Episode 8

1.6K 143 2
                                        

"Nono masuk dulu pa, papa hati-hati" ucap jeano lalu ia berlari masuk ke dalam sekolah nya.

Telat pagi ini dia telat, semoga aja upacara nya belum dimulai.

Jeano berlari ke kelas nya lalu melihat ke arah lapangan ternyata masih sepi, dengan cepat dia menaiki anak tangga dan masuk ke dalam kelasnya.

"Haah.... anjing cape banget bangke" keluh jeano lalu ia duduk dikursi nya dan mengatur nafas nya.

Haikal menaikkan satu alis nya dan menggeleng kan kepalanya, temannya ini baru juga datang udah heboh banget.

"Makanya kalo bangun tu pagi - pagi, jangan ngebo udah tau sekarang upacara"

Jeano menatap haikal dengan malas, bukannya ngipasin dia yang lagi kecapean, malahan ngomel.

"Brisik, kipasin gw ke. gerah ni" omel jeano lalu melempar kan buku tulis nya ke haikal .

Haikal merolingkan matanya lalu mengipasi temannya itu menggunakan buku tulis yang jeano beri, kiky keluar dari kelas nya lalu mengintip di pintu kelas jeano.

"no , kal. ayo turun" ajak nya

Jeano menatap kiky lalu menyuruh nya untuk duduk didepan nya.

"Ntar aja ky, mending lu sini dulu"

Kiky pun langsung masuk dan duduk didepan jeano, ia melihat wajah jeano terlihat berkeringat, dia abis ngapain coba?.

"Lu cape banget keliatannya"

"Tadi gw lari ke sini, gw kira gw telat. tau nya engga"

"Aish makanya bangun nya pagi an dikit"

Jeano berdehem lalu ketua kelas nya langsung menyuruh semua anak yang ada dikelas untuk turun ke lapangan.

"Gw mager banget upacara, kantin aja yo" ajak jeano dia malas banget please, engga mood buat berdiri selama satu jm, bahkan bisa lebih.

Haikal yang mendengar ajakan temannya itu langsung menatap jeano.

"Nyari mati lu ke kantin?, mending belakang sekolah aja"

"Kaga dah, ntar yang ada dipalak sama kakel gila"

Dengan malas jeano berjalan ke lapangan bareng kiky dan haikal, lalu ia berdiri di barisan paling belakang.

"Depan no, lu kan pendek" kata teman sekelas nya

Jeano menatap sinis ke temannya itu, tadi dia bilang apa?, pendek?.

"Ngomong apa lu barusan?!" tanya jeano dengan kesal.

"E - ehhh engga jadi" ucap temannya lalu pergi meninggalkan jeano

Haikal yang ngeliat Jeano berdiri di barisan paling belakang, dia juga langsung bertukar tempat sama temannya.

"Orang mah pendek didepan, ini malah dibelakang" ledek haikal

Seketika jeano menatap haikal dengan tatapan sinis nya.

"Brisik !, gw tinggi gini dibilang pendek?. pada buta kali ya matanya" kesel jeano, padahal tinggi nya 167cm loh masa dibilang pendek.

Haikal langsung tertawa geli ketika mendengar perkataan jeano.

"Bwhaha tinggi? Ini yang namanya nya tinggi, liat?, tinggi an siapa?, gw apa lu?." haikal membandingkan tinggi badan nya dengan jeano.

Memang haikal terlihat lebih tinggi dari pada jeano.

Sumpah jeano kesel banget dibilang pendek, ia pun langsung mendorong Haikal yang lagi membandingkan tinggi badannya dengan tinggi badan haikal.

"Sana an anjing"

My Jealous Tiger || ENDCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang