Semoga kalian suka
Kedua orang pemuda lainnya sedang sangat kelelahan, mereka melawan begitu banyak prajurit.
"Kau tidak mengapa Sunoo"
"Iya kak, aku sudah melawan sisanya, bagaimana dengan kakak?
"Lihatlah sendiri"
"Baiklah aku akan membantu"
Bruk...
"Kau sangat hebat"
"Tentu saja, aku selalu berlatih bersama dengan Riki"
"Cih, bagaimana kalau kita membantu yang lain"
"Tapi bisakah kita beristirahat sebentar saja kak, aku sangat lelah"
"Baiklah"
Di lain sisi seorang pemuda yang berusaha melawan beberapa penyihir yang ada di depannya sekarang ini.
Perlahan mereka menyerang dari berbagai arah, membuat pemuda itu kesusahan.
"Sial, tenagaku"
Bruuukkkk...
"Kalian"
"Apakah kakak tidak mengapa?
"Aku baik-baik saja"
"Awas di depan mu"
"Sial"
Sriiingggg....
Baru saja seorang pemuda itu mengatakan tidak apa-apa tapi ia diserang mendadak di arah depan.
Untung saja ia memiliki gerakan yang cepat sehingga mudah menghindari serangannya dan saat itu pula iya mengerahkan kekuatannya untuk melawan penyihir yang menyerangnya.
"Apa kau baik-baik saja"
"Tentu saja, terimakasih"
"Kalian mundurlah, biar aku saja"
Kedua pemuda itu patuh, mundur beberapa meter dari pemuda itu
Jake sekarang mencoba berkonsentrasi, menyesuaikan sihirnya.
Wuuussssssss...
tiba-tiba para penyihir yang menyerangnya tadi terbang dan terpental tidak berdaya
Diantara ada yang sekarat dan ada juga yang sudah tidak bernyawa.
"Wah, kakak sungguh hebat"
"Tentu saja, aku selalu menjadi yang terhebat"
"Cih, tadi saja kau tidak bisa melawannya" kata Jay menyindir
"Aku sedang mengumpulkan tenaga ku agar bisa ku pake, tidak sepertimu yang memang ada di raga"
"Terserah apa katamu, sebaiknya kita membantu yang lainnya"
"Baiklah, ayo"
_
_
_
"Naga yang sangat besar"
"Kak Hoon, apakah kau yakin kita bisa?
"Tentu saja pangeran wone, kita harus bisa"
"Baiklah, kakak cobalah membekukannya sementara aku akan mencoba menyerangnya"
"Baik pangeran wone"
Jungwon sudah mulai menyerang dengan kekuatan api, angin dan air yang ia satukan
Namun itu sama sekali tidak berdaya, bahkan kekuatan es Sunghoon tidak mempan oleh Naga itu.
"Dia begitu kuat"
"Pangeran bagaimana jika aku yang mengulur waktu, pangeran bisa pergi mengambil pedang itu"
"Kak Hoon, apa tidak mengapa?
"Iya, cepatlah pangeran"
"Baiklah"
Jungwon pergi ke arah dimana pedang itu berada namun sebelum sampai Naga itu menyerang Jungwon, tidak membiarkan mereka mengambilnya yang membuat Jungwon terpental sampai mengenai batu di dekatnya.
"PANGERAN WONE, apa anda tidak mengapa?
"Sepertinya kita harus melawannya"
"Apakah anda bisa?
"Tentu saja, kita harus bisa"
"Baik"
_
_
_
"S-salju?
"Aku, berhasil"
"Tidak mungkin, itu adalah tingkat tertinggi"
"Aku sudah kuat sekarang, sekarang ayo kita mulai"
"Cih"
Mereka memulai bertarung, pertarungan sangat sengit Nicholas yang begitu kuat dengan kekuatan apinya begitu juga dengan Heeseung dengan kekuatan barunya yaitu, es.
Heeseung membuat tanah yang mereka tempati sekarang membeku sehingga membuat Nicholas susah bergerak
Nicholas mencoba mencairkannya namun ia terus di serang bertubi tubi oleh Heeseung sehingga sekarang ia terpojok
Heeseung membuat kaki Nicholas dan tangannya membeku sehingga ia tidak dapat bergerak, kemudian ia mengambil pedang yang masih di genggaman oleh Nicholas dan......
Jleb.....
Heeseung menusuk perut Nicholas dengan pedang Nicholas sendiri, para pemuda yang lain yang melihat langsung merasa ketakutan dan ngeri dengan kelakuan Heeseung.
"Kak Heeseung begitu mengerikan"
"Benar, mungkin ia begitu emosi atas kepergian kedua orangtuanya"
"KAKAK"
panggil Sunoo membuat Heeseung menoleh ke arahnya
Heeseung yang melihat adanya Jay,Jake dan Sunoo bergegas ke arahnya meninggal Nicholas yang masih berada di tempatnya dengan pedang menusuk di perutnya, kaki dan tangannya yang masih membeku.
"Kalian sudah selesai?
"Iya, kami sudah menyelesaikannya"
"Kakak sangat hebat, aku baru pertama kali melihat kakak menggunakan kekuatan itu"
"Aku juga tidak mengetahuinya, tapi Riki memberiku sebuah Pill, mungkin itu yang membuatku bertambah kuat"
"Benarkah, Pill apa itu?
Tanya Jake kepada Heeseung
"Aku juga tidak tau"
"Baiklah sebaiknya kita membantu yang lain juga"
"Siap"
Terimakasih kasih, semoga kalian suka <3
Dan tidak bosan, maaf jika ceritanya kurang nyambung, terimakasih.
KAMU SEDANG MEMBACA
I-Land light
FantasyMengisahkan seorang penyihir yang harus mati-matian bersembunyi agar tidak mati di tangan raja jahat yang menguasai wilayahnya. Ia bertemu dengan 6 pemuda lainnya yang juga kabur dari I-Land. Mereka bersatu untuk melawan Raja jahat yang menyerang wi...
