Enjoy....
"RIKI"
Teriak mereka melihat Riki dengan penuh darah, mereka berlari ke arah Riki, memastikan ia baik-baik saja.
"Riki, kau tidak boleh mati"
"Benar, kau hiks kau tidak mau lagi lihat kak Jay marah hiks....."
"Ha..a-aku masih h-hidup"
"RIKI, kenapa ini bisa terjadi?
"Kak tolong tanyakan itu nanti, sekarang tolong bantu aku ha....."
"Ok"
Mereka membantu Riki bangun dengan Sunoo di samping kanan dan Heeseung di kiri Riki.
Sampai tempat semula mereka tadi sedang berdiskusi, sudah banyak orang di situ hanya tinggal mereka saja yang di tunggu kehadirannya.
"RIKI/PANGERAN"
"Ada apa ini?
"Kak, aku ha..."
"Sudahlah Aku akan mengobati terlebih dahulu, Nanti saja dijelaskan"
"Untung saja aku membawa lotion penyembuh tapi aku tidak tahu jika ini berfungsi atau tidak"
Lanjut kata Jake lagi
"Sudahlah berikan saja"
Kata Jay
Jake memberikannya kepada Riki lalu lotion itu di minum oleh Riki
"Riki?
"Aaarrrrggg....., Panas"
"Riki, kau kenapa?
Tanya Heeseung khawatir
"Sebaiknya kita pulang, Kak Jake apakah kau bisa?
"Iya, serahkan itu kepada ku"
Jake membuat portal sehingga mereka berpindah tempat ke istana I-Land namun bedanya mereka sampai dalam 10 menit
Karena jenis portal yang Jake kenakan berbeda dengan Riki yang memiliki tingkat tertinggi
"Aaarrrrggg...panas"
"Sebaiknya kita bawa Riki ke kamar" Kata Jungwon
"Ok, ayo" - Jay
Mereka merebahkan tubuh Riki di atas kasur lalu berusaha mengobati Riki
"Kenapa Riki mengeluarkan darah yang begitu banyak dari mulutnya?
"Jangan bertanya dulu kak Jay, lihatlah Riki tersiksa, tolong lakukan sesuatu"
Kata Sunoo yang juga khawatir
"Bagaimana ini?
Tanya Sunghoon yang juga ikut panik
"Baiklah, Aku tidak tau pasti rasa panas apa yang membakar di dalam tubuhnya tapi bisakah kau kak Heeseung dan Sunghoon memberikan kedinginan Kepada Riki?
"Aku tida yakin aku bisa, tapi ayo kita mencobanya"
Heeseung dan Sunghoon perlahan mendekatkan tangan mereka ke tubuh Riki
"Sepertinya sudah membaik, Riki Sudah tenang tetapi ia kehilangan kesadarannya"
Kata Jake
"Syukurlah, tapi ia masih saja gelisah" kata Sunoo
"Benar, mungkinkah ada yang mengikatnya"
"Benar apa kata Jake, sebaiknya kita memeriksa tubuhnya, lihatlah ia juga berkeringat"
"Lalu kak Hee kita harus bagaimana?
Tanya Jay kebingungan
"Pertama Tama buka bajunya"
"Baiklah"
Jake membuka baju Riki, ingat hanya baju bukan semuanya (ー_ー゛)
"Astaga apa itu?
Kata Sunoo kaget melihat luka hitam yang begitu pekat yang lain juga di buat kaget oleh itu
"Ternyata sihir Riki meledak"
"APA MELEDAK, BAGAIMANA BISA?
Ucap mereka serempak
"Itu bisa terjadi saat di mana kekuatan yang di dalam tubuh menipis sedangkan kita memaksa mengeluarkan sihir yang bertenaga besar"
"Jadi b_
Sriiiiinngggg...
Belum sempat Jay melanjutkan bicaranya Padang perkasa yang Jungwon pegang terbang ke arah Riki
"Astaga, ada apa ini?
"Pedang itu"
Sriiiiinngggg....
"Padang itu memulihkan tenaga Riki yang tidak beraturan"
"Benarkah, ia begitu hebat" - Sunoo
"Huuh....."
"Riki, apakah kau baik-baik saja?
"Iya, aku sudah membaik kak Sunoo, terimakasih kalian telah menolongku"
"Kita adalah teman jadi kita harus saling menolong" Ucap Jungwon
"Apa yang sebenarnya terjadi tadi?
Ucap Heeseung yang masih kebingungan
"Sepertinya Pedan itu yang mengontrol tenaga dalam tubuhku, ia melakukannya karena permata bulan dan bintang berada di dalamnya"
"Maksudnya?
"Sebuah permata yang diyakini adalah pemberian Dewi yang perkasa ia memberikan itu kepada Pedan itu, dan lambang Enha adalah Bulan dan bintang, itu juga adalah berkat yang Enha dapatkan oleh Dewi"
"Jika seperti itu bukanya Pedang itu milik Duke?
"Tidak, meskipun pedang itu memiliki berlian bulan dan bintang yang sama persis dengan lambang Enha namun itu adalah milik kerjaan I-Land"
"Jadi seperti itu"
"Sudahlah, sekarang kita semua sudah menang dan kita akan terus bersama membangun kerajaan ini dengan damai seperti semula"
Kata Jay
"Benar, aku akan menjadi pemimpin yang memimpin kalian semua dengan baik dan aman"
"Dan untuk selanjutnya I-Land akan hidup seperti semula dan untuk Riki mauka kau juga membangun kembali kerajaan mu? Lanjut kata Jungwon lagi
"Apa? Kerajaan ku?
"Cih, jangan berpura-pura, kau itu Anak Duke Ladomir" kata Jay Sinis
"Kalian tau yah.., hehehe"
"Iya, kami tau, jadi bagaimana?
"Ah..., tentang itu aku ingin di I-Land saja sudah cukup ini adalah kerajaan yang begitu indah"
"Kamu yakin?
"Aku yakin, lagian apakah kakak mau memberiku beban yang banyak dengan menjadi Duke, umurku masih mudah aku tidak ingin stress di usia mudah ku"
"Ah..., Baiklah, lalu kau ingin jadi apa?
"Terserah, ingin menjadi orang biasa saja sudah cukup"
"Baiklah kita akan memulai lembaran yang baru, kalian siap"
"TENTU SAJA"
~THE END~
TERIMAKASIH TELAH MEMBACA, JIKA ADA SALAH KETIK MOHON DI MAAFKAN.
JIKA ADA YANG INGIN BERTANYA SILAHKAN TANYA DI KOLOM KOMENTAR.
KAMU SEDANG MEMBACA
I-Land light
FantasyMengisahkan seorang penyihir yang harus mati-matian bersembunyi agar tidak mati di tangan raja jahat yang menguasai wilayahnya. Ia bertemu dengan 6 pemuda lainnya yang juga kabur dari I-Land. Mereka bersatu untuk melawan Raja jahat yang menyerang wi...
