Lima Puluh

78 6 0
                                        

Sempiternal
Story by yeolki_

SempiternalStory by yeolki_

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Happy Reading
🌿









Happy Birthday, Sonya.”

Sejenak, hati Sonya sedikit meluluh. Bahkan ketika kue ulang tahun itu ada di depannya, senyum Sonya terukir tipis. Namun, ia segera menepis perasaan ini. Tidak, boleh. Netra Sonya pun kini temukan seonggok laki-laki di belakang Stevy. Malvin Alarik, yang entah sejak kapan ia di sana. Sial, mood Sonya seketika jatuh.

Stevy sadar ada perubahan sikap dari gadis yang ada di hadapannya ini. Sejenak, ia bisa temukan senyum hangat di wajah itu tadi. Namun sekarang, Sonya malah memandangnya dingin. Dan tanpa sepatah kata lagi, gadis itu melenggang pergi dari kelas.

“Sonya!” Kirana memanggil gadis berambut panjang itu. Namun, pergerakan Sonya enggan berhenti. 

Gadis dengan kue tart di tangannya itu kini meminta Laras mengganti tugas. Memindahkan kue itu dari tangan Stevy ke tangan Laras segera. Stevy tidak bisa biarkan Sonya pergi lagi. Tidak boleh.

Stevy bergerak keluar kelas. Menyusul Sonya yang sudah begitu jauh. Langkah kakinya bergerak untuk berlari sekarang. Mengejar Sonya yang pergi tinggalkan kelas. Stevy tidak mau temannya itu pergi lagi. Sudah cukup saat itu Sonya pergi dan memutus hubungan persahabatan mereka. Sekarang tidak lagi.

Kini, gadis itu menghadang Sonya pergi dengan berdiri di depannya. Sonya yang menatap Stevy dingin itu, berusaha menghindar. Namun, Stevy terus saja menghadang.

“Gue tahu lo marah banget sama gue. Tapi, please maafin gue, Nya. Gue enggak mau kita begini,” mohon Stevy.

“Minggir!” Sonya memilih tidak menanggapi ucapan Stevy. Bahkan gadis itu setia dengan usahanya menghindari mantan kawannya. 

Stevy tentu saja tidak mau menghindar. Ia terus berusaha menghadang Sonya. Bahkan, gadis itu tidak peduli lagi bagaimana wajah kesal yang diberikan Sonya untuknya. 
Gadis itu pun berujar, “Lo lupa siapa orang pertama yang gue kenal dulu? Itu lo, Nya!”

Atensi Sonya kini beralih menatap Stevy yang berada di depannya. Rona penyesalan terdapat di wajah gadis berambut sebahu itu. Meskipun Stevy tidak temukan rasa ingin membuka pintu maaf dari mata Sonya. Gadis itu memang menatapnya, tapi dengan dingin.

Please ..., gue minta maaf, Nya. Tolong maafin gue kali ini. Gue enggak mau sahabat pertama gue pergi, Nya,” mohon Stevy.

“Tapi persahabatan kita udah berakhir, Vi. Lo lupa?” Sonya mencoba menyadarkan Stevy tentang status persahabatan mereka. Karena memang hubungan mereka sudah berakhir sejak Sonya memutuskan untuk keluar dari Dfours dan memilih menjauhi Stevy.

Namun Stevy menggeleng. Meskipun Sonya menekankan persahabatan mereka sudah berakhir, Sonya tetap sahabatnya. Tidak mau tahu. Hubungan mereka harus segera membaik.

Sempiternal | Gaeul IVE [✔️]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang