dinda dengan keras,dinda hanya menggelengkan kepala saja,dinda hanya ingin terlihat tidak emosi dengan kelakuan adiknya itu.
Untuk berangkat ke sekolah aja ayu dan dinda tidak bareng satu mobil,dinda berangkat sendirian dan ayu berangkat bersam dimas,dinda sebenernya jengkel bahkan lebih dari kata jengkel pada ayu,ayu sudah berubah menjadi anak yang suka membangkang dan tidak semenyenangkan dulu.
Saat tiba disekolah dinda kembali bertemu dengan felly,dan sepertinya felly geram dengan keberadaan dinda,felly menghadang dinda saat dinda hampir masuk kelas
“waktumu akan segera tiba dinda” ucap felly tersenyum sinis
“bukan aku yang mati,kamu yang harus bersiap” ucap dinda berbisik “aku gak takut sama kamu atau pun dia yang ada didalam diri kamu,karena kalian berdua akan lenyap secara bersamaan!” dinda meninggalkan felly dan langsung masuk ke kelas.
Baru saja dinda terlepas dari felly kini dinda melihat bayangan hitam dibelakang teman sekelasnya yang bernama asti,dan asti sndiri terlihat murung.
“asti?” tanya dinda sambil menempuk bahu teman sekelasnya itu
“eh iya din,kenapa?” asti langsung tersenyum,dan dinda memegang bahu asti lagi
Terlintas saat asti dibawa oleh ambulance dengan luka parah dikepala,dinda langsung berkeringat banyak sekali
“dinda kamu kenapa?” asti melepaskan tangan dinda dai bahunya
“dinda?”“aku gak papa” dinda langsung duduk ditempatnya,disitu ada alan juga bersama richard
“Lan?"
“iya din?” alan masih fokus terhadap game di hpnya
“tadi aku lihat asti dibawa ambulance” ucap dinda sambil berbisik
“hah apa? Ast....”alan tersentak saat mendengar kabar itu,tapi mulutnya langsung ditutup dinda
“asti ada tuh dia baik-baik aja”
“bukan sekarang alan,mungkin nanti,aku gak tau itu masa yang akan datang atau hanya halusinasi” jelas dinda sambil melihat lebih dalam lagi,tapi tidak bisa
“hal yang kamu lihat tidak mungkin halusinasi dinda” alan mulai panik “bagaimana cara kita menolongnya?”
“aku bukan tuhan,aku hanya manusia biasa Lan,aku gak bisa mencegah takdir atau kematian seseorang” ucap dinda lagi

KAMU SEDANG MEMBACA
INDIGO
Fantasy*CERITA INI MENGANDUNG HAL-HAL YANG DILUAR NALAR* Dinda hanya seorang gadis biasa,tapi setelah ibunya meninggal dinda bisa melihat sesuatu yang tidak pernah dia lihat sebelumnya,gadis berdarah china itu dibuat bingung dan ketakutan ketika melihat ha...