Episode 79

400 54 0
                                        

Damian berdecak kesal, kenapa hari ini macet banget woi ! udah telat jemput karna tadi ada kerja kelompok terus malah kejebak macet lagi.

manaan hp nya mati lagi! lupa dia chas tadi malam, terus damian makin was was weh, padahal baru aja kemarin dia berbaikan sama jeano. sekarang malah mau ngebuat kesalahan lagi hiks

"arghh, kalo gini jeano bisa marah lagi sama gw. sial banget anjing" kesel damian lalu tak sengaja dia menekan tombol klaksonnya hingga berbunyi nyaring

entah sekarang dia udah berapa lama terjebak macet dan akhirnya dia bisa terbebas dari jalanan jahanam itu, damian hendak berpikir ingin membeli kan sesuatu buat jeano tapi karna dia terlalu lama terjebak macet dan takut membuat jeano menunggu lebih lama, akhirnya damian memutuskan langsung mengebut ke sekolah jeano.

sesampainya disana benar saja kan, jeano sudah menunggu lama, wajahnya terlihat bete lagi. coba kalau damian mengikuti pikirannya buat membelikan sesuatu untuk jeano, mukanya pasti lebih bete bahkan bisa aja jeano sudah meninggal kan sekolahnya.

06:45wib.

jeano keluar dari rumahnya, ia sudah dijemput sama damian, pacar nya ini bener bener semangat betul kalau ada maunya ckck.

"ada sesuatu yang tertinggal engga sayang? takutnya nanti sampai disekolah, ada barang yang lupa kamu bawa"

"engga ada sayang, aman tadi malam aku udah periksa lagi ko isi tas aku"

"good boy, kalau gitu pakai helmnya" ucap damian seraya memberikan helmnya ke jeano

jeano pun langsung memakai helm dan langsung naik ke motor milik damian.

"sudah"

"yakin sudah? kamu belum pegangan sama aku"

kedua tangan jeano pun langsung melingkar diperut damian. astaga banyak maunya ckckc

"sudah kan?"

damian tersenyum, ia pun langsung menyalakan mesin motornya

"iyaap, kalau gitu ayoo berangkat"

disepanjang jalan jeano hanya memperhatikan sekitar, banyak orang yang bertebaran menaiki motor, mobil dan angkutan umum.

damian melirik jeano dikaca spion nya, pacarnya terlihat kalem. nanti pulangnya damian harus jemput jeano dan dia usahakan engga telat apalagi sampe kejebak macet lagi ! .

"sayang, nanti aku usahain tepat waktu pas jemput kamu pulang"

pendengaran jeano agak tertutup karna sedang memakai helm tapi tadi berusan dia mendengar perkataan damian ko, soalnya damian ngomong nya agak sedikit ditinggikan suaranya.

"engga usah buru buru sayang, jangan ngebut awas aja"

"tapi kan kemarin aku telat, manaan muka kamu keliatan bete banget lagi.. aku engga ngebut sayang"

"udah lupain, pokoknya jangan buru buru jemput aku"

"iyaa deh"

emang si jeano bete kemarin tapi engga papa lah, yang penting tuh keselamatan pacarnya, sekarang mereka berdua pun sudah sampai didekat gerbang sekolah.

jeano turun dari motor damian lalu memberikan helm yang habis dia pakai, dan tanpa dia sadari ternyata ada maya and geng yang baru dateng.

"kiw" ledek giselle

damian dan jeano langsung menatap ke arah 4cewe yang lagi berjalan bersama menuju ke gerbang.

"ya elah kenapa harus ketemu geng nek rempong si" keluh jeano

My Jealous Tiger || ENDCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang