Episode 16

1.4K 142 6
                                        

Hai pertama - pertama ayo pencet tombol bintang dibawah kiri ya biar Nono lanjutin lagi ceritanya hehe. Tq !

Pyyy reading....

Selama berjalan didalam rumah hantu, lingga sibuk menceritakan rencananya yang sedang membantu damian buat deket sama jeano.

"Jadi lu juga baru kenal sama si nono?"

"Iya, tapi saran lu kali ini pasti berhasil. buat deketin damian sama nono kayanya"

Lingga mengangguk lalu mereka tiba-tiba dikejutkan dengan orang yang berpakaian beruang membawa gergaji mesin.

ARGHHH !!

Lingga menatap datar orang itu lalu mendorong nya, sedangkan zura hanya memegang dada nya karna kaget.

"Brisik, gw lagi mikir malah di kagettin" kesel lingga.

Orang yang berkostum itu hanya diam dan berusaha menakuti nya tapi lingga cuek.

"Apansi ni orang ga jelas, pergi sono !. jangan sampe gw potong kepala lu pake gergaji yang lu bawa"

Beruang itu langsung kembali ke tempat awal ia berada, zura tertawa kecil ketika melihat beruang nya tertunduk lemas karna ancaman lingga.

"Jangan kasar - kasar bisa?, kasian tuh orang yang pake kostum dia udah berusaha nakutin. lu malah ngancem dia"

"Bodo, dalah hayo cepet. bete gw di dalem sini, ga ada serem-serem nya"

Jeano dan damian baru saja masuk ke dalam, lalu tiba-tiba mereka di kejutkan dengan suara pintu yang dibanting dengan kencang.

BRAK !

Jeano refleks megang erat tangan damian.

"AHHH !! itu apaan ka?!!" tanya jeano.

Damian yang melihat jeano terkejut, ia langsung terkekeh pelan.

"Itu cuma suara pintu" jawab nya lalu ia memegang erat tangan jeano.

ARGHHH !

Orang yang berkostum beruang membawa gergaji mesin keluar mengagetkan jeano dan damian.

"HUAAAA !! PAPA !!" teriak jeano.

"Tenang no, itu cuma orang yang pake kostum"

"Males banget ka, jelek hiks. ayoo cepet jalan nya"

Jeano mempercepat langkahnya dan tiba-tiba ada se sosok wanita berambut panjang hingga menutupi seluruh wajahnya.

HIHIHI

"ANJING !! Kaaa !!! SEREM BANGET HUAAA TAKOT" teriak jeano lalu ia memeluk erat tangan damian.

Damian rasanya ga bisa nahan ketawa nya, ketika melihat jeano kaget.

"No astaga tenang" ucap nya sambil mengelus punggung jeano.

"GA BISA KA, AYOO CEPET LARII"

Dengan cepat jeano memegang tangan damian dan membawanya lari bersama, Mereka berdua terus berlari meskipun langkahnya harus terhenti sesekali karna hantu, lalu jeano langsung melanjutkan lari nya.

Sekarang mereka berdua sudah keluar dari rumah hantu nya, jeano mengatur nafas nya yang tersengal-sengal sedangkan damian hanya menatap jeano.

"Ga lagi - lagi masuk ke situ, nyesel kaa" ucap jeano.

Damian ga bisa nahan ketawa nya lagi, apa yang harus ditakutin coba?, mereka kan bukan hantu asli.

"Wkwkw, tapi seru no. ayo masuk lagi" ajak nya.

My Jealous Tiger || ENDCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang