14 - Kuat

16 2 0
                                    

Manusia mana yang tak ingin bahagia?
Hampir tidak ada.


Semakin hari masalah rasanya merumit, ketika luka lama ditumpuk dengan luka baru, tumpang tindih padahal belum sepenuhnya pulih.

Aku menguatkan diriku dengan mengatakan bahwa semua akan baik-baik saja. Meski bersamaan dengan itu aku menangis.

Aku lemah, terluka, kecewa, patah, tapi pada saat itu pula aku harus kuat untuk diriku sendiri.

Satu kata keluar, bersamaan dengan dera tetesan air mata. Mengapa sedemikian rumit dunia. Bertahan hidup dengan sekuat tenaga, tapi keadaan mentertawakan perjuangan.

Bernapas pun sudah tidak lega, pikiran jadi makin kemana-mana. Mencoba untuk tegar, walau kaki kian gemetar.

SELFTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang