Rasa yang terulang

281 38 23
                                        

Author's pov.

"Mending lu pergi sebelum gue dorong lu danau." kata Aurora ke Calvez.

Muka Calvez yang tiba-tiba maju, ngebuat Aurora cepet-cepet mundur

"Atau lu yang gue dorong?" kata Calvez sambil senyum.

Aurora nelen ludahnya susah payah. Dengan posisi kaya gitu mereka saling tatap seperkian detik, sampe akhirnya Aurora sadar waktu Calvez mau nyium dia. Aurora langsung dorong badan Calvez dan berdiri dari posisinya.

Calvez ketawa liat Aurora, bagi dia Aurora lucu waktu salah tingkah kaya tadi, ngingetin dia sama Marsha, mantannya.

"Daripada nangis sampe muka lu jadi semakin jelek mending lu nyebur aja ke danau."

Kata-kata Calvez barusan ngebuat sesuatu dari dalam tubuh Aurora bergelonjak, bukan Aurora kalo engga nekat.

"Bener juga kata lu." kalimat terakhir yang keluar dari mulut Aurora sebelum akhirnya dia nyebur ke danau yang ada di depannya.

Byurr!!

"AURORA!!!!" Teriak Calvez panik bukan main.

"NO!! NO!! NO!!" Calvez semakin panik waktu Aurora gak nongolin dirinya ke permukaan.

"Fuck!" Teriak Calvez sambil jambak rambutnya sendiri dan langsung terjun ke danau buat nyari Aurora.

Dia berhasil narik Aurora yang mulai tenggelam, dia bawa ke permukaan dan naik ke daratan.

"Raa.. breathe please."

Sempoyongan Calvez bawa Aurora ke daratan sambil berharap Aurora masih bernafas.

"Please Aurora..." Gerutu Calvez sambil neken-neken tangannya di tengah dada Aurora.

"Aurora.. C'mon!"

Muncul sekilas memori buruk Calvez, waktu dimana dia ngeliat perempuan yang dia cinta bernafas buat terakhir kalinya.

Air matanya netes dibarengin perasaan campur aduk. Rasa takut, rasa bersalah, rasa marahnya.

Uhuk. Uhuk.

Perasaan campur aduk tadi langsung ilang waktu Aurora mulai batuk-batuk ngeluarin air dari mulutnya.

Calvez sedikit lega, dia langsung lepas jaketnya dan makein ke Aurora, lalu detik kemudian dia gendong Aurora pergi dari tempat yang menurutnya keramat itu.

"Shit!"

Calvez menggerutu dan mengutuki dirinya, kenapa dia harus nangis tadi? Kenapa juga dia harus nolongin Aurora?

Dia natap Aurora digendongannya yabg nutup matanya lagi, dia gak tau Aurora ini pingsan atau apalah itu, yang terpenting buat Calvez, Aurora gak mati di depan matanya.

Mulai masuk ke tempat yang lumayan ramai,  Calvez nundukin kepalanya buat gigit salah satu sisi jaketnya buat nutupin muka Aurora. Tujuan nya ya biar orang lain gak tau siapa yang dia gendong dalam keadaan basah kuyup kaya gini.

Orang-orang yang liat juga berusaha buat gak kepo karna dia tau siapa yang bakal dia hadepin, seorang Calvez.

"Anjir tuh orang bawa cewek mati apa hidup? basah kuyup kaya gitu." Oceh salah satu mahasiswa sambil nepok temen di sebelahnya.

"Sorry gak ngurusin hidup orang." Jawab Niall lanjut jalan.

Sementara Calvez buka pintu mobilnya dan naro Aurora di belakang. Dia langsung gas keluar dari kampus dan bawa Calvez ke rumahnya.

Aurora // Lanjutan Abang-Abang.Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang