HARA SIDE
"Ia belum datang ya? Aku terlalu cepat datang?" gumam Hara, tidak menyadari seseorang bersiap untuk mengagetkannya.
HAP
"KYA! LEPASKAN!"
Seseorang tersebut melepaskan tangannya yang menutupi pandangan Hara, ia terkekeh. Hara mempoutkan bibirnya, tanda kesal. Karena melihat tawa Jinki oppa, ia jadi ikut tertawa. Hara ingin sekali mencuri senyuman itu, karena Jinki oppa memiliki senyuman yang sangat khas dan unik.
"Apa kau sudah menunggu lama?"
"Anio. Aku baru saja datang oppa!"
Hara mengerutkan kening saat melihat Jinki oppa tersenyum aneh. Jinki menarik nafas, kemudian memperlihatkan sesuatu dari balik punggungnya "Bagaimana menurutmu? Aku yang merangkainya tadi!"
Sekian detik Hara terpana melihat rangkaian mawar putih yang sangat cantik. Ia belum pernah melihat ataupun merangkai bunga hingga menjadi bentuk yang sangat indah seperti ini. Dan yang harus digaris bawahi adalah, Jinki oppa yang membuatnya.
"Oppa, ini sangat indah! Kau sangat pintar!" seru Hara kemudian menerima rangkaian bunga untuk dipelajari lebih lanjut detail-detailnya.
"Tentu saja, Lee Jinki memang hebat! Dan kau harus bisa membuat yang seperti ini! Bagaimana jika kita membuat dekorasi yang baru, seperti rangkaian ini misalnya?!"
Hara mengangguk senang. Akhirnya ia bisa belajar banyak dari pengetahuan rangkai-merangkai dari Jinki oppa. Ia memang hebat dalam hal ini. Gadis itu menyeret Jinki untuk segera ke toko. Meminta untuk diajari mengenai rangkaian bunga terbaru mereka.
Sesampainya mereka, Hara langsung merombak kembali rangkaian bunga yang telah Jinki buat. Lalu mendengarkan dengan serius setiap langkah-langkahnya. Kemudian mempraktekkannya setelah mengerti.
"Wah, jadi!" Hara bersorak girang saat rangkaian bunga mawar merahnya selesai. Walaupun tidak sebagus milik Jinki oppa. Tetapi, ia tetap senang. Setidaknya ia sudah mengetahui cara membuatnya. Dilain kesempatan, ia akan belajar memperbaiki rangkaiannya.
"Kau cepat tanggap! Hebat, hebat! Kau tunggu sebentar ya disini!"
Jinki masuk ke dalam ruangan pribadinya, kemudian kembali membawa amplop berwarna coklat sedang. Ia menarik tangan Hara kemudian menaruhnya di atas telapak tangan gadis itu.
"Oppa , apa ini?"
"Kau buka saja!"
Hara membulatkan matanya saat melihat uang sekitar 500.000 won di dalam amplop. Ia mendongak menatap Jinki heran.
"Anggap saja itu hadiah karena kau berhasil membuat rangkaian sulit buatanku!"
Hara langsung melotot, "Oppa, tidakkah ini tidak terlalu banyak?"
Jinki menggeleng. "Menurutku, jumlah uang itu kurang jika diberikan kepada gadis berbakat sepertimu! Lagipula aku juga ingin membantu mereka!" Hara menatap Jinki tanpa berkedip.
KAMU SEDANG MEMBACA
I GOT A BOY
FanfictionChoi Hara. Gadis nerd dan pintar. Tidak pandai bergaul dan hanya memiliki seorang sahabat. Apa jadinya jika ia menjadi seorang pesuruh dari salah satu kumpulan Cowok keren di sekolah, hanya karena sebuah kesalahan yang tidak disengaja? Apakah terdap...
